icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Istri Kontrak: Penebusan Thorne

Bab 2 

Jumlah Kata:1144    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

terasa sepert

jungan Marko, membantuku. Dia memberiku satu set seragam bekas yang kebesaran di tubuhku dan pura-pur

mah sakit. Setiap suara terasa diperbesar-sirene yang melolong di kejauhan, desis ban di aspal basah, detak jantungku sendiri yang panik. Aku mence

hingga aku hampir tidak bisa menandatangani namaku di slip akses. Petugasnya, seorang pemuda bernama David dengan mata bosan, sepertinya tidak memperhatikan. Dia

r, ada sebuah amplop vellum tebal yang disegel dengan lilin merah tua. Lamba

ampuran rasa takut dan adre

ya kuno, bahasa hukum formal yang sulit dipahami. Tapi nama-nama itu

Clara

ama yang membuat

n Adi

a, dan sangat tertutup. Dia adalah hantu di dunia elit Jakarta, seorang pria yang kerajaannya adalah

cara hukum yang kupegang di tanganku

yang lalu, mengikat cucu sulung mereka. Itu adalah peninggalan dari era lain, aliansi dinasti yang dimaksudkan untuk m

Marko.* Keberaniannya, keanehan abad pertengahannya, sangat mengejutkan. Orang tuaku t

ang kelabu terasa keras, kasar. Kota itu mulai bangun, jalanan dipenuhi orang-orang yang memiliki kehi

h aku meli

tetapi fokus mereka terlalu tajam, keheningan mereka terlalu predator. Salah satu dari mereka mengangkat tel

mku. Kakiku mulai bergerak sebelum o

ong orang-orang, mengabaikan teriakan marah mereka. Seragam itu adalah penyamaran yang bur

mpat pertama yang akan mereka cari. Hotel membutuhkan KTP dan kartu kredit, k

Aku melirik ke belakang. Mereka semakin dekat sekarang, berge

asaan mulai mencakar di tepi kepanikanku. Mereka akan menangkapku. Mereka akan menyeretku kembali,

ku mel

ti pecahan obsidian, sebuah monumen kekuas

h satu-satunya tempat di seluruh Jakarta yang tidak bisa disentuh Marko dengan

as dan berangin menuju pintu masuk kaca dan baja yang berki

an langit-langit setinggi tiga lantai. Sebuah patung abstrak besar dari perunggu dan baja mendominasi bagian tengah ruangan. Udara berbau uang, bersih dan steril, d

rambutku yang acak-acakan, napasku yang panik-semua itu

sa dengan wajah tegas, segera bergerak untuk

Julian Aditama," des

Saya yakin begitu. Anda dan semua

u sekarang berada di pintu, untuk sementara d

ap menjadi jeritan

AN AD

menoleh. Setiap percakapan berhenti. Keheningan yang m

anan mengeras. "C

u. Aku mengangkatnya, vellum tebal itu bergetar.

bisa melihat rasa kasihan dan ketidakpercayaan di wajah-waja

an, sebuah

yang berdiri di dekat tangga besar yang melay

pandangan me

telan jas yang begitu pas hingga terlihat seperti kulit kedua. Bahkan dari jarak ini, kekuatan yang terpancar dariny

yang tajam, rahang yang kuat, dan rambut gelap. Tapi matanyalah yang menawanku. Warnanya abu-abu sedingin es yang mengejutkan, dan terk

g masa depanku di tangannya. Dan tatapan ding

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Istri Kontrak: Penebusan Thorne
Istri Kontrak: Penebusan Thorne
“Aku terbaring dalam keheningan rumah sakit yang steril, meratapi bayi yang tak pernah sempat kudekap. Semua orang menyebutnya kecelakaan tragis. Terpeleset dan jatuh. Tapi aku tahu kebenarannya. Suamiku sengaja mendorongku. Marko akhirnya datang menjenguk. Dia tidak membawa bunga; dia membawa sebuah koper. Di dalamnya ada surat cerai dan perjanjian kerahasiaan. Dengan tenang dia memberitahuku bahwa selingkuhannya-sahabatku sendiri-sedang hamil. Mereka adalah "keluarga sejatinya" sekarang, dan mereka tidak mau ada "keributan". Dia mengancam akan menggunakan laporan psikiatri palsu untuk menggambarkanku sebagai wanita labil yang membahayakan diriku sendiri. "Tanda tangani surat-surat ini, Clara," dia memperingatkan, suaranya hampa tanpa emosi. "Atau kau akan dipindahkan dari kamar yang nyaman ini ke fasilitas yang lebih... aman. Untuk jangka panjang." Aku menatap pria yang pernah kucintai dan melihat sesosok monster. Ini bukan tragedi; ini adalah pengambilalihan hidupku secara paksa. Dia sibuk bertemu dengan pengacara saat aku kehilangan anak kami. Aku bukan istrinya yang berduka; aku adalah sebuah masalah yang harus diselesaikan, sebuah benang kusut yang harus diikat. Aku benar-benar terperangkap. Tepat saat keputusasaan menelanku, pengacara lama orang tuaku muncul bagai hantu dari masa lalu. Dia meletakkan sebuah kunci tua yang berat dan berukir di telapak tanganku. "Orang tuamu meninggalkan jalan keluar untukmu," bisiknya, matanya penuh tekad. "Untuk hari seperti ini." Kunci itu membawaku pada sebuah kontrak yang terlupakan, sebuah perjanjian yang dibuat oleh kakek kami puluhan tahun yang lalu. Sebuah perjanjian pernikahan yang mengikatku pada satu-satunya pria yang ditakuti suamiku lebih dari kematian itu sendiri: Julian Aditama, miliarder kejam yang hidup menyendiri.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10