icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

MANTAN DEPAN RUMAH

Bab 4 MDR - 4

Jumlah Kata:1701    |    Dirilis Pada: 30/12/2024

ana juga tidak menemukan foto selfie terbaru yang ditujukan untuk sekadar pamer ketampanan, yang ada ha

alnya sudah tak bersisa sejak beberapa saat lalu, tapi Allana masih enggan b

dengan mama baru? Ah tidak-tidak! Allana kembali menghela napas sembari menggeleng pelan, berusaha mengusir pikirannya yang

ih perhatian, dan masih bersikap menyayanginya seperti sebelum mereka bercerai. Pria itu masih tampak s

tu untuk menemukan pengganti dirinya. Tapi rasanya Allana belum siap melihat Mi

sebelah mejanya,muncul di amban

sabahnya menda

lik." Allana segera menyahut pouch make up

All." Audrey t

tanya Allana sambil

ah agak sepi," jawab Audrey se

tirahat penuh satu jam, karena jika antrean nasabah menumpuk, Allana harus kembali ke depan secepat mungkin. Mengambil cuti pun tak semudah bayangan. Jika Michy t

drey. Gaji bulanan temannya itu nyaris habis hanya untuk membayar pengasuh anak. Allana sadar betul gajinya sebagai customer service bank s

han buat bayar pengasuh, itu karena aku mau merawat dan mengasuh lyy selama kamu di kantor. Bahkan

g merasa diremehkan? Itu kah alasan lelaki itu ingin berpacaran lagi? A

h layaknya hidangan prasmanan di hotel bintang lima, melainkan hanya steak ayam rumah

kan di rumah kan?" tanya Allana tadi sewaktu m

an di rumah kamu," jawab Mar

sebentar lagi matang. Tak berapa lama kemudian pintu rumahn

yantap snack di depan TV terl

atas meja. Sepiring nasi panas-panas, french f

Marchell membantunya menyiapkan peralatan

makanan di atas piring saat menyadari tatapan Marchell yang begitu kent

aster kamu agak bagus..." Marchell

bunyikan senyuman yang menggurat samar di wajah. Rasanya ia tidak salah pilih, sa

terlihat lebih elegan. Jika dulu ia gemar mengoleksi lingerie berenda tembus pandang atau malah hanya berupa jaring-jaring, kini ia lebih menyukai ling

engarahkan tatapannya pada steak

a acuh kemudian memasukkan po

eja. "Tadi Michy udah aku suapin soup cream sama nasi. Ini kentangnya bua

ma sekali. Lelaki itu masih berlaku baik layaknya seorang suami. "Chel, aku minta maaf ya soal

kalem, "Iya. Kamu tenang aja. Nominal ya

ata Allana membelalak, tak

engangguk sambil m

njem Pap

sembari menatap lurus dua bola mata benin

Allana men

yang penting

nta terus sama Papa mama?" All

h apa-apa ke hidup kamu. Toh aku bukan sua

suami aku lagi, kamu

sudah berusaha semampu yang aku bisa. Kita sama-sama tahu sekolah Michy itu seko

ku harus usahakan untuk itu!" potong Allan

ak kita. Tapi kan kamu tahu keadaan sekarang kayak gimana? Masih banyak sekolah bagus lainnya yang nggak semahal sekolah Michy sekarang.

ichy, berapa pun h

engsi kamu di depa

l!" Nada suara

pek kita selalu ngga

aku

maaf karena aku pikir a

arik lagi permin

ang masa depan. Chel, hidup itu nggak bisa asal ngalir aja, terus ada apa-apa

silanku tiap bulan nggak pasti, terus kamu an

l hand body miliknya, dan masih menumpang makan di rumahnya. Namun untuk perkara yang terakhir, Allana memang menginginkannya agar Michy masi

Kamu terlalu santai Chel,"

ri kamu." Marchell menenggak minumannya sejenak sebelum jemarinya melingkari

rchell dengan kedua matanya, se

adi pelukis yang berhasil, karena itu hal yang paling aku suka dan bikin aku sangat tenang sekaligus bergairah jalanin hidup in

a-kata. Jadi dulu Marchell me

belum siap. But, i love you..." ucap Marchel

pa bereaksi apapun. la tenggela

mua impian aku. Tapi kenapa kamu nggak bisa bersabar dan percaya sama aku? Aku mencintai kamu dan Michy

lebih baik dan perjuangin aku? Kamu nggak melakukan apa-apa saat aku minta

pria yang bisa kasih kamu uang bulanan, sesuai yang kamu harapkan. Itu kenapa aku milih ngelepas kamu dan aku terima

Chel. Kenapa kamu nggak

ku tetep tanggung jawab sebagai Papa Michy. Okey?" Marchell terlihat lelah,

gi." Allana berusaha menepis rasa kes

ll sudah terlihat

, apa boleh pacaran lagi? Aku cum

urusa

a wanita itu bakal jad

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
MANTAN DEPAN RUMAH
MANTAN DEPAN RUMAH
“"Pacarku memang dekat, lima langkah dari rumah." Allana mendengus kesal saat lagu Pacar Lima Langkah yang dinyanyikan oleh lceu Wong itu ternyata masih ada di dalam playlist Spotify-nya. la benar-benar lupa, belum menghapus lagu legendaris itu dari playlist-nya. Lagu yang pernah terdengar begitu manis itu, membuat Allana teringat akan kisahnya dulu dengan si Mantan Suami. Kisah yang kini hanya bisa ia sesali. Allana bersumpah akan mencari sampo yang ia dapatkan pada periode flash sale itu nanti, di kamar mandi Marchell. Bulan lalu saja hand body favoritnya yang dihemat setengah mati, ia temukan di sudut kamar Marchell. Allana menghela napas panjang. Kapan Marchell akan berhenti seenaknya menggunakan barang-barangnya? Toh mereka bukan lagi suami istri. Pasca bercerai, tentu saja ia semakin sibuk mencari rezeki. Memangnya apa yang bisa diharapkan dari pria seperti Marchell? Demi secepatnya bercerai dari Marchell, Allana memutuskan tidak terlalu mempermasalahkan harta gono-gini, asalkan hak asuh anak jatuh ke tangannya. Lagi pula, harta yang mereka miliki setelah menikah tidak begitu banyak. Hanya boks bayi, stroller, dan beberapa perlengkapan bayi lainnya. Marchell juga tidak menuntut pembagian uang tabungan yang memang sebagian besar berasal dari hasil kerjanya. Proses perceraian mereka berjalan sangat lancar meskipun hakim berkali-kali menawarkan mediasi. "Ibu Allana yakin bercerai? Suami anda good looking, baik, tidak KDRT, dan tidak selingkuh. Hanya belum beruntung dalam mencari rezeki. Toh anda juga bekerja," tanya Pak Hakim kala itu di pengadilan. "Saya yakin seyakin-yakinnya Pak! Saya sudah tidak tahan hidup bersama dia!" jawab Allana kala itu sambil melirik sengit pada mantan suami yang tampak hanya menghela napas panjang. Setelah melalui proses yang nyaris tanpa hambatan, akhirnya mereka resmi bercerai. Allana pikir, segalanya akan berjalan mudah karena mereka tidak lagi tinggal satu atap. Namun kenyataannya, tidak seperti yang Allana bayangkan karena sang mantan suami memutuskan kembali menempati rumah lamanya, yang hanya berjarak lima langkah dari rumah. Persis di depan rumahnya.”
1 Bab 1 MDR - 12 Bab 2 MDR - 23 Bab 3 MDR - 34 Bab 4 MDR - 45 Bab 5 MDR - 56 Bab 6 MDR - 67 Bab 7 MDR - 78 Bab 8 MDR - 89 Bab 9 MDR - 910 Bab 10 MDR - 1011 Bab 11 MDR - 1112 Bab 12 MDR - 1213 Bab 13 MDR - 1314 Bab 14 MDR - 1415 Bab 15 MDR - 1516 Bab 16 MDR - 1617 Bab 17 MDR - 1718 Bab 18 MDR - 1819 Bab 19 MDR - 1920 Bab 20 MDR - 2021 Bab 21 MDR - 2122 Bab 22 MDR - 2223 Bab 23 MDR - 2324 Bab 24 MDR - 2425 Bab 25 MDR - 2526 Bab 26 MDR - 2627 Bab 27 MDR - 2728 Bab 28 MDR - 2829 Bab 29 MDR - 2930 Bab 30 MDR - 3031 Bab 31 MDR - 3132 Bab 32 MDR - 3233 Bab 33 MDR - 3334 Bab 34 MDR - 3435 Bab 35 MDR - 3536 Bab 36 MDR - 3637 Bab 37 MDR - 3738 Bab 38 MDR - 3839 Bab 39 MDR - 3940 Bab 40 MDR - 40