icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ditolak oleh Jodohku, Direbut oleh Alfa Musuh

Bab 2 

Jumlah Kata:699    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

andang

inginan untuk bertahan hidup, mentah dan

nanya. Bara tidak akan membayar tebusan untukku

sa seperti ra

matiku, wajahnya topeng bayangan yang tak terbaca. Ke

u. Ponselku, masih di saku jinsku.

ya menyentuh pahaku saat dia menarik ponsel dari sakuku. Itu adalah kontak singkat yang tidak disengaj

tanya memindai layar. Getaran itu berhenti. Di

enuhi notifik

esan, rentet

mah Alpha. Jauh lebih bes

a di kantong sampah di ter

anglah f

bertahun-tahun untuk mendekorasinya, mengisinya dengan selimut lembut dan lilin beraroma. Bara menatapny

Gelombang mu

itu ada satu p

elar Luna, Dewi Bulan akan memberkati ana

tu bergema di ruang hampa t

lah gelombang energi liar yang tak terkendali, penderitaan fisik yang lahir dari pengkhianatan emosional terdalam. Darahku terasa seperti mendidih, kulitku meremang karena d

angis tertahan keluar dari tenggorokan

yang panik, tiba-tiba putus. Tubuhku t

desiran udara dan pemandangan beb

, geraka

kami dalam sekejap, lengannya yang kuat melingkari pinggangku, menarikku kembali da

ang terbuka di mana bajuku tersingkap. Saa

n. Itu... segalanya. Arus energi murni yang membuat setiap ujung saraf bernyanyi. Serigala batinku, yang te

gan tiba-tiba di tubuhnya, bagaimana oto

, kini menjadi lautan kebingungan yang bergejolak dan

Tapi kemudian, kemarahan itu sepertinya terkuras darinya, digan

epenuhnya. Dia membungkuk, wajahnya dekat dengan leherku. Aku merasaka

mpur dengan udara dingin yang tajam dari badai salju yang akan datang. Itu kuat, memab

rasakannya. Gemuruh rendah ya

a darah dari sudut mulutku. Sentuhannya bukan lagi sentuhan

i pada mataku,

gumaman rendah yang membuatku merinding. "Kembalilah pada

oyahkan. "Bawa itu padaku, dan ak

-

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ditolak oleh Jodohku, Direbut oleh Alfa Musuh
Ditolak oleh Jodohku, Direbut oleh Alfa Musuh
“Setelah sepuluh tahun mengabdi pada pasanganku, Alpha Bara, hari ini seharusnya menjadi hari penobatanku sebagai Luna dari kawanan Serigala Bulan Perak. Sebuah perayaan atas kesetiaanku yang tak tergoyahkan. Tapi sesaat sebelum upacara, aku tak sengaja mendengarnya berbicara dengan Beta-nya. Dia menyebutku "ladang gersang" dan mencibir bahwa dia akan menggantikanku dengan selingkuhannya yang sedang hamil, Dina. Dia bahkan bertaruh bahwa aku akan kembali merangkak padanya dalam waktu tiga hari. Di hadapan seluruh kawanan, dia mengumumkan Dina sebagai Luna yang baru, sambil mengangkat surat keterangan dokter palsu sebagai bukti kegagalanku. Ketika aku mencoba pergi, aku dituduh menyerangnya. Perintah Alpha dari Bara menghantamku, memaksaku berlutut. "Dia telah menyerang calon Luna kalian," katanya, matanya penuh dengan penghinaan. Perintah terakhirnya adalah cambuk. Dilapisi perak, cambuk itu merobek punggungku sebelum para prajuritnya membuangku seperti sampah, meninggalkanku untuk mati di hutan. Aku pingsan karena rasa sakit dan racun, hanya untuk terbangun sekali lagi sebagai tawanan. Menatapku dari atas adalah Alpha yang mengerikan dari kawanan saingan kami, Reno Mahesa. Dia memandangi pakaianku yang compang-camping dan luka-luka yang berdarah, dan suaranya adalah gumaman dingin yang penuh tanya saat dia mengulangi kata-kata yang telah menghantuiku selama bertahun-tahun. "Serigala betina tak berguna?"”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10