icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati

Bab 4 dihancurkan berkali-kali

Jumlah Kata:614    |    Dirilis Pada: 28/03/2025

dirinya, hatinya seperti dihancurkan berkali-kali. Udara pagi yang sejuk tidak c

mereka mungkin berpikir bahwa tanpa mereka, dia tidak akan bertahan. Tapi Lior

mana dia h

a Voltaire, terikat pada peran yang mereka paksa untuk dia jalani. Jika dia

tegak daripada tetap di tempat yang memperlakuk

kekacauan, suara mesin mobil yang be

a. Kaca jendelanya perlahan turun, memperlihatkan sosok pria yang sa

art A

ditebak. Dingin, tapi juga penuh ketertarikan

katanya

imbang apakah bijaksana untuk menerima tawaran ini.

gerikan, seseorang yang bisa menghancurkan si

hirnya bertanya, mata

seolah menikmati melihatnya dalam dilema. "Aku

eku. Jadi dia su

guping?"

kkan kehangatan sedikit pun. "Anggap saja aku punya c

erada di tangannya. "Kalau kau datang unt

menatapnya lurus, sorot matanya lebih dalam dari yang

a tajam. "Dan a

ngisyaratkan agar dia masuk. "Ke

m mobil

ursi penumpang, pikir

i," katanya akhirnya, memecah

mberimu tawaran ini karena kebaikan h

asan it

iknya sekilas sebelum mengarahkan pandangan

idak menunjukkan ekspresin

njadi duri dalam bisnisku. Jika aku bisa menghancurkann

di kau ingin menggunakan aku

nhart dengan nada ringan, se

u mengira aku cukup bodo

ngira kau cukup pintar untu

ang bisa dipercaya, dia tahu itu. Tapi dia juga ta

eputasi yang terlalu kuat, dan Eveline... di

curkan mereka, dia butuh

ak ada yang lebih kua

anya tenang namun penuh tekad.

a, matanya berkilat pua

ni bukanlah sekada

anya ke dalam permainan y

dia tidak akan m

menjadi p

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati
Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati
“Bagai badai yang mengguncang dunia, saat Liora mengetahui bahwa adiknya, Eveline, dan tunangannya, Arvid, ternyata saling mencintai. Selama ini, Liora selalu dipandang sebagai pengacau, sementara Eveline dianggap sebagai putri kesayangan keluarga. Liora, yang telah lama terkurung dalam aturan ketat keluarganya, melihat pernikahannya dengan Arvid sebagai jalan untuk membebaskan diri dari belenggu tersebut, sekaligus cara untuk membalaskan dendam kepada keluarga yang selalu menekannya. Namun, kenyataan yang harus dihadapinya jauh lebih pahit dari yang dibayangkan. Arvid, meski menjadi suaminya, tak pernah menganggapnya sebagai istri yang pantas dihargai. Pernikahan ini bukan hanya menjadi penjara emosional bagi Liora, tetapi juga menjadi jalan yang semakin membawanya ke dalam labirin kebingungannya. Liora terjebak dalam perasaan cinta yang tak terbalas, di tengah pengkhianatan yang menggerogoti hatinya. Sementara itu, Eveline, adiknya yang cantik dan lembut, menjadi lebih dekat dengan Arvid, seolah tak ada rasa bersalah yang menghantui mereka. Mampukah Liora keluar dari bayang-bayang masa lalu dan menemukan jalan untuk membalas dendam, atau akankah dia terjebak dalam penderitaan yang lebih dalam?”