icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Balas Dendam Lima Anak Kembar

Bab 5 villa Isabella

Jumlah Kata:1103    |    Dirilis Pada: 19/09/2025

kup untuk menandai jalur bagi anak-anak. Aurora, yang paling pemberani di antara lima kembar, menata

eta digital rumah. "Betul. Pengintaian kemarin terlalu aman. Kita hany

ipantau dari dalam villa. "Kalau dia mendekat, kita bisa tahu setiap langkahnya. Tapi kita j

rapa titik strategis. "Kalau dia mencoba mendekat diam-d

i pohon belakang. "Dan aku sudah pasang kamera mini

bangga, tapi juga cemas. "Kalian harus ingat, Nak. Ini lebih berisiko daripada sebelu

Tapi kita harus tahu siapa ayah kita

-

a malam ini. Instingnya memberi tahu bahwa ada pengamatan tersembunyi-bukan hanya dari jauh,

ael. "Anak-anak kecil ini... cer

n gerakan. Ia berjalan perlahan, memutar arah beberapa kali, berhenti sejenak, lalu menatap villa dengan

-

snya. "Lihat! Dia mulai bergerak

ri cepat. "Kita bisa prediksi jalurnya. Kita b

Kalau dia mencoba mengintai balik, kita bisa manipulasi ka

r siap. Kalau dia mendekat, kita bisa t

i lebih seru dari permainan strategi. Tapi nyata

n anak-anaknya belajar menghadapi ayah mereka, tapi tidak ingin mereka mengambil risiko berle

-

gerakkan tangan seolah berbicara sendiri. Ia ingin menguji ketelitian anak-anak. Beberapa kali ia sengaja mem

ndur. "Dia mulai bermain strategi,"

api kita juga harus siap dengan kemungkinan jebakan. Ka

an kode untuk mengalihkan perhatian. K

encoba masuk... alarm dan sensor akan m

a tantangan ini... tapi ini nyata.

ada mereka... tapi tetap waspada. Aku tidak bisa mem

-

ke pagar samping villa. Aurora menahan napas, menekan tom

sistem aktif. Kalau dia me

ngan lebih hati-hati, memperlambat langkah, dan menyesuaikan jalurnya. Ia

uara lirih tapi penuh tekad. "Kita h

era jika dia mencoba mengintip balik. Dia ti

s. "Kita harus catat setiap gerakannya. D

ar. "Ini seperti permainan catur... tapi

-

kaligus cemas. "Mereka belajar... tapi aku harus tetap meman

Tapi kita tidak bisa berhenti sekar

tor. "Baik... kalian belajar. Tapi ingat, batasnya a

dimulai. Lima anak kembar yang jenius, mengintai setiap gerakanny

tkan, dan trik psikologis untuk melihat sejauh mana anak-anak itu bisa bertahan. Ia ingin

-

ensor dimatikan, dan semua alarm dikembalikan ke posisi normal. Isabe

"Tapi ingat, ini baru pengintaian awal. Kalian belaja

Tapi kami juga ingin tahu kebenarannya.

g. Kita bisa prediksi gerakannya bes

an lawan biasa. "Kalian harus tetap waspada. Dan aku... harus belaja

-

k seperti pasukan kecil yang cerdas, menghadapi ayah mereka sendiri, sementara Isabella menyiap

ini menantang, lebih dari yang ia duga. Anak-anak itu jenius, pem

nyiapkan balasannya, dan Isabella menghadapi dilema moral yang semakin kompleks-antara

yang tahu siapa yang akan menang... tapi satu hal

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Balas Dendam Lima Anak Kembar
Balas Dendam Lima Anak Kembar
“Isabella Ardhani, gadis sederhana yang tak pernah menyangka hidupnya berubah seketika, tersesat ke kamar seorang pria asing saat kondisinya mabuk berat. Tanpa ia tahu, pria itu adalah Rafael Damar, seorang pengusaha sukses sekaligus pemimpin mafia paling ditakuti di negaranya. Disangka wanita bayaran dan dirasuki pengaruh obat terlarang, Rafael melakukan hal yang menghancurkan hidup Isabella... dan malam itu tanpa disadari menimbulkan lima anak kembar yang kini tumbuh jenius, penuh rasa ingin tahu, dan ingin mengetahui sosok ayah mereka. Diusir dari rumahnya sendiri, Isabella melarikan diri bersama sahabat setianya ke luar negeri dan membesarkan anak-anaknya seorang diri. Bertahun-tahun kemudian, Isabella kembali ke negaranya dengan status sebagai wanita sukses dan berpengaruh. Namun ia tak menyangka, takdir mempertemukannya lagi dengan Rafael-pria yang dulu menghancurkannya dan kini menjadi target balas dendam kelima anaknya.”
1 Bab 1 Mobil kita nunggu di depan2 Bab 2 menakutkannya3 Bab 3 kegiatan mereka4 Bab 4 perkirakan5 Bab 5 villa Isabella6 Bab 6 Lima anak kembar7 Bab 7 agresif8 Bab 8 dia mencoba mendekat9 Bab 9 saling menantang10 Bab 10 rencana yang mereka susun11 Bab 11 bukan hanya untuk mereka12 Bab 12 Aksi balas dendam13 Bab 13 kecemasan14 Bab 14 menunggu perintah15 Bab 15 mengganggu satu sama lain16 Bab 16 pengakuan17 Bab 17 tanpa peringatan18 Bab 18 Suasana rumah19 Bab 19 terluka20 Bab 20 berdampingan21 Bab 21 biasanya memancar22 Bab 22 garis telah dilewati23 Bab 23 Mereka semua sudah terlalu jauh24 Bab 24 penuh amarah25 Bab 25 Ia tahu sesuatu akan terjadi26 Bab 26 menipu27 Bab 27 menentukan masa depan28 Bab 28 rumah terasa hidup kembali29 Bab 29 meninggalkan bekas30 Bab 30 semuanya bisa hancur lagi31 Bab 31 dramatis