icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu

Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu

Penulis: Endarwati
icon

Bab 1 beruang kecil dengan salah satu matanya hilang

Jumlah Kata:1233    |    Dirilis Pada: 23/10/2025

ah keluarga Haris. Bajunya lusuh, rambutnya lepek karena air hujan, dan matanya memancarkan rasa takut b

paruh baya yang membuka pagar. Suaranya

adis itu pelan, s

mar. "Mulai hari ini, kamu tinggal di sini, y

memasuki rumah besar itu akan menjadi awal dari kisah pan

an penurut. Ratna benar-benar memperlakukannya seperti anak kandung sendiri, bahkan le

kesal harus berbagi kasih sayang dengan anak asing ya

ketika Alya menangis karena dijahili teman sekolah. Ia menyodorkan p

atapnya dengan mata berkaca. "Kamu

aku cuma ambil air. Tapi tenang aj

gi Alya, janji itu berarti dunia. Ia mulai percaya, bahwa rumah it

ring menghabiskan waktu di luar rumah, nongkrong dengan teman-teman, pulang laru

rajin. Ia pandai memasak, sopan, dan selalu menjaga sik

seperti Alya, dunia pasti da

ngus. "Iya, iya, si malaikat kecil," gumamny

ersikap baik seperti biasa, tapi Revan semakin dingin. Kadang

hanya tahu, setiap kali Revan pulang dalam

s sedang menghadiri acara bisnis di luar kota, meninggalkan rumah hanya dengan dua penjaga

panggil

engar menaiki tangga. B

anyanya dari balik pintu kamarn

anya suara langkah

gelap. Wajahnya merah, napasnya berat, dan matanya tak sepert

pan mereka, ha?" suaranya berat, seperti

erti maksud kamu apa

ikir aku nggak tahu semua orang lebih sayang kamu? Bahkan

long keluar," katanya

gelap, sesuatu terjadi - sesuatu yang ta

ia Alya

lututnya sambil menatap kosong. Tubuhnya gemetar

akutan. Ia mencoba meminta maaf, tapi setiap kat

ku nggak tahu apa yang

an tapi tegas. "Aku ngg

icara lagi dengan Revan. Ia menghindar sebisa mungkin, sement

lan kemudian, Alya mulai sering mual dan pingsan. Sa

u," kata dokter den

a seolah berhenti b

aku siapa ayah dari bayi itu,

u menuduh kakakmu sendiri melakuk

ngalir tanpa suara. Ia tak lagi

mu, mendengar semua itu dengan wajah pucat. Tap

a, Ratna mem

ini, Alya. Aku tak

luar dari rumah yang dulu ia sebut rumah. Hujan kembali tur

i pinggiran kota, bekerja di warung makan siang malam untuk membayar sew

ering memeluk perutny

ma nggak akan biarin kamu sendiria

enggigit bibirnya, menahan tangis. Du

ang melahirkan di rumah bidan dengan uang seadanya. Tangis bayi laki-laki itu pe

bisik Alya lemah.

Dalam benaknya, ia berjanji - masa lalu akan berhent

ih. Ia membuka usaha kecil menjahit, hidup sederhana tapi ba

wa nilai bagus ya

a nggak butuh nilai bagus,

api ia belajar memaafkan takdir, w

jemput Rayan di sekolah, seseo

, wajahnya tampak dewasa, tapi

napasnya tercekat. Revan melangkah

ya.

l di sampingnya - Rayan. Mata

ku?" suara R

anaknya diambil. "Jangan berani-berani

a, dengan penyesalan yang begitu dalam. "

bertahun-tahun Alya

n bisa ngapus apa

ng dulu terikat oleh kesalahan kembali dipertemukan

l mudah. Luka itu masih berdar

ada satu doa ke

Demi anakku. Buk

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu
Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu
“Alya adalah putri angkat dari seorang pengusaha terkenal bernama Haris dan istrinya, Ratna. Sejak kecil, Alya dibesarkan dengan kasih sayang dan dianggap seperti anak sendiri, meski ia tahu darahnya berbeda. Di rumah itu, Alya hidup berdampingan dengan anak kandung mereka, Revan, yang usianya terpaut empat tahun lebih tua. Awalnya hubungan Alya dan Revan berjalan baik. Revan bahkan sering melindungi Alya dari ejekan teman-temannya. Namun semuanya berubah ketika mereka beranjak dewasa. Revan mulai sering pulang larut malam, terjerat dalam pergaulan bebas, dan suatu malam - terjadi insiden kelam yang mengubah hidup Alya selamanya. Alya mengandung. Revan, ketakutan dan egois, menyangkal perbuatannya. Ia memaksa Alya menggugurkan kandungan agar reputasi keluarganya tidak hancur. Ratna, ibu angkat Alya, justru menyalahkannya dan menyuruh Alya pergi dari rumah sebelum aib itu diketahui publik. Dengan hati hancur, Alya meninggalkan rumah itu dan hidup seorang diri. Ia bertahan dengan bekerja serabutan, menanggung kehamilan sendirian hingga akhirnya melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberi nama Rayan - cahaya kecil yang membuatnya kuat bertahan. Tahun demi tahun berlalu. Alya berhasil bangkit dan membuka usaha kecil. Hidupnya memang sederhana, tapi penuh ketenangan. Sampai suatu hari takdir mempertemukannya kembali dengan Revan dan keluarganya. Revan kini sudah berubah. Ia menyesal dan ingin menebus dosa masa lalunya setelah mengetahui bahwa Rayan adalah darah dagingnya sendiri. Ia mencoba mendekati Alya, meminta kesempatan untuk menjadi ayah bagi Rayan. Namun, bagi Alya, luka itu terlalu dalam. Ia tidak bisa begitu saja melupakan penghinaan dan penolakan di masa lalu. Ia hanya ingin melindungi anaknya dari masa lalu yang kelam. Revan terus berusaha - datang setiap hari, menjemput Rayan sekolah, membantu tanpa diminta, bahkan rela dihina oleh Alya berkali-kali. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya bukan lagi pria pengecut yang dulu. Kini, pertanyaannya hanya satu - apakah hati Alya bisa luluh setelah semua luka yang pernah ia tanggung sendirian? Atau justru ia memilih menutup pintu selamanya, agar masa lalu tak lagi menyakitinya?”