icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sorry For Something

Bab 3 Wajah itu

Jumlah Kata:1233    |    Dirilis Pada: 02/12/2021

sebelum akhirnya berteriak senang karena sudah berhasil mengatasi dirinya. No

a?" Tanya Noli cema

aja Noli, Cuma

eritakan detailnya

Mahika ikut

u sudah lahir, kamu nggak boleh melihatn

bonekanya pria. Mahika sampai dibuat terkekeh geli karena tingkah Noli. Lain Mahika, lain pula Gentala. Pria tersebut sedang galau memikirkan reaksi aneh yang baru pertama kali ia temui dalam h

i semacam itu wajar?" tanyanya m

engan tenang sebelum mendapat jawaban. Meski jawaban ngawur sekali pun baginya tida

edang kesepian?" goda Bara membuat dengkusan

bagai teman, orang tua,

ama ini aku

ma," ucap Gentala asal dan ia mem

alau mengenai pekerjaan besok saj

k saja karena malas meladeni kecerewetan Gentala yang kadang-kadang terlalu

r. Ia tidak tahu mengapa, hanya membicarakan hal ini sampai membuatnya jant

upkah?" Tanya Ba

ikap datar pada pria, padahal jelas-j

ainkan Kebutuhan Badan alias vitamin, sontak terdiam untuk sesaat. Ia

teriak

enyimak setiap kata yan

la tidak sabaran. Wajar saja, toh

au buat contoh ya

uska

?" Tanya B

up. "Kau meniduri seorang gadis, lalu saat kalian kembali bertemu setelah sekian lama, r

au kamu diposisiku, apa yang akan kamu lakukan, kamu

nai responnya, apa itu semua wajar bagi

jar atau tidak, tapi tida

ntarkan pada Mahika sangatlah menyakitkan. Kini ia tahu apa yang sedang dilakukan Mahika padanya. Benar kata Bara, Mahika hanya tidak mau lagi terlibat denganny

elesai sesi

ud

melakukan penutupan. Gentala melempar asal ponseln

lama sejak terakhir kali kita bertemu. Apa benar k

ak tahu diri karena hanya memikirkan Mahika. Jelas-jelas ia sudah tidak

-

h Noli karena menyiapkan sarapan untuknya. Bagi Noli ia menolongnya bukan untuk menjadikannya sebagai pembantu di rumah ini

get kamu b

u periksa," jawa

nimu," ucap Noli

pula kamu harus bekerja keras buat memberi kado unt

engelus perut Mahika sek

i!" teria

yang stadium tiga!" teriak Noli da

Gentala melainkan sedang mengikuti perkembangan idol lain yang sudah ia gemar sejak lama. Seseorang yang selalu membuatnya menjadi sosok yang kuat seperti sekarang

b, sayang sama Bunda, hanya itu yang Bunda inginkan, karena hanya kamu yang Bunda miliki selain Tante Nol

mirip apalagi kalau mewarisi sifatnya. Bunda akan berdoa siang malam su

elihat perkembangan bayinya. Mengenai jenis kelamin, ia sudah mengetahuinya, hanya saja malas

meletakkan gelasnya dan segera mengambil bebera

kun Mahika dengan mengetikkan beberapa kata kunci, tapi yang dia cari tidak

aktif lagi?" tanyanya

a menjawabnya karena telat sedikit saja, kupingnya akan penuh deng

hari ini. Mama tahu jadwal

i kemana-mana karena ia ingin

n menyetujui. Di seberang tel

kaian yang tidak menar

ap-siap d

hatian siapa pun ya, Mama ng

apa pun termasuk

a pakai baju

h sakit gempa karena datang

era

tala otw ke ruma

a tunggu

ah jalan sambil memutar musik yang dulu pernah menjadi lagu favorit dari Mahika. Entah kena

kap seperti kemarin, kamu membuatk

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sorry For Something
Sorry For Something
“Mahika Bayuni Kaniha (26) harus merelakan masa mudanya hancur saat ia dinyatakan hamil tiga bulan. Ia yang pada saat itu akan mengikuti tes di sebuah perusahaan besar sebagai Digital Marketing harus mengubur mimpinya dalam-dalam. Mahika yang tidak ingin dicap sebagai gadis nakal, meminta agar mereka menikah. Namun, sebuah penolakan dari sang kekasih membuat ia sedih. Dari semua hal yang paling menyakitkan adalah saat ia diminta menggugurkan kandungannya karena sang kekasih yang lebih memilih mengejar mimpinya menjadi seorang artis. "Kau tenang saja, aku tidak akan pernah lagi memintamu bertanggung jawab, aku juga tidak akan membeberkannya pada media. Cukup aku saja yang kau hancurkan, aku tidak akan pernah meniru sifatmu, jaga karirmu, aku akan membesarkannya dengan baik sehingga tidak akan ada secuil pun sifatmu akan diwarisi olehnya." Gentala Anggasta Gumilar (33) seorang artis papan atas yang sedang bersinar. Ia banyak memerankan drama bergengsi yang membantu melejitkan namanya. Semua berjalan dengan sangat baik. Hingga sebuah pertemuan tak terduga dengan wanita di masa lalunya membuat Gentala gundah. Senyum terakhir yang begitu terluka saat ia memilih pergi terus terngiang di ingatannya. Belum lagi wajah yang begitu mirip menggandeng tangan gadis yang dulu pernah ia lukai. Hatinya menjadi kosong dan menjadi tidak tenang.”