icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sesal yang Terlambat

Bab 2 Dia Memilih Pergi

Jumlah Kata:909    |    Dirilis Pada: 09/12/2021

s kearah pintu kamar yang dia tutup barusan. Setelah beberapa bulan belakangan berhasil mengambil hati kedua orang tua

es DNA? Bukannya justru aku terlalu bodoh kalau percaya begitu saja pada pengakuannya. Bagaimana pun, aku sama sekali tidak ingat kejadian malam itu. Apa me

lain. Mereka semua yang berada di rumahku saat ini adalah orang-ora

n melakukan tes DNA, lakukan saja diam-diam tanpa harus mengatakannya di depan seluruh keluarga seperti ini." Papa akhirnya angkat su

perti ini juga, kan? Padahal dia bisa menemuiku tanpa sepengetahuan orang lain. Apa tujuannya jika tidak ingin mempermalukan dan menjebakku

ta-kataku tadi ada benarnya. Selama ini mereka begitu percaya dengan apa yang dikatakan oleh Aiun. Aku sendiri her

ta semua orang agar tahu siapa perempuan itu sebenarnya. Jika Ainun bersikeras tak mau melakukan tes DNA, berarti benar

Lagian, seperti yang Tante bilang tadi, wajah Farhan juga mirip sekali dengan wajah Mas Arkan. Tidak perlu di tes DNA juga kita sudah bisa lihat kalau F

sambil menatapku lekat. Agak kutautkan kedua alisku saat melihat ek

n itu. Ainun, Ainun, ternyata kamu benar-benar sangat luar biasa. Aku sungguh takjub di

anakku, harusnya dia tidak keberatan

keberatan. Jangan seperti ini, Mas. Kami semua tahu Mas terpaksa menikah dengan Mbak Ainun, tapi sek

elalu menggodaku dengan mengatakan hanya akan menikah jika telah bertemu dengan lelaki seperti aku. Kemana semua pu

ndapatkan restu. Perempuan yang telah mengisi hatiku lebih dari tiga tahun lamanya itu telah melakukan banyak hal hingga akhirnya kami bisa bertun

nya. Aku didesak untuk segera menikahi Ainun yang katanya hamil karena perbua

keluargaku sendiri. Dan Ainun yang sudah membuat hi

ka. Perempuan itu keluar dengan menggendo

begitu pula dengan semua orang y

n mengubah pandangan Anda tentang saya," ujar Ainun dengan nada datar. Bica

dari rumah ini. Mulai sekarang saya tidak akan muncul di hadapan Anda lagi. Terima kasih untuk

ukan Ainun. Kemudian tatapan mereka beralih padaku, seakan menga

menakjubkan sekali lagi dimainkannya di hadapa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sesal yang Terlambat
Sesal yang Terlambat
“Bukankah lima tahun lalu dia memilih pergi, saat aku memintanya melakukan tes DNA untuk membuktikan jika anak yang dilahirkannya itu memang benar anakku? Lalu kenapa sekarang dia datang dan memohon padaku agar aku mau melakukan tes DNA? Apa sebenarnya yang dia inginkan? Apa karena sekarang aku sudah semakin sukses hingga dia ingin menjadikan anak yang ada bersamanya sebagai alat untuk memanfaatkan ku? Saat aku bertanya kenapa dia muncul lagi setelah sekian lama, jawabannya sungguh di luar dugaan. Dia bilang ingin menitipkan anaknya padaku karena waktunya di dunia ini mungkin sudah tidak akan lama lagi.”