icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati

Bab 3 Bara dalam Dendam

Jumlah Kata:636    |    Dirilis Pada: 28/03/2025

mbelai kulitnya, tetapi tidak cukup untuk meredakan bara yang berkobar dalam dadanya. Pengkhianatan ini bukan sekadar

, dia selalu percaya bahwa bintang adalah saksi atas segala ketidakadil

n membiarkan m

r lebih dalam. Jika mereka menganggapnya sebagai rintangan yang bisa disingkirkan

erbalik dan mendapati Arvid berdiri di sana, masih mengenakan j

katanya dengan nada lebih

ekarang kau ingin bicara?" Matanya berkilat dalam cahaya bulan.

. "Ini tidak seperti

oh, Arvid," suara Liora tajam. "Aku tidak buta,

ingannya adalah jawaban yan

mendengar dari mulutmu sendiri. Apa aku hanya pion dalam permainan

tidak pernah menginginkan pernikahan ini. T

ikan hantaman ke

ang tidak mencintaimu?" Liora mendekat, suaranya berbisik tajam di

ya kesempatan. Dia berbalik dan berjalan pergi. Malam ini bukanlah

dalah

buat mereka menyesali semua yan

, di kediaman k

a dingin, penuh perhitungan. Sementara itu, Eveline duduk di samping ibunya, wa

ri Arvid?" suara ibunya, Cather

dari pria yang mencintai orang

ya tajam. "Kau bukan siapa-siapa unt

aku hanya alat keluarga ini, ya? Aku sudah tahu, tapi mend

angan Arvid sebelum kecelakaan itu. Kau harusnya tahu posisi

iam tanpa mengucapkan sepatah kata pun. "Dan

Liora... aku tidak pernah ing

"Hanya tidak bisa menolak? Hanya tidak bisa menahan di

veline

tidak akan berakhir hanya karena emosimu yang

mereka semua,

nang tapi mematikan. "Aku tidak

kau lakukan? Meninggalkan segalanya? Kau pikir

kehilangan segalanya, tapi setidak

makan, meninggalkan keluargan

meremehkannya

ukkan pada mereka siapa s

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati
Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati
“Bagai badai yang mengguncang dunia, saat Liora mengetahui bahwa adiknya, Eveline, dan tunangannya, Arvid, ternyata saling mencintai. Selama ini, Liora selalu dipandang sebagai pengacau, sementara Eveline dianggap sebagai putri kesayangan keluarga. Liora, yang telah lama terkurung dalam aturan ketat keluarganya, melihat pernikahannya dengan Arvid sebagai jalan untuk membebaskan diri dari belenggu tersebut, sekaligus cara untuk membalaskan dendam kepada keluarga yang selalu menekannya. Namun, kenyataan yang harus dihadapinya jauh lebih pahit dari yang dibayangkan. Arvid, meski menjadi suaminya, tak pernah menganggapnya sebagai istri yang pantas dihargai. Pernikahan ini bukan hanya menjadi penjara emosional bagi Liora, tetapi juga menjadi jalan yang semakin membawanya ke dalam labirin kebingungannya. Liora terjebak dalam perasaan cinta yang tak terbalas, di tengah pengkhianatan yang menggerogoti hatinya. Sementara itu, Eveline, adiknya yang cantik dan lembut, menjadi lebih dekat dengan Arvid, seolah tak ada rasa bersalah yang menghantui mereka. Mampukah Liora keluar dari bayang-bayang masa lalu dan menemukan jalan untuk membalas dendam, atau akankah dia terjebak dalam penderitaan yang lebih dalam?”