icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terpaksa Jadi Playboy

Bab 5 Permintaan Bu Krisye

Jumlah Kata:1040    |    Dirilis Pada: 21/05/2025

E

rpaut setahun denganku. Dia dan adiknya adalah gadis-gadis

atu. Setahun sebelumnya, keduanya kehilangan ora

ong mereka. Bagaimana pun, aku nyaris mengalami hal yang sama dengan mereka. Bedanya, Papi selamat dalam

ini dia duduk di sebelahku, gadis itu membisu dengan kepala agak menunduk. Mungki

ngagumi interior mobil yang aku kendarai. Ia sesekali ber

Asma. Bagaimana mau menjawab, kakaknya saja tidak mengizinkan adikny

uta itu. Gadis pahlawan yang sudah menyelamatkan nyawa Papi. Aku mulai menyesal karen

snya? Aku tidak tahu. Apakah selamanya kami sekelua

ia adalah orang pertama yang tiba di lokasi. Papi yang terlempar ke samping m

pa daya, bagaimana orang asing menyelamatkan keluargaku. Mal

p, kami-terutama aku, tidak aka

nya bisa dibuka oleh orang-orang yang tinggal dan bekerja di kediaman kami. Setelah itu, mo

ami. Kulihat pula Husna melirik ke tempat yang sama. Barangkali mulai menduga-duga, sehebat apa kediam

u ingin sekali berkata, tunggu sampai kalian m

a tiba di kediaman keluargaku yang berdiri di atas

stana dan memiliki empat lantai. Ia membelalak, lalu kegirangan

esiap. Meski lebih tenang daripada adiknya, aku tahu,

nzo?!" pekik Asma. Dia benar

berdua sudah disiap

ekali. Tapi, kali ini, kaka

*

U

Adikku itu sangat bersuka cita karena bisa menginap di

terasa menenggelamkan, memandang adikku yang m

r mandi. Aku bisa mendengar pekikannya. Tak lama kemudia

besaaar! Lebih luas dari

dan Pak Kenta akan pulang tak lama lagi. Jadi, kupik

ruh mandi, kini tanpa perlu disuruh du

itan menggunakan kamar mandi yang pasti mewah da

hatannya dia sudah mempelajari cara menggunakan kamar mandi yang isinya lebih dari

i kamar mandi itu, aku membongkar isi tasku untuk mengeluarkan pakaian ganti

ye. Beliau sudah

engisyaratkan agar aku menyilakan beliau masuk. Aku terkesiap. Merasa malu dan telah l

sambil duduk di sebuah kursi meja tul

sangat senang dengan un

enginap saja di

kue yang harus dibuka sebagai mata pencaharian. Menutupnya lebi

k dengan jawabanku. Tanpa menunggu tangga

kan? Menurut kamu, Kenzo i

e

pertama kali saling berbincang. 'Pertemuan' pertama malah terj

jujurnya, aku tidak tahu harus mengatakan apa-apa selain mengatakan hal yang jamak di

inya dia bisa jadi calon suami ya

calon suami? Memangnya Kenzo akan me

nzo. Kami pikir, Husna adalah gadis yang cocok untuk menjadi calon istri K

i sedang ternganga di hadapan wanita pa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terpaksa Jadi Playboy
Terpaksa Jadi Playboy
“Semakin aku menjauh, dia malah semakin mendekat. Padahal aku sudah menolaknya mentah-mentah, tapi berbagai peristiwa justru membuat aku semakin sering bertemu dengannya. Kenzo yang bergaya hidup bebas, tidak sudi dijodohkan dengan Husna, gadis berhijab yang ia ragukan kemampuannya dalam menjadi pendamping hidupnya. Sebab, perbedaan di antara mereka berdua, sangat jauh. Husna yang berasal dari keluarga sederhana dan yatim piatu, tampaknya tidak akan bisa mengimbangi Kenzo yang merupakan anak tunggal pasutri pengendali kerajaan bisnis dan juga adalah seorang pengusaha muda. Kenzo dan orang tuanya lalu membuat kesepakatan. Jika dalam sebulan Kenzo tidak mendapatkan wanita lain sebagai calon istrinya, maka dia harus menikahi Husna. Jika setelah kegagalan itu, dia masih menolak Husna, maka Kenzo akan kehilangan haknya untuk mewarisi kekayaan orang tuanya yang bernilai trilyunan. Maka, Kenzo memutuskan untuk 'menebar jala' demi mencari gadis pilihannya sendiri. Ia menyasar Vita, Hima dan Putri demi mendapatkan cinta salah seorang dari mereka. Anehnya, semakin ia mengejar cinta tiga orang gadis tersebut, Kenzo justru semakin sering berinteraksi dengan Husna dan menjadi semakin dekat dengannya. Jadi, apakah Kenzo harus menerima Husna? Atau, justru Husna yang menolak Kenzo karena bisa jadi membawa pengaruh buruk bagi hidupnya?”
1 Bab 1 Insiden Pagi Buta2 Bab 2 Si Pembuat Celaka3 Bab 3 Penjual Kue4 Bab 4 Supir Keren5 Bab 5 Permintaan Bu Krisye6 Bab 6 Visi Papi7 Bab 7 Si Gaun Biru8 Bab 8 Duit9 Bab 9 Brownies10 Bab 10 Bang Ojol11 Bab 11 Drama dan Kejutan12 Bab 12 Mimpi13 Bab 13 Panik14 Bab 14 Jejaring15 Bab 15 Pulang Bersama16 Bab 16 Perhitungan17 Bab 17 Kebetulan18 Bab 18 Sepupu19 Bab 19 Matahari20 Bab 20 Terhubung21 Bab 21 Berdamai22 Bab 22 Terpaksa Jadi Playboy23 Bab 23 Tak Terduga24 Bab 24 Perkara Saling Sayang25 Bab 25 Asumsi26 Bab 26 Mati Kutu27 Bab 27 Rumit28 Bab 28 Barang29 Bab 29 Tidak Minta Digendong30 Bab 30 Satu-Satunya