icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku

Bab 2 

Jumlah Kata:532    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

sha

meraba-raba kancing atas kemejanya. Matanya

lakukan, Ale

at ke rumah ini," kataku, tidak melepask

n keutuhan keluarga kita." Suaranya rendah, geraman berbahaya yang dulu ak

Valentina. "Dia mengandung anak Marko. Tugasku untuk merawatnya. K

ugas. Dia berbicara tentang tugas sementara dia tidak menghor

udah memperjelas prioritasmu. Jadi aku akan memperje

kami, pernikahan adalah sakramen, kontrak yang mengikat antar k

kupikir dia mungkin benar-benar melihat

Dia melambaikan tangan meremehkan. "Kau mau mobil baru?

Dia sama sekali tidak tahu siapa yang dihadapinya l

awahnya bergetar. "Oh, Mas Baskara," bisiknya, suaranya tercekat oleh kesedihan buatan. "In

k manipulasi, dan Baska

tian penuh padanya. Dia menarik Valentina ke dalam pelukan lembut. "Kau

alentina, matanya penuh tuduhan. Dia m

na dan menenangkannya setelah kau menghabiskan malam tadi memijat kakinya

ak tangis yang mengguncang. "Aku tidak bisa tinggal di sini," tangisnya di dada Baskara. "Aku tidak

ntuk membawa pergi kepingan terakhir dari mendiang kakak

bahwa aku masih di dalam ruangan. Dia mengabaikan rasa

ya padanya, suaranya adalah janji yang rendah. "

r. Dia telah memberikan rumah

rambut Valentina, membisikkan kata-kata penghiburan padanya. P

i. Dan Alesha Prawiro, mawar berduri yang siap

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku
Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku
“Saat aku melihat suamiku memijat kaki selingkuhan mendiang kakaknya yang sedang hamil, aku tahu pernikahanku sudah berakhir. Dia membawa perempuan itu ke rumah kami dengan dalih "tanggung jawab keluarga", memaksaku melihatnya lebih mementingkan kenyamanan perempuan itu daripada janji suci kami. Pengkhianatan terakhir terjadi saat perempuan itu mencuri dan dengan sengaja merusak kalung warisan ibuku yang tak ternilai harganya. Ketika aku menamparnya karena penghinaan itu, suamiku justru menamparku untuk membelanya. Dia telah melanggar kode kehormatan suci dengan menyentuh putri dari Kepala Keluarga lain-sebuah pernyataan perang. Aku menatap matanya dan bersumpah di atas makam ibuku bahwa aku akan melancarkan balas dendam berdarah pada seluruh keluarganya. Lalu aku menelepon ayahku, dan penghancuran kerajaannya pun dimulai.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 11