icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bukan Takdirku Mati Dalam Api

Bab 6 

Jumlah Kata:884    |    Dirilis Pada: 10/12/2025

Hasan

asisten pribadiku? Kau tahu, ag

ikit kemarahan di matanya. Ia pasti merasa dipermalukan. Mantan CEO Rafsanjani Group, menj

lak. Sesuatu yang ia coba sangkal mati-matian. Perasaan aneh yang ia r

us, kan?" tanyanya, s

ukankah kau bilang ingin melindungiku

aku telah menekan tombol yang tepat

h yang tertahan. "Aku akan menjadi asistenmu

ita yang takut padanya. "Kita lihat s

na pun aku pergi, mengurus keperluanku. Aku melihat betapa canggungnya ia melakukan hal-hal kecil, seperti memesankan

"rencana"nya untuk menunjukkan kepada teman-temannya bahwa ia masih memegang kendali

dan bersulang. Dzaki memegang tanganku, menarikku ke tengah kerumunan. Aku m

kata yang kini terasa begitu munafik. Ia mencoba bersikap mesra, sesekali mera

"Aku ke toilet sebent

alan menjauh, menuju toilet. Namun, di perjalanan kembali, aku mende

ruth or Dare." Arbi. Rosa. Dan teman-te

eriak salah satu tem

manja. "Truth

iapa nama orang yang pal

. Mereka tahu jawabannya, tapi me

tidak jauh dari sana, terpaku menatapnya. Lalu, i

lai bersorak,

a secara langsung, di tengah permainan yang kejam ini, tetap saja menghancurkan. D

at mungkin. Aku mendengar suara-suara memanggilku, tapi aku tidak peduli. Air mata

engetik pesan singkat ke Dzaki. "Aku pulang duluan." Lalu aku mengirimnya.

tapi sinyal di sini buruk. Tiba-ti

it

lihat khawatir. "Kau baik-baik sa

u, berusaha menahan suara agar tidak

awatiran. Ia mengulurkan tangannya,

idak apa-apa. Kau kembali saj

tanya, suaranya sedikit men

baru saja membiarkan Rosa mengklaim cintanya di depan semua

Ibu. "Gita, tiket sudah siap.

ku. Aku tidak perlu lagi bertanya kepadanya. Aku tidak perlu lagi menden

dahiku, ekspresinya berubah menjadi sedikit lega. "Syukurla

ke rumah dengannya. Aku akan pulang ke rumah

rjalan perlahan, mengintip dari balik tirai. Dzaki. Ia sedang

uaranya terdengar dingin, tanpa emosi. "Aku

bar kencang. Re

adanya sedikit ragu. "Hanya... hanya beri dia pelajar

"Tenang saja, bro. Kami hanya akan membuatnya

ran? Mereka pikir aku masih Gita yang dulu, yang bisa m

u akan mengikuti permainan mereka. Tapi k

n menyesal tel

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan Takdirku Mati Dalam Api
Bukan Takdirku Mati Dalam Api
“"Kita akan mencampakkannya setelah koleksi musim panas selesai!" Tawa Dzaki, kekasihku selama tiga tahun, terdengar jelas dari balik pilar kapal pesiar, menghancurkan duniaku dalam sekejap. Ternyata, hubungan manis kami hanyalah skenario balas dendam demi Rosa, wanita yang memfitnahku mencuri desainnya. Tidak cukup hanya memanfaatkanku sebagai desainer bayangan, mereka memberiku obat yang merusak organ secara perlahan. Bahkan, mereka merencanakan kebakaran di sebuah villa untuk melenyapkan jejakku selamanya, seolah-olah itu kecelakaan tragis. Aku mendengar Dzaki setuju untuk "memberiku pelajaran" terakhir itu dengan dingin. Hatiku hancur berkeping-keping menyadari pria yang kucintai ternyata adalah monster yang ingin membunuhku. Tapi aku tidak akan mati semudah itu. Aku memalsukan kematianku di dalam kobaran api villa itu, meninggalkan cincin tunangan kami di samping mayat palsu, dan terbang ke Milan. Tiga tahun kemudian, aku kembali ke Jakarta sebagai Gia, desainer kelas dunia yang dingin dan tak tersentuh. Saat Dzaki menatapku di runway dengan wajah pucat pasi seperti melihat hantu, aku tersenyum miring. "Maaf, Tuan. Anda salah orang. Gita yang bodoh itu sudah Anda bunuh tiga tahun lalu." Permainan baru saja dimulai, Sayang.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 19