icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mafia Koplak: Kekacauan Cinta Antara Don Arkhan dan Si Bebeb Gila

Bab 5 Don Arkhan Mulai Geleng-Geleng

Jumlah Kata:1024    |    Dirilis Pada: 26/12/2024

a mau ba

dingin. Tatapan matanya tajam, pen

kali ini ulahnya mungkin sudah kelewat batas. Tapi... hei, niat

juga bagian dari keluarga besar ini," jawab Yara sambil tersen

ya menahan napas. Bahkan anak buahnya yang berdiri di sudut ruangan

tapi mengintimidasi. "Apa def

gatal. "Ehm... ya, gitu deh, Ayang. Aku ba

tidak mengomel di depan semua oran

an-berdiri dengan wajah pucat pasi. Bajunya yang kini berwarna pink terang

Nggak semua orang cocok pakai warna pink, Ayang. Tapi Ba

n dalam hatinya ia ingin berteriak, "Ini b

nya. "Yara... kamu nge

Yara bangga. "Aku juga semprot r

ambut Riko yang biasanya hitam legam telah berubah menjadi ungu cerah dengan highlight hij

ara Arkhan

a butuh penyegaran, Ayang. Masa mafia mukanya muram terus? Kalau kita kelihatan lebih

yang berdiri di dekat pintu sambil menahan tawa.

"Oh, jangan salah paham, Bos. Saya nggak ada urusan s

Rendra lebih ta

ubah warna menjadi merah muda terang dengan gambar unicorn di si

simbol keberanian, loh, Re

ni pas negosiasi sama musuh, mereka nggak bakal ta

polos. "Kalau mereka ngakak, kita

ncoba memahami bagaimana otak istrinya bekerja. Tapi seperti biasa, ia gagal. Logika

h menyiratkan ketegasan. "Kamu tahu ini markas mafia, kan? Tempat di mana

ok," jawab Y

mpat untuk eksperimen warna-warni

nya di kelas. "Tapi... Ayang, aku cuma mau bikin suasana jadi nggak terlalu tegang.

ntuh hatinya. Istrinya ini memang selalu punya niat baik, meskipun car

embalas, suara gaduh dari

teriak salah satu

, wajahnya berubah seriu

ar, baru saja menyerang s

Rendra untuk bersiap. Suasana di ruangan yang sebelumny

esi Arkhan, merasa sedikit bersal

lembut yang hanya ia tunjukkan pada istrinya

u bisa b

"Aku serius. Kali ini

ahu, jika ia memaksa, Arkhan hanya akan semakin marah

eninggalkan ruangan, meninggalka

ara bukanlah tipe orang

-

"Aduh, gimana ya? Kalau aku cuma diam di sini, rasanya nggak enak

berdiri ragu di sudut ruanga

lompat kaget.

ana gudang yang

ih, tapi kan

an!" potong Yara cepat. "Ayo, ki

r. "Bu, Bos bakal ngebunuh saya kal

sama kamu! Bayangin deh, Ayang aku pasti bakal bilang, 'W

bat dengan Yara. Wanita ini punya cara aneh untuk meyakinkan

"Tapi kalau ini gagal, saya ngg

. "Tenang aja, aku y

-

elompok Damar, yang datang dengan persenjataan lengkap. Arkhan sendiri berada

terdengar dari kejauhan. Semua orang

mbar pelangi dan bunga-bunga di sisinya, m

yit. "Apa lagi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mafia Koplak: Kekacauan Cinta Antara Don Arkhan dan Si Bebeb Gila
Mafia Koplak: Kekacauan Cinta Antara Don Arkhan dan Si Bebeb Gila
“Don Arkhan. Nama yang ditakuti di dunia bawah tanah. Ia dingin, tegas, dan tak pernah membiarkan emosinya menguasai keputusan. Tapi semuanya berubah sejak pernikahannya dengan Yara, seorang gadis koplak yang membuatnya sering memijat kening karena tingkah konyolnya. Yara adalah paket lengkap kekacauan: manja, kocak, naif, dan selalu punya cara aneh untuk menyelesaikan masalah. Meskipun terlihat polos dan ceria, ia menyimpan luka mendalam dari masa lalunya yang kelam. Trauma itu membuatnya sering kabur saat Don Arkhan mencoba mendekatinya secara lebih intim. Bagaimana Don Arkhan, yang terkenal dengan aura mengintimidasi, bisa meluluhkan hati Yara dan membantu menyembuhkan lukanya? Di tengah konflik dengan rival Mafia dan drama internal organisasi, cinta mereka tumbuh dengan cara yang absurd tapi menghangatkan hati. Siap-siap tertawa, menangis, dan dibuat baper oleh kisah ini!”
1 Bab 1 Pertemuan Tak Masuk Akal2 Bab 2 Mafia vs Cewek Sesendok3 Bab 3 Yara, Sang Pengacau Profesional4 Bab 4 Misi Pertama Yara5 Bab 5 Don Arkhan Mulai Geleng-Geleng6 Bab 6 Ketawa di Tengah Bahaya7 Bab 7 Rival yang Terpana8 Bab 8 Sisi Lain Don Arkhan9 Bab 9 Pengakuan Kecil10 Bab 10 Kekacuan yang Memikat11 Bab 11 Bayangan yang Kembali12 Bab 12 Perasaan yang Menghantui13 Bab 13 Ketakutan yang Tersembunyi14 Bab 14 Luka yang Tidak Terlihat15 Bab 15 Retaknya Kepercayaan Diri16 Bab 16 Keterbukaan yang Sulit17 Bab 17 Bayangan Masa Lalu18 Bab 18 Pelarian yang Menyakitkan19 Bab 19 Penyembuhan yang Perlahan20 Bab 20 Menghadapi Ketakutan