icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Balas Dendam Lima Anak Kembar

Bab 4 perkirakan

Jumlah Kata:1083    |    Dirilis Pada: 19/09/2025

depan villa. Lampu taman memantulkan bayangan tubuhnya, langkahnya tenang tapi penuh kewaspadaan. Di belakang Aur

erak," bisik Au

mbahan. "Posisi kita sudah tepat. Kamera di taman belakang

. "Kalau dia mencoba memotong jalur kita, sistem akan memberi p

dan kamera mini tertanam rapi, hampir tidak terlihat. "Sekarang kita bisa deng

"Kita harus tetap tenang. Ingat... ini hanya pengint

mata yang mengamatinya, pasti akan terkejut. Mer

-

berbeda-ada energi yang tidak biasa, seperti diawasi. Namun saat ia menoleh ke villa, tidak terlihat apa-

ri, ekspresinya tetap tenang tapi matanya menyala waspada. Ia mu

-

a sumbernya," bisiknya. Adriel menatap layar tambahan, jari-jarinya menari di keyboard. "Kita

Semua data kita bisa disimpan dan dianalisis nanti. Dia pasti aka

oba menyelinap masuk ke villa... alarm aka

kan sedikit gangguan visual, kalau dia terlalu dekat. Sehingga

an cemas. Ia tahu mereka jenius, tapi perasaan ibu membuatnya was-was. Ia harus memutuskan seberapa jauh mereka

i tegas. "Kalian hanya mengumpulkan informasi.

ebentar. "Iya, M

-

a. Ia menunduk sebentar, lalu melangkah menuju area taman yang lebih terang. Dari jendela,

igital. "Pindahkan sensor tambahan ke arah s

menoleh ke jendela utama... kita harus tutup t

n untuk jendela samping. Kalau dia mencoba masuk dia

lucu... dia seakan berjalan di papan catur, ta

-

dari sesuatu yang tersembunyi. Ia menunduk, memperhatikan semak-semak, bayangan pohon, tapi tidak ada yang ter

"Kita bisa lakukan ini," katanya pada kakaknya. "Kita tahu ger

mua data. Kalau dia menyadari... dia pasti kaget. Lima anak ya

hanya ingin informasi, bukan balas dendam sekarang. Tap

-

u mereka terlalu agresif... bisa berbahaya." Ia menegakkan tubuhnya, menarik napas panjang, lalu berbicara pada dirinya sendiri. "T

-

dekat ke pagar samping villa. Aurora menahan napas, jari-jarin

ebar. "Siap. Semua sistem aktif. Kal

tanah. Ia tersenyum tipis. "Ini menarik... lima anak

Kita harus terus catat semua gerakan dia. Setiap ekspresi, s

Jadi kita bisa prediksi gerakannya besok atau lusa. Dia ti

ni menyenangkan... seperti pe

-

enyalakan alarm virtual, dan menyimpan semua data yang dikumpulkan. Isabella mema

"Tapi ingat... ini baru langkah pertama. Kita ha

guk. "Iya, Mam

sa analisis data, prediksi langkah

ael bukanlah lawan biasa. "Kalian harus tetap waspada. Dan Mama juga... harus b

mpur jadi satu. Anak-anaknya mulai belajar menghadapi dunia nyata, menghadapi pri

mbar mulai bergerak seperti pasukan kecil yang cerdas, siap menghadapi ayah mereka sen

hiasi wajahnya. Ia tahu, permainan baru telah dimulai, dan lima anak cerda

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Balas Dendam Lima Anak Kembar
Balas Dendam Lima Anak Kembar
“Isabella Ardhani, gadis sederhana yang tak pernah menyangka hidupnya berubah seketika, tersesat ke kamar seorang pria asing saat kondisinya mabuk berat. Tanpa ia tahu, pria itu adalah Rafael Damar, seorang pengusaha sukses sekaligus pemimpin mafia paling ditakuti di negaranya. Disangka wanita bayaran dan dirasuki pengaruh obat terlarang, Rafael melakukan hal yang menghancurkan hidup Isabella... dan malam itu tanpa disadari menimbulkan lima anak kembar yang kini tumbuh jenius, penuh rasa ingin tahu, dan ingin mengetahui sosok ayah mereka. Diusir dari rumahnya sendiri, Isabella melarikan diri bersama sahabat setianya ke luar negeri dan membesarkan anak-anaknya seorang diri. Bertahun-tahun kemudian, Isabella kembali ke negaranya dengan status sebagai wanita sukses dan berpengaruh. Namun ia tak menyangka, takdir mempertemukannya lagi dengan Rafael-pria yang dulu menghancurkannya dan kini menjadi target balas dendam kelima anaknya.”
1 Bab 1 Mobil kita nunggu di depan2 Bab 2 menakutkannya3 Bab 3 kegiatan mereka4 Bab 4 perkirakan5 Bab 5 villa Isabella6 Bab 6 Lima anak kembar7 Bab 7 agresif8 Bab 8 dia mencoba mendekat9 Bab 9 saling menantang10 Bab 10 rencana yang mereka susun11 Bab 11 bukan hanya untuk mereka12 Bab 12 Aksi balas dendam13 Bab 13 kecemasan14 Bab 14 menunggu perintah15 Bab 15 mengganggu satu sama lain16 Bab 16 pengakuan17 Bab 17 tanpa peringatan18 Bab 18 Suasana rumah19 Bab 19 terluka20 Bab 20 berdampingan21 Bab 21 biasanya memancar22 Bab 22 garis telah dilewati23 Bab 23 Mereka semua sudah terlalu jauh24 Bab 24 penuh amarah25 Bab 25 Ia tahu sesuatu akan terjadi26 Bab 26 menipu27 Bab 27 menentukan masa depan28 Bab 28 rumah terasa hidup kembali29 Bab 29 meninggalkan bekas30 Bab 30 semuanya bisa hancur lagi31 Bab 31 dramatis