icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bukan yang Pertama

Bab 3 Pahlawankah

Jumlah Kata:1201    |    Dirilis Pada: 24/11/2021

melihat kejadian itu. Antara ingin tertawa dan ngeri melihat bagaimana

s bereaksi seper

a pria gagah itu, sih. Soalnya, kedatanganny

an karena kehadirannya yang tepat d

i keaj

ng ini

niatkan dalam hati. Setelah ini Ina

seraya menahan pria gagah yang sepe

naman

ul Mama," sahut pria itu, ma

ng

ggil wanita

pa mungki

gi. Mama gak mau masalah ini sampai berbuntut panjang," s

sal. Seraya menurunkan kepalan t

aporkan kali

Joko masih ingin memancing ker

p menghajar Pak Joko lagi. "Biar Mama aja," bujukny

isa balik melaporkan anda, atas apa yang anda lakukan pad

apa yang saya lakukan pada Ina. Itu memang su

e

p

wanita itu dan

kan racunnya, Ina pun dengan segera

mu punya hutang banyak sama saya?" Delik

tuk perjanjian yang mengatakan bahwa saya harus rela jadi istri muda Pak Joko demi tebusan. Itu bohong! Bapak saya

u kamu sedang terbaring hampir mati. Perjanji

a! Ina yakin ayahnya tidak

, Bapak saya tidak seperti yang anda tuduhkan. Kalau pun memang ada perjanjian

gai penuh kemenangan, seraya melipat

a orang terdesak itu bisa

al itu!" Ina tetap bersikukuh. Menolak per

dak mu

dak mu

setelah punya hutang, Bapak terus banting t

itu tidak

karena kesal luar biasa pada ucapan Pa

elakukan apapun saa

enarkah

menolak juga. Perjanji

kan pada kami," sela pria gagah itu tiba-tib

sannya sama kamu!" ban

ng Ina itu calon menantu saya. Nah, ini

alau pria itu adalah pr

tri muda saya. Karena dia harus bertanggung jawab mel

ta di bayar mata, nyawa di bayar nyawa. Nah, karena orang tua Ina hutangnya uang, ya berarti

anya sudah men

" Kali ini Ina ikut bersuara. Dia in

g aja, gak cukup buat makan kamu. Bagaimana kamu akan membaya

pekerjaan lain sela

Jadi, daripada kamu buang-buang waktu. Sia-siain masa muda dan kecantikan kamu. Mending kamu

a ga

itu tiba-tiba menyela ibunya. Sam

any

s itu," ulang pria

a-tanya," geram Pa

di bayar atau tidak hutangnya?" desis Sea

Kamu mau

garang. Membuat Pak joko langsung

Joko pun menjaw

pat

dari

eri tekanan pada nada pada setiap penggalan kata-katanya. Juga s

ngan bunga

a

... setahu Ina dulu ayahnya cuma pinjam tujuh juta saja untuk operasi us

l beberapa kali. Kenapa bukannya

Tapi berikan surat itu pada saya," bal

tanya Pak Jok

ang hitam di atas putih. Anda pu

Pak Joko malah ge

ean seperti sudah tahu apa yang sedang terjadi seb

n hutang. Karena anak buah saya adalah saksi h

menanggapinya dengan serin

ksaan, dan pelecehan. Kita lihat berapa lama anda akan mendekam di penjara

mengancam saya, ya? Kamu tida

a dengan santai kehadapan Pak Joko. "Silahkan lawan

an itu malah terlihat keren sekali. Karena Ina su

pupus seketika. Saat akhirnya Sean m

epot

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan yang Pertama
Bukan yang Pertama
“*Sequel Istri Nomor Dua* Zaina Rahayu terpaksa menjadi yatim piatu karena kesalahan seorang Nyonya sosialita dari kota. Beruntung wanita kota itu mau bertanggung jawab, dan menawarkan sebuah janji manis sebagai menantu di rumahnya, setelah orang tuanya tiada. Sayangnya, masa lalu sang calon suami membuat Ina hilang respect, dan memutuskan perjodohan itu dengan sepihak. Apalagi dengan sikap dingin dan galaknya sang calon suami. Ina yakin tak akan bisa bertahan hidup dengan pria itu. Lalu, bagaimana saat ternyata takdir tetap mengarahkannya pada pria galak itu? Bisakah Ina bertahan dan membuat sang pria mencintainya? Atau malah kalah dan menyerah dengan cinta yang terlanjur tumbuh tanpa ia sadari. Inilah kisah Zaina Rahayu, gadis lugu yang terjebak dengan pria galak, yang gagal move on dari masa lalunya.”
1 Bab 1 Zaina Rahayu2 Bab 2 Miris3 Bab 3 Pahlawankah 4 Bab 4 Yang Sebenarnya Terjadi5 Bab 5 Bujukan6 Bab 6 Kediaman Abdilla7 Bab 7 Kejutan Lagi8 Bab 8 Menghindar 9 Bab 9 Yang Kesekian10 Bab 10 Ajakan11 Bab 11 Semakin Ragu12 Bab 12 Dibawa Ke Hotel13 Bab 13 Mall14 Bab 14 Baper15 Bab 15 Pengakuan16 Bab 16 Keputusan Ina17 Bab 17 Denial 18 Bab 18 Tawaran Sean19 Bab 19 Teguran Rara20 Bab 20 Permintaan21 Bab 21 Duka Di Hari Bahagia22 Bab 22 Patah Hati23 Bab 23 Tamparan24 Bab 24 Pemakaman25 Bab 25 Kembali Berharap26 Bab 26 Sakit27 Bab 27 Sakit (2)28 Bab 28 Perubahan Sikap29 Bab 29 Harapan yang Hilang30 Bab 30 Drama Pagi31 Bab 31 Salah Paham32 Bab 32 Bertemu Keandra33 Bab 33 Teguran Berharga34 Bab 34 Ken Mulai Ikut Andil35 Bab 35 Pergi36 Bab 36 Kamu Di Mana Ina37 Bab 37 Cubitan Kairo38 Bab 38 Bertubi-tubi39 Bab 39 Serangan Terakhir40 Bab 40 Puzzle41 Bab 41 Dugaan42 Bab 42 Belum Berakhir43 Bab 43 Sean vs Ken44 Bab 44 Bayi Besar45 Bab 45 After 46 Bab 46 Mulai Membaik47 Bab 47 Lamarankah 48 Bab 48 Tidak Sesuai Harapan49 Bab 49 Kejujuran Sean50 Bab 50 Last Part51 Bab 51 Extra part 152 Bab 52 Extra part 253 Bab 53 Extra part 3