Nur Hasanudin
3 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Nur Hasanudin
Pahitnya Pengkhianatan
Romantis Serafina "Fina" Alvera adalah seorang makeup artist berbakat, namun ironisnya, gadis berusia dua puluh empat tahun ini jarang sekali peduli dengan penampilannya sendiri. Selalu terlihat santai dengan kacamata besar dan rambut yang sering dibiarkan tergerai tanpa rapi, Fina lebih nyaman berada di balik meja rias daripada di panggung peragaan busana.
Sejak ibunya meninggal saat Fina masih SMA, ia hidup mandiri. Kehilangan orang tua membuatnya cepat dewasa, sementara ayahnya menikah lagi, meninggalkan Fina dengan perasaan sepi namun kuat untuk bertahan.
Karier Fina mulai menanjak saat ia dipercaya menjadi makeup artist resmi untuk koleksi seorang desainer ternama, Ibu Valeria. Suatu hari, Ibu Valeria mendatangi Fina dengan sebuah permintaan yang mengejutkan: ia ingin Fina menikahi cucunya.
Fina, yang awalnya menolak, akhirnya setuju-meski ia sendiri tidak sepenuhnya mengerti alasan hatinya menerima. Betapa terkejutnya ia saat mengetahui bahwa cucu sang desainer, Radion "Rai" Ardhya, langsung menyetujui pernikahan mereka tanpa ragu.
Rai, pria lajang berusia tiga puluh tahun, tampan dan cerdas, sering menjadi incaran banyak wanita. Namun luka masa lalunya membuatnya tertutup dan sulit membuka hati. Ia menerima Fina bukan karena cinta, melainkan karena merasa ia sudah terlalu "senja" untuk menunda pernikahan lagi, dan Fina adalah calon istri yang ditunjuk sebagai yang kedua puluh lima dalam daftar yang dibuat oleh sang nenek.
Kini, Fina dan Rai harus menapaki hari-hari pernikahan yang dimulai tanpa dasar cinta, hanya dengan sebuah perjodohan yang diatur oleh orang tua. Bisakah dua jiwa yang berbeda ini menemukan cinta sejati, ataukah mereka akan tetap terjebak dalam formalitas sebuah ikatan yang dipaksakan? Hati yang Kau Hancurkan Tak Bisa Kembali
Romantis Setelah insiden penembakan brutal yang membuat kekasihnya terbaring koma, Rafael Von Ardent bersumpah untuk menghancurkan keluarga yang menjadi dalangnya-keluarga Elmore, salah satu dinasti bisnis paling berkuasa di Eropa.
Rafael dikenal sebagai pria berhati dingin dan bertangan besi-pemimpin organisasi bayangan yang menguasai jalur senjata dan informasi. Di balik setelan mahal dan tatapan dinginnya, ada dendam yang membakar setiap langkahnya.
Sasaran utamanya kini bukan hanya harta dan nama besar keluarga Elmore, tapi juga Lyra Elmore, putri satu-satunya keluarga itu.
Namun rencananya berubah ketika gadis itu tidak seperti yang Rafael bayangkan. Alih-alih sombong dan penuh keangkuhan, Lyra justru tampak ketakutan tapi berani, rapuh tapi menantang.
Sebagai bentuk penghinaan dan balas dendam, Rafael menjadikannya tawanan sekaligus pelayan pribadi di kediamannya yang dijuluki The Black Fortress.
Hari demi hari, peran Lyra yang awalnya hanya pelayan perlahan bergeser-menjadi wanita yang selalu berada di sisi sang iblis itu.
Tapi di antara ketakutan dan kebencian, mulai tumbuh sesuatu yang tidak seharusnya ada-ketertarikan yang berbahaya, membuat Lyra mempertanyakan siapa sebenarnya yang jahat di antara mereka berdua.
Dan Rafael, yang hidupnya dipenuhi amarah, mulai menyadari: mungkin dendamnya telah berubah arah-menjadi sesuatu yang lebih mematikan dari peluru mana pun-cinta yang terlarang pada musuhnya sendiri. Kau Menebar Dusta di Hatiku
Romantis Liyana bekerja sebagai asisten rumah tangga di kediaman Rafly dan Nadya, pasangan suami istri yang rumah tangganya nyaris hancur.
Semua bermula ketika Liyana secara tidak sengaja menyaksikan perselingkuhan Nadya. Situasi itu membuatnya terjerat dalam sebuah misi rahasia dari Alvin, selingkuhan Nadya, yang ingin Liyana menggoda Rafly-tanpa sepengetahuan Nadya, yang masih menolak menceraikan suaminya.
Uang besar yang ditawarkan Alvin begitu menggoda. Liyana, yang menanggung hutang ayah dan kakaknya, tak mampu menolak.
Dari titik itu, hidup Liyana mulai berubah. Perlahan, ia mendekati Rafly dengan sikap menggoda, meski awalnya hanya pura-pura. Namun, keluguan dan ketidaktahuannya tentang dunia Rafly justru membuat pria itu mudah terpikat. Tak lama kemudian, Liyana menjadi sosok yang diam-diam mengisi malam-malam Rafly dengan gairah yang tersembunyi.
Hari-hari Liyana dipenuhi campuran rasa takut, cemas, dan kenikmatan yang memacu adrenalin. Rahasia demi rahasia terbongkar, dan godaan Rafly yang dominan serta misterius membuat hati Liyana semakin terombang-ambing.
Mampukah Liyana menahan perasaannya? Apakah ia bisa tetap kuat menghadapi Rafly, pria yang penuh kendali dan rahasia? Seharusnya Liyana tahu sejak awal bahwa dirinya tidak seharusnya masuk terlalu dalam ke dalam dunia Rafly. Anda mungkin suka
HASRAT MEMBARA CEO PERKASA
ZEMIRA_FORTUNATUS Bacaan dewasa 21 tahun ke atas.
Kisah ini adalah sekuel dari novelku yang berjudul, Cintaku Bersemi di Masa Remaja.
Perjalanan cinta salah satu personil Geng ARJOFA bernama, Joseph Mikuel dan kekasih hatinya, Mary Violet.
Joseph, seorang CEO dari sebuah perusahaan ternama di Jakarta, JM Corp. Tak pernah menyangka jika Mary, kekasihnya saat SMA yang selama ini dicari-cari olehnya, karena pergi meninggalkannya tanpa ada kata putus, malah sedang melamar di perusahaannya sebagai sekretaris pribadinya.
Dengan kekuasaannya, Joseph pun meloloskan Mary sebagai satu-satunya kandidat yang melamar sebagai sekretaris pribadinya.
Mary pun sangat kaget saat mengetahui jika bosnya adalah Joseph, kekasihnya saat remaja dulu.
Mungkin Mary masih menyimpan perasaan kepada Joseph?
"Ataukah ada pria lain di hatinya?
"Bagaimana caranya cinta lama mereka yang belum kelar, dapat bersemi kembali?
Penasaran? Yuk ikuti kisahnya!
Plagiarisme melanggar undang-undang hak cipta nomor 28 tahun 2014.
Lima Tahun, Satu Kebohongan yang Menghancurkan
Delilah Suamiku sedang mandi, suara air yang mengalir menjadi irama yang akrab di pagi hari kami. Aku baru saja meletakkan secangkir kopi di mejanya, sebuah ritual kecil dalam lima tahun pernikahan kami yang kukira sempurna.
Lalu, sebuah notifikasi email muncul di laptopnya: "Anda diundang ke Pembaptisan Leo Nugraha." Nama belakang kami. Pengirimnya: Rania Adeline, seorang influencer media sosial.
Rasa ngeri yang dingin langsung menusukku. Itu adalah undangan untuk putranya, seorang putra yang tidak pernah kuketahui keberadaannya. Aku pergi ke gereja, bersembunyi di balik bayang-bayang, dan aku melihatnya menggendong seorang bayi, anak laki-laki dengan rambut dan mata gelapnya. Rania Adeline, sang ibu, bersandar di bahunya, sebuah potret kebahagiaan rumah tangga.
Mereka tampak seperti sebuah keluarga. Keluarga yang sempurna dan bahagia. Duniaku runtuh. Aku teringat dia menolak punya anak denganku, dengan alasan tekanan pekerjaan. Semua perjalanan bisnisnya, malam-malamnya yang larut—apakah dihabiskan bersama mereka?
Kebohongan itu begitu mudah baginya. Bagaimana bisa aku sebodoh ini?
Aku menelepon Program Fellowship Arsitektur di Singapura, sebuah program bergengsi yang kutunda demi dirinya. "Saya ingin menerima fellowship itu," kataku, suaraku terdengar sangat tenang. "Saya bisa segera berangkat."