icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kau Sakiti Orang Yang Salah

Bab 4 Beberapa minggu yang terasa

Jumlah Kata:1458    |    Dirilis Pada: 17/07/2025

ng harinya diisi dengan kehampaan dan kebingungan. Ia terus mencoba menghubungi Reza, mengirimkan pesan yang tak terhitung jumlahnya, namun semua u

dan kesedihan yang ia alami. Ia sering merasa mual di pagi hari, terkadang hingga muntah. Tubuhnya terasa cepat lelah, bahkan hanya sete

asa sedikit buncit, dan ia merasa ada sesuatu yang aneh sedang terjadi di dalam dirinya. Ketakutan perlah

encari tahu. Dengan hati berdebar dan tangan berkeringat dingin, Luna pergi ke apotek terdekat dan m

lalu, perlahan, garis kedua muncul, samar namun jelas. Seketika, dunia seolah runtuh.

Bukan hanya karena ia hamil, tetapi karena Reza-pria yang telah melakukan ini padanya-telah menghilang. Ia merasakan dirinya diper

wanita yang anggun dan tradisional, yang selalu menjaga citra keluarga Daniela. Hamil di luar nikah? Ini adalah skandal yang tak termaafkan bagi mereka. Ia tahu tidak akan ada yang percay

menggelengkan kepala kuat-kuat. Bagaimanapun juga, bayi ini adalah darah dagingnya. Benih

mencari alasan untuk menolak makan di meja makan bersama keluarga, agar tidak terlihat mual atau muntah. Setiap kali ibunya bertanya mengapa ia terlihat pucat atau les

yang terjadi. Kamu tidak akan pernah sendirian." Ia mungkin telah dihancurkan oleh Reza, namun ia tidak akan membiarkan ba

t baginya untuk menyembunyikan kondisinya. Ketakutan itu terus mengh

sambil mengusap perutnya yang mulai terlihat jelas. Tanpa ia sadari, ibunya, Nyonya Da

iela bergetar, raut wajahnya beruba

gin menyangkal, tapi tidak ada lagi yang bis

a-apaan ini, Luna?! Kamu hamil?! Siap

, yang segera datang menghampiri. Ketika ia melihat Luna dengan perut

ajahnya merah padam, urat-urat di lehernya menegang. Ia merasa nama baik keluarga tercoreng habi

coba menjelaskan, "Ayah... Ibu.

ekarang kau hamil anaknya?! Demi Tuhan, Luna! Kau sudah menghancurkan nama

ia berjanji akan menikahiku.

ak Daniel berteriak. Ia tak peduli dengan penjelasan Luna, yang ia lihat hanyalah kehancuran reputas

ap menatap ayahnya dengan tak percaya. "Tidak! Ayah tidak

alnya! Lebih baik dia tidak pernah ada!" bentak Pak Daniel, kemarahannya tak terkend

k akan membunuhnya! Aku tidak akan pernah membunuh an

. Luna dikurung di rumah, dilarang keluar sama sekali. Ponselnya disita, akses internetnya diputus. Ia tidak diizinkan bertemu

a bahkan mengancam akan mengirimnya ke luar negeri, ke sebuah tempat terpencil di mana ia tidak akan pernah bisa kembali dan

n hancurkan hidupmu hanya karena satu kesalahan ini

!" Luna membela diri, air mata teru

bisa bernapas. Setiap hari adalah penyiksaan. Ia tahu ia tidak akan bisa bertahan di lingkunga

penghuni rumah sudah terlelap, Luna membuat keputusan besar. Ia tidak

an sisa uang tunai yang ia sembunyikan. Ia bergerak pelan, menuruni tangga belakang rumah, m

turun rintik-rintik, membasahi wajahnya. Luna tidak peduli. Ia berlari sekuat tenaga, menjauh

na terus berlari hingga napasnya terengah-engah dan kakinya terasa lelah. Ia tidak tahu ke mana ia akan pergi, bagaimana ia akan bertahan hid

nyawa tak berdosa di dalam rahimnya, sebuah nyawa yang ia janjikan untuk lindungi dengan seluruh kekuatannya. Ia tidak tahu apa yang menantinya di masa depan, namun ia tahu bah

ulai menusuk tulang. Namun, ketika ia mengusap perutnya, ia merasakan tendangan kecil. Tendangan pertama. Sebuah senyum

enghadapi dunia yang kejam tanpa dukungan siapa pun. Namun, demi malaikat kecil yang kini tumbuh di dalam dirinya, ia akan melakukan apa saj

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kau Sakiti Orang Yang Salah
Kau Sakiti Orang Yang Salah
“Karena dendam masa lalu yang telah merenggut nyawa kakek dan neneknya, orang-orang yang paling disayanginya, seorang Reza Adyatama tega membalaskan dendamnya kepada seorang gadis bernama Luna Daniel, putri dari seseorang yang telah menghilangkan nyawa kakek dan neneknya dalam kecelakaan mobil. Luna, yang tidak tahu apa-apa, harus menjadi sarana balas dendam Reza. Hingga suatu ketika, setelah empat tahun berlalu, Reza tidak sengaja menjumpai seorang anak kecil berusia tiga tahun yang begitu mirip dengannya. Reza semakin syok ketika mengetahui jika anak kecil itu adalah anak kandungnya. Penyesalan mulai menggerogoti relung hatinya. Reza bertekad untuk mengejar dan meluluhkan hati Luna kembali. Apakah pria yang akrab disapa Re itu akan mudah meluluhkan hati wanita yang pernah disakitinya beberapa tahun silam? Dan apakah Luna masih mau memaafkan dan menerima Re kembali demi masa depan anaknya?”
1 Bab 1 menghantuinya2 Bab 2 dalang di baliknya3 Bab 3 Ini yang pantas mereka dapatkan4 Bab 4 Beberapa minggu yang terasa5 Bab 5 melelahkan6 Bab 6 menenggelamkan dirinya7 Bab 7 mengamati Luna dan Rayyan8 Bab 8 tubuh mungil itu tak berdaya9 Bab 9 bermain di ruang khusus anak-anak10 Bab 10 menghancurkan Luna11 Bab 11 rencananya12 Bab 12 kemewahan dan kebahagiaan13 Bab 13 menanyakan Mama Luna14 Bab 14 Tubuhnya semakin kurus,15 Bab 15 amarah16 Bab 16 kepolosannya17 Bab 17 Ancaman18 Bab 18 mengorbankan sebagian dari dirinya19 Bab 19 Elena dan calon anaknya20 Bab 20 Otaknya berputar cepat21 Bab 21 Sejak tiba di pulau22 Bab 22 Perahu kecil23 Bab 23 Kembali ke mansion24 Bab 24 Raungan kesakitan25 Bab 25 kembali ke kamar26 Bab 26 dua wanita yang seharusnya saling membenci