icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Foto Istriku di Aplikasi Michat

Bab 4 Alat Kontrasepsi

Jumlah Kata:999    |    Dirilis Pada: 04/09/2025

sportku pulang. Telingaku masih terdengar suara Bowo yang sempat memanggilku, tapi aku tak peduli. Saat ini aku har

ng yang indah, tapi hatiku rasanya sedikit gundah dan tak tenang sama sekali. Begitu mema

ngan suara ringan, meskipun seben

kaki yang ringan mendekat. Shira muncul dan membukakan pintu untukku. Mat

ar karena tubuh dan wajahnya tidak terawat. Dia bahkan selalu me

ta

ng ada aku malah tambah stress m

aru pulang?" tanya

las senyumannya dan mengusap rambutnya. Sekilas aku mencium

r sebentar. Aku jadi capek banget sekarang," jawabk

pa banyak bicara, dia l

ilkan kopi dulu, ya. Sekalian aku siap

kasih, Sayang."

nyap dari pandanganku. Ia memang selalu tahu apa yang aku butuhkan. Aku men

Dia terlalu baik untukku," gumamku ya

ulang kerja padahal sebenarnya aku sudah di-PHK. Bahkan yang lebih parahnya, karena aku baru saja ber

kirkan semua yang terjadi. Aku meraih pon

an malah meminta Ani untuk menemui ku. Ini nggak bisa dibiarkan," ger

Pan

-cepat mengurungkan niat. Kumasukkan kembali ponsel ke dalam saku celanaku. Aku

elepas lelah," ujarnya sambil meletakkan ko

in aku merasa lebih baik," jawabku, mencoba untuk tersenyum

ah itu, kamu mandi ya. Aku sudah siapkan air h

e

ng begitu tulus, dan dia yang sangat sempurna sebagai seorang istri. Bagaimana mungkin aku

opinya, setelah itu kita makan malam bersama.

.. Iya,

lkan kecurigaan. Aku segera menyesap kopi panasku, lalu mulai pergi ke kamar

an tentang kegiatan seharian, dan menonton televisi. Aku meletakkan kepa

aku. Hatiku rasanya gelisah karena ingin menghubungi Dira dan menuntut penjelas

ta Shira setelah beberapa

pinya. "Tidur yang nyenyak, ya,

nyusul ya. Kamu juga h

i, Sa

dengan perasaan gelisah. Begitu Shira pergi, cepat-cepat aku

apa aku selalu saja ke

embayangkan wajah cantik wanita itu, selalu saja bisa membuat jantungku berdebar. Baru saja aku berpi

k aku mau ketemu

karena mendapat pesan itu. Deng

u di hotel B. Aku juga ingi

ku sepertinya sedikit terobati dengan pesan itu. Dan besok, kami akan bertem

a teriakan Shira tiba-tiba terdengar memecah kesunyian rumah.

" teriaknya

kenapa sih?"

i di samping tempat tidur, tepat di dekat meja tempat tasku berada. Wajahnya tampak merah padam

!" Suarany

an dari dalamnya ada sebuah benda yang

u kan alat

tahu harus berkata apa. Entah sejak

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Foto Istriku di Aplikasi Michat
Foto Istriku di Aplikasi Michat
“"Panji, daripada lo stress mikir nasib setelah di PHK, mendingan kita main aplikasi michat saja," usul Bowo, salah satu rekan kerjaku. Kami sama-sama tertekan karena baru saja di PHK, akibat perusahaan mengalami gulung tikar. Awalnya aku tak tertarik dengan ajakan Bowo. Tapi setelah dia menunjukkan foto-foto wanita cantik dan seksi di aplikasi booking online itu, hatiku pun tergiur untuk ikut dengannya. Ah, mau coba sebentar juga tak apa-apa. Lagipula istriku Shira juga tak bisa memuaskan aku. Dia sangat kusam, kucel, dan berantakan. Setiap aku pulang kerja, aku selalu disambut dengan penampilannya yang berdaster kumal, rambut diikat sembarangan, dan wajah yang berminyak ditumbuhi jerawat. Penampilannya itu membuat aku sama sekali tak tertarik padanya lagi. Aku pun tertarik untuk membooking satu wanita. Lumayan untuk menemani aku tidur, karena aku juga butuh service yang memuaskan. Dan aku rasa ini cara yang cocok. Toh aku hanya tinggal membayar dan pergi, tanpa menyisakan apapun pada wanita yang menjajakan diri di aplikasi michat itu. Kumulai dengan menscroll aplikasi hijau itu di layar ponselku. Hingga akhirnya aku tertarik pada seorang wanita yang sangat cantik dan seksi bernama Dira. Aku memutuskan untuk membooking nya. Namun, mataku menyipit saat kutatap foto itu dengan seksama. Ada rasa aneh yang merayap dalam hatiku ketika melihat foto wanita bernama Dira itu. "Kenapa foto ini sangat mirip dengan Shira?"”