icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terpaksa Jadi Playboy

Bab 6 Visi Papi

Jumlah Kata:1020    |    Dirilis Pada: 21/05/2025

E

renang bolak-balik di kolam renang standar Olim

yakni sama dengan menempuh jarak sepanjang satu kilometer. Namun kini, bisa berenang bolak-balik

olam renang. Beliau tidak mengenakan pakaian renang, pertanda hanya ingin menemuik

ngikatkan talinya, Papi sudah mengatakan sesuatu

u langsung menikah, ya. Dengan Husna.

u tidak bermasalah. Jadi, aku tidak

tri?" sentak

idaman yang bisa mendampingimu. Dia pasti bisa ikut membantumu saat Papi dan Mami menyerahkan kendali usaha kel

Tapi lagi-lagi, Papi tidak

dia sudah memahami bisnis. Anaknya juga baik, ikhlas menolong orang lain yang membutuhkan bantuan. Saa

sep di mana perusahaan bertanggung jawab atas dampak sosial dan lingkungan yang dihasi

lan mengenal Husna, Papi kelihatannya yakin sekali bahwa Husna bisa menangani program CSR kami seperti yang Mami lakukan selama i

ami hingga tak segan membahas soal pernikahan seperti ini. Yang jelas, di mata Papi, Husna tak hanya mem

, tapi Papi sudah mau menjodohkan kami. Ken belum kepikir

Aku sendiri juga belum ingin terikat. Lagipula, apa gadis sede

h pribadi yang ramah. Raut wajahnya tidak berubah mendengar peno

an apa yang beliau inginkan. Papi pasti sudah memperhitungkan, senjata

dan Mami kasih waktu dua tahun untuk kalian agar saling mengenal. Is

endiri tentang cewek yang ingin Ken jadikan istri. Dan

dari Husna? Dia terlihat sem

pasti tidak akan bisa beradaptasi

club sampai pagi? Mabuk tapi nekad menyetir sampai ny

ak. Kehabis

ositif, lebih baik. Papi dan Mami tidak bisa memercayaimu untuk mengambil alih kenda

Papi akan menekan aku, aku tidak menyangka ba

menunjuk salah seorang anak didik Papi untuk mengendalikan perusahaan-perusahaan kita. Tapi, lebih dari itu, Papi ingin agar kamu yang

tapku. Aku juga membisu. Menu

an rumah tangga mau pun pekerjaan. Percayalah, Papi dan Mami tidak mengambil keputusan dengan

endekati kolam renang. Di sebelahnya, Husna mengik

a, Ken. Makan malam sudah h

lesai, kok. Nggak perl

usna dan adiknya, jang

epala saat mendeng

saya be

engarah padaku. Ia tampak terkejut, lalu be

mar dulu," pam

tingkah gadis berjilbab itu. Tapi, Mami rupanya

n di dekatmu," kata Mami sambil menunjuk

adari bahwa aku masih mengenakan celana renang pendek yang memperlihatkan pangkal pahaku dan

dilihat Husna," selor

ng terlambat. Tega orang tuaku ini. Menertawa

telah apa yang pernah aku lakukan dengan gadis-gadis s

kuat-kuat. Mengapa aku

ari https://

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terpaksa Jadi Playboy
Terpaksa Jadi Playboy
“Semakin aku menjauh, dia malah semakin mendekat. Padahal aku sudah menolaknya mentah-mentah, tapi berbagai peristiwa justru membuat aku semakin sering bertemu dengannya. Kenzo yang bergaya hidup bebas, tidak sudi dijodohkan dengan Husna, gadis berhijab yang ia ragukan kemampuannya dalam menjadi pendamping hidupnya. Sebab, perbedaan di antara mereka berdua, sangat jauh. Husna yang berasal dari keluarga sederhana dan yatim piatu, tampaknya tidak akan bisa mengimbangi Kenzo yang merupakan anak tunggal pasutri pengendali kerajaan bisnis dan juga adalah seorang pengusaha muda. Kenzo dan orang tuanya lalu membuat kesepakatan. Jika dalam sebulan Kenzo tidak mendapatkan wanita lain sebagai calon istrinya, maka dia harus menikahi Husna. Jika setelah kegagalan itu, dia masih menolak Husna, maka Kenzo akan kehilangan haknya untuk mewarisi kekayaan orang tuanya yang bernilai trilyunan. Maka, Kenzo memutuskan untuk 'menebar jala' demi mencari gadis pilihannya sendiri. Ia menyasar Vita, Hima dan Putri demi mendapatkan cinta salah seorang dari mereka. Anehnya, semakin ia mengejar cinta tiga orang gadis tersebut, Kenzo justru semakin sering berinteraksi dengan Husna dan menjadi semakin dekat dengannya. Jadi, apakah Kenzo harus menerima Husna? Atau, justru Husna yang menolak Kenzo karena bisa jadi membawa pengaruh buruk bagi hidupnya?”
1 Bab 1 Insiden Pagi Buta2 Bab 2 Si Pembuat Celaka3 Bab 3 Penjual Kue4 Bab 4 Supir Keren5 Bab 5 Permintaan Bu Krisye6 Bab 6 Visi Papi7 Bab 7 Si Gaun Biru8 Bab 8 Duit9 Bab 9 Brownies10 Bab 10 Bang Ojol11 Bab 11 Drama dan Kejutan12 Bab 12 Mimpi13 Bab 13 Panik14 Bab 14 Jejaring15 Bab 15 Pulang Bersama16 Bab 16 Perhitungan17 Bab 17 Kebetulan18 Bab 18 Sepupu19 Bab 19 Matahari20 Bab 20 Terhubung21 Bab 21 Berdamai22 Bab 22 Terpaksa Jadi Playboy23 Bab 23 Tak Terduga24 Bab 24 Perkara Saling Sayang25 Bab 25 Asumsi26 Bab 26 Mati Kutu27 Bab 27 Rumit28 Bab 28 Barang29 Bab 29 Tidak Minta Digendong30 Bab 30 Satu-Satunya