icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terpaksa Jadi Playboy

Bab 7 Si Gaun Biru

Jumlah Kata:764    |    Dirilis Pada: 21/05/2025

E

istri yang Ken mau. Ken bukannya tidak suka dengan pilihan Mami d

gan baik. Tahu dari mana, dia ti

, Nak? Kamu mencari gadis yang bisa diajak bersena

mbuat Papi dan Mami menatapku dengan

ntas membuatku tertarik untuk melantai. Aku masih memikirkan cara, bagaimana menemukan wanita yang tepat untu

tanku saat masih menjadi pengusaha, aku tidak dapat menyewa kamar VIP. Di sini, mana ada gadis yang tertarik pada orang yang hanya mampu membayar bir pal

kupilih lalu kuperkenalkan pada orang tuaku. Tapi, baru saja hendak melangkah, aku su

n musik yang diramu oleh DJ, ada pula yang bergerak liar. Aku curiga, yang bergerak mirip cac

itu. Aku menimbang-nimbang, haruskah turun melantai dan mendekati

ketat dan mini, yang memperlihatkan lekuk tubuh dan belahan dadanya. Aku terkesima me

ringat pada sosok gadis lain yang aku kenal. Sayang, aku lupa, si

semangat, aku bergabung dengan kumpulan orang-orang yang tengah berdansa. Merayap mendekati gadis yang

kini menjadi w

*

U

Kenta dua hari yang lalu, aku lebih banyak diam. Sampai

i rumah sebesar istana itu, maka dia akan kehilangan k

g permintaan Bu Krisye dan Pak Kenta. Tentang men

k-anak, Asma juga mungkin berpandangan bahwa aku harus menerima permintaan itu. Tentu saja,

pada Bu Krisye. Sebab, rasanya sungkan jika harus menolak mentah-mentah. Dengan sedikit b

ku menjadi calon istri anaknya, aku tidak ingin mengambil kesempatan.

-orang hanya akan bergaul dengan sesamanya. Orang kaya seperti Kenzo

u Krisye. Lagipula, aku juga tidak mengenal Kenzo. Dia pun tidak tahu apa-apa t

toko kue kecilku, aku kembali ke dalam dan duduk di balik meja ka

ta memasuki toko sambil mengucapkan sala

lihatnya, kini wanita itu tiba-tiba muncul lagi di depan mataku. Apa yang dia inginkan, sete

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terpaksa Jadi Playboy
Terpaksa Jadi Playboy
“Semakin aku menjauh, dia malah semakin mendekat. Padahal aku sudah menolaknya mentah-mentah, tapi berbagai peristiwa justru membuat aku semakin sering bertemu dengannya. Kenzo yang bergaya hidup bebas, tidak sudi dijodohkan dengan Husna, gadis berhijab yang ia ragukan kemampuannya dalam menjadi pendamping hidupnya. Sebab, perbedaan di antara mereka berdua, sangat jauh. Husna yang berasal dari keluarga sederhana dan yatim piatu, tampaknya tidak akan bisa mengimbangi Kenzo yang merupakan anak tunggal pasutri pengendali kerajaan bisnis dan juga adalah seorang pengusaha muda. Kenzo dan orang tuanya lalu membuat kesepakatan. Jika dalam sebulan Kenzo tidak mendapatkan wanita lain sebagai calon istrinya, maka dia harus menikahi Husna. Jika setelah kegagalan itu, dia masih menolak Husna, maka Kenzo akan kehilangan haknya untuk mewarisi kekayaan orang tuanya yang bernilai trilyunan. Maka, Kenzo memutuskan untuk 'menebar jala' demi mencari gadis pilihannya sendiri. Ia menyasar Vita, Hima dan Putri demi mendapatkan cinta salah seorang dari mereka. Anehnya, semakin ia mengejar cinta tiga orang gadis tersebut, Kenzo justru semakin sering berinteraksi dengan Husna dan menjadi semakin dekat dengannya. Jadi, apakah Kenzo harus menerima Husna? Atau, justru Husna yang menolak Kenzo karena bisa jadi membawa pengaruh buruk bagi hidupnya?”