icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sangkawang

Bab 4 Diantara Dua Pilihan

Jumlah Kata:1275    |    Dirilis Pada: 10/10/2025

mku, mencoba menarik kembali kata-kata yang sudah terla

nya. "Mimpi yang benar sebagai kabar gembira dari Allah, mimpi yang data

"Bagaimana jika mimpi itu terus datang? Lagi dan lagi seola

u Zayden menghela napas dalam. "Entahlah," katanya pelan. "Aku buka

rgema di dada. Pandanganku menerobos keramaian kantin kampus yang mulai dipenuhi oleh lalu-lalang mahasiswa. Suara gelak tawa, dentingan sendok, dan panggila

perlahan kehilangan makna i

ata kosongnya, yang seolah menyimpan ribuan luka yang tak pernah ia ucapkan. Setiap kali dia

merasaka

tak memiliki bentuk, dan jeritan bisu yang menghancurkan ketenangan batin. Aku merasakannya seolah penderit

ng tak bisa dijelaskan oleh logika. Sebuah ikatan yang tak kumengerti, t

pi rasa sakitnya bisa aku rasakan

ey?" Suara Zayde

kapan mengalir dari pelupuk mata. Air mata yang muncul tanpa ak

tu terasa begitu nyata dan meninggalkan bek

ti memanggilku, seperti sedan

, nyaris tak terdengar, lebih ditujukan

lalu membuka tas ranselnya dan mengeluarkan buku usangnya yang telah sobek di beberapa bagian, seperti p

h?" tanyaku tiba-tiba. Suaraku mengandung beban y

tak ada simpati, hanya keheningan yang memanjang di antara kami. Hanya suara ha

terpaku pada baris-baris tulisan yang mulai pudar dimakan usia. "Kalau begitu, seharusnya rakyatnya hidup makmur, bukan?

u, suaraku meninggi, sambil memijat pelipis. Rasanya kepalaku akan mele

h kubilang, hentikan saja hobi berbahayamu itu," katanya dengan na

mendengu

a kali Ayah memintaku masuk pesantren, sudah berkali-kali. Namun, aku tetap teguh p

an syaratnya. Aku frustasi. Terjebak di antara mempertahankan kebebasanku atau me

u. Setelah ini, tidak ada lagi negosiasi," katanya teg

endiri dengan kasar. Pe

lap motor. Dunia malam. Adrenalin. Asap knalpot. Lintasan basa

nia yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Dunia asing yang

atap seng kantin yang penuh debu dan sarang laba-laba.

lingaku. Kursi di depanku ditarik kasar, menimbulkan derit nyaring yang menusuk suasana. S

iasa, nyaris tanpa ekspresi. Sudah bisa ditebak, dia selalu

iptakan pusaran yang nyaris hipnotis di mataku. Kuah panas mengepul, menyebarkan aroma gurih yang biasanya menggugah seler

dalam kali ini. "Jangan bilang kau frustasi

Please, bukan urusanku siapa pun pacaran sa

l masuk p

a di meja itu langsung membelalak. Mereka terdiam seketika, terpaku seperti patung lilin.

Sasa sambil celinguka

yden, suaranya terdengar taja

langsung men

ali ini aku serius. Aku nggak

kenali. Mungkin wajahku sama, tapi ada sesuatu dalam sorot mataku yang beruba

apa tiba-tiba?" Indah memecah diam. "B

dari Ayah. Kalau aku nolak sekarang, semuanya selesai. Seluruh jalan

, "Terus gimana denga

nti. Masalah ini jauh lebih penting dari a

an dentuman mangkuk yang ia gebrak, kuahnya muncrat, sebagian mem

Kau tahu risiko apa yang

engibas-ngibas malas seolah ingin menyapu semua kekhawatiran

yang membelah udara. "Ini hidupmu yang kau pertaruhkan, Reyna Maheza. Apa kau benar-benar yakin p

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sangkawang
Sangkawang
“Reyna Mahesa, seorang wanita dari zaman modern, terbangun di dunia yang tak ia kenal, dunia para bangsawan, istana megah, dan aturan yang tak bisa ditawar. Ia terperangkap dalam tubuh seorang permaisuri, wanita yang dihormati sekaligus dibenci. Yang membuatnya terkejut, wajah permaisuri itu nyaris identik dengan dirinya. Namun kehormatan itu hanyalah semu, Reyna segera menyadari bahwa ia hidup di tengah istana yang penuh dengan kebencian dan pengkhianatan. Ia tak tahu mengapa atau bagaimana ruhnya bisa terlempar ke masa silam, tapi satu hal pasti, permaisuri yang tubuhnya kini ia tempati pernah dijatuhi hukuman mati oleh raja yang mengaku sebagai suaminya sendiri. Terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang bukan miliknya, Reyna dihadapkan pada pilihan; mencari jalan kembali ke dunia asalnya, atau bertahan untuk mengungkap kebenaran dan membersihkan nama permaisuri yang semua orang inginkan lenyap. "Sangkawan" adalah kisah tentang ruh yang tersesat di waktu, luka yang diwariskan, dan takdir yang tak bisa dihindari. Di balik tirai istana, tersimpan rahasia yang bisa menghancurkan segalanya atau justru menyelamatkan satu jiwa yang terlupakan.”
1 Bab 1 Bukan sekedar Mimpi2 Bab 2 Mimpi Itu Lagi3 Bab 3 Gundah4 Bab 4 Diantara Dua Pilihan5 Bab 5 Kecelakaan6 Bab 6 Siapa dia 7 Bab 7 Kadipaten Rimba Aruna8 Bab 8 Sungguh Miris9 Bab 9 Menyayat Hati10 Bab 10 Usaha dan Doa11 Bab 11 Siapa dia sebenarnya 12 Bab 12 Siapa yang mulia itu 13 Bab 13 Jayapati14 Bab 14 Ruang tanpa suara15 Bab 15 Tempat macam apa ini 16 Bab 16 Siapa sebenarnya dirimu, Arya 17 Bab 17 Siapa kau sebenarnya 18 Bab 18 Kesunyian Malam19 Bab 19 Kemana perginya dia 20 Bab 20 Apakah Anda telah melupakan segalanya, Yang Mulia 21 Bab 21 Ada apa sebenarnya 22 Bab 22 Sebuah benda langka23 Bab 23 Pedagang Tua24 Bab 24 Apa yang terjadi sebenarnya 25 Bab 25 Sebuah Penderitaan26 Bab 26 Menentang Titah27 Bab 27 Resah28 Bab 28 Sosok sang Raja29 Bab 29 Orang-orang sinting30 Bab 30 Penjara31 Bab 31 Siapa kau 32 Bab 32 Dimana lagi ini