“Setelah insiden penembakan brutal yang membuat kekasihnya terbaring koma, Rafael Von Ardent bersumpah untuk menghancurkan keluarga yang menjadi dalangnya-keluarga Elmore, salah satu dinasti bisnis paling berkuasa di Eropa. Rafael dikenal sebagai pria berhati dingin dan bertangan besi-pemimpin organisasi bayangan yang menguasai jalur senjata dan informasi. Di balik setelan mahal dan tatapan dinginnya, ada dendam yang membakar setiap langkahnya. Sasaran utamanya kini bukan hanya harta dan nama besar keluarga Elmore, tapi juga Lyra Elmore, putri satu-satunya keluarga itu. Namun rencananya berubah ketika gadis itu tidak seperti yang Rafael bayangkan. Alih-alih sombong dan penuh keangkuhan, Lyra justru tampak ketakutan tapi berani, rapuh tapi menantang. Sebagai bentuk penghinaan dan balas dendam, Rafael menjadikannya tawanan sekaligus pelayan pribadi di kediamannya yang dijuluki The Black Fortress. Hari demi hari, peran Lyra yang awalnya hanya pelayan perlahan bergeser-menjadi wanita yang selalu berada di sisi sang iblis itu. Tapi di antara ketakutan dan kebencian, mulai tumbuh sesuatu yang tidak seharusnya ada-ketertarikan yang berbahaya, membuat Lyra mempertanyakan siapa sebenarnya yang jahat di antara mereka berdua. Dan Rafael, yang hidupnya dipenuhi amarah, mulai menyadari: mungkin dendamnya telah berubah arah-menjadi sesuatu yang lebih mematikan dari peluru mana pun-cinta yang terlarang pada musuhnya sendiri.”