icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati

Bab 2 Setelah upacara selesai

Jumlah Kata:884    |    Dirilis Pada: 28/03/2025

p detik yang berlalu membawa rasa cemas yang semakin dalam. Gaun pengantin yang semula indah kini terasa kaku dan berat, seolah mengikatnya pada kehidupan yang tidak dia inginkan.

g, namun Liora tahu bahwa senyuman itu bukanlah untuknya. Tidak ada tatapan penuh kasih yang biasa diterima

saja. Jika dia ingin mendapatkan kebebasannya, dia harus memainkan peranannya dengan cermat. Tapi, semakin dia men

a dekat jendela. Eveline tampak memikat, mengenakan gaun biru yang menyentuh lantai dengan sempurna, rambutnya diikat d

a merasakan adanya sesuatu yang lebih. Ada keintiman dalam cara mereka berbicara, sesuatu yang lebih dari seka

iasanya. "Aku hanya ingin semuanya berjalan lancar, Arvid. Aku tahu i

lah-olah dia hanyalah penonton dalam drama yang tak diinginkannya. Hatinya tercekik oleh perasaan sakit yang tak terungkap

sedikit terangkat, membuat dirinya terhuyung. Arvid dan Eveline langsung menoleh, keduanya terkejut melihatnya. Namun, yang pa

pendam, namun dia hanya bisa menatap mereka dengan mata penuh kebencian. "Apa yang kalian bicarakan?" Lio

ang penting, Liora. Kami hanya berbicara tentang bagaimana mengatur semuanya

u dengan sarkastis. "Apa yang harus diatur? Atau... mungkin aku hanya bagian dari

erlu bicara," katanya dengan suara lebih serius. "Tidak ad

enjelasan. Aku sudah cukup melihat semuanya dengan mata kepalaku sendiri." Tatapan tajamny

-olah dia memilih untuk tidak mengungkapkan kebenaran yang terlalu menyakitkan. Liora bisa merasakan

ra, suaranya hampir seperti bisikan yang dipenuhi kebencian.

lebih keras. "Liora, aku tidak ingin membuatmu terluka," kata Eveline, suara yang begitu penuh penyesalan, meskipun dia tahu

hanya membuat luka di hatinya semakin dalam. "Kalian... kalia

ak tahu bagaimana menjelaskan situasi yang begitu sulit ini. Namun,

an yang lebih besar dari dirinya. Dalam pernikahan ini, dia hanyalah sebuah alat-sebuah alat yang digunakan oleh kelu

"Aku sudah cukup," katanya, suaranya serak. "Aku sudah cukup menjad

id dan Eveline yang membuntutinya. Liora tahu, dia tidak bisa lagi terjebak dalam ilusi ini. Per

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati
Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati
“Bagai badai yang mengguncang dunia, saat Liora mengetahui bahwa adiknya, Eveline, dan tunangannya, Arvid, ternyata saling mencintai. Selama ini, Liora selalu dipandang sebagai pengacau, sementara Eveline dianggap sebagai putri kesayangan keluarga. Liora, yang telah lama terkurung dalam aturan ketat keluarganya, melihat pernikahannya dengan Arvid sebagai jalan untuk membebaskan diri dari belenggu tersebut, sekaligus cara untuk membalaskan dendam kepada keluarga yang selalu menekannya. Namun, kenyataan yang harus dihadapinya jauh lebih pahit dari yang dibayangkan. Arvid, meski menjadi suaminya, tak pernah menganggapnya sebagai istri yang pantas dihargai. Pernikahan ini bukan hanya menjadi penjara emosional bagi Liora, tetapi juga menjadi jalan yang semakin membawanya ke dalam labirin kebingungannya. Liora terjebak dalam perasaan cinta yang tak terbalas, di tengah pengkhianatan yang menggerogoti hatinya. Sementara itu, Eveline, adiknya yang cantik dan lembut, menjadi lebih dekat dengan Arvid, seolah tak ada rasa bersalah yang menghantui mereka. Mampukah Liora keluar dari bayang-bayang masa lalu dan menemukan jalan untuk membalas dendam, atau akankah dia terjebak dalam penderitaan yang lebih dalam?”
1 Bab 1 pengantin2 Bab 2 Setelah upacara selesai3 Bab 3 Bara dalam Dendam4 Bab 4 dihancurkan berkali-kali5 Bab 5 penghinaan6 Bab 6 Pantulan dirinya7 Bab 7 Malam pertama pernikahan8 Bab 8 Liora terjaga lebih pagi9 Bab 9 tentang pengakuan10 Bab 10 cemas yang menggelayuti11 Bab 11 sekelilingnya bergerak dengan lambat12 Bab 12 Pikirannya tak bisa lepas13 Bab 13 menyelami misteri14 Bab 14 pilih sekarang15 Bab 15 tornado16 Bab 16 kekosongan17 Bab 17 Sejak malam itu18 Bab 18 menakutkan19 Bab 19 Lembah Kehancuran20 Bab 20 Pagi yang kelam21 Bab 21 menyambut mereka22 Bab 22 penuh ketegasan23 Bab 23 Pria itu melangkah lebih dekat24 Bab 24 Keheningan yang mencekam25 Bab 25 tak memberi ruang26 Bab 26 mencoba mencerna27 Bab 27 sesuatu yang lebih dalam28 Bab 28 harapan29 Bab 29 perjuangannya30 Bab 30 belum terpecahkan31 Bab 31 keluarganya sendiri