icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mafia Koplak: Kekacauan Cinta Antara Don Arkhan dan Si Bebeb Gila

Bab 6 Ketawa di Tengah Bahaya

Jumlah Kata:994    |    Dirilis Pada: 26/12/2024

bil van berwarna-warni dengan gambar pelangi dan bung

engalihkan perhatian. Tapi kemudian, pintu mobil van itu terbu

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mafia Koplak: Kekacauan Cinta Antara Don Arkhan dan Si Bebeb Gila
Mafia Koplak: Kekacauan Cinta Antara Don Arkhan dan Si Bebeb Gila
“Don Arkhan. Nama yang ditakuti di dunia bawah tanah. Ia dingin, tegas, dan tak pernah membiarkan emosinya menguasai keputusan. Tapi semuanya berubah sejak pernikahannya dengan Yara, seorang gadis koplak yang membuatnya sering memijat kening karena tingkah konyolnya. Yara adalah paket lengkap kekacauan: manja, kocak, naif, dan selalu punya cara aneh untuk menyelesaikan masalah. Meskipun terlihat polos dan ceria, ia menyimpan luka mendalam dari masa lalunya yang kelam. Trauma itu membuatnya sering kabur saat Don Arkhan mencoba mendekatinya secara lebih intim. Bagaimana Don Arkhan, yang terkenal dengan aura mengintimidasi, bisa meluluhkan hati Yara dan membantu menyembuhkan lukanya? Di tengah konflik dengan rival Mafia dan drama internal organisasi, cinta mereka tumbuh dengan cara yang absurd tapi menghangatkan hati. Siap-siap tertawa, menangis, dan dibuat baper oleh kisah ini!”
1 Bab 1 Pertemuan Tak Masuk Akal2 Bab 2 Mafia vs Cewek Sesendok3 Bab 3 Yara, Sang Pengacau Profesional4 Bab 4 Misi Pertama Yara5 Bab 5 Don Arkhan Mulai Geleng-Geleng6 Bab 6 Ketawa di Tengah Bahaya7 Bab 7 Rival yang Terpana8 Bab 8 Sisi Lain Don Arkhan9 Bab 9 Pengakuan Kecil10 Bab 10 Kekacuan yang Memikat11 Bab 11 Bayangan yang Kembali12 Bab 12 Perasaan yang Menghantui13 Bab 13 Ketakutan yang Tersembunyi14 Bab 14 Luka yang Tidak Terlihat15 Bab 15 Retaknya Kepercayaan Diri16 Bab 16 Keterbukaan yang Sulit17 Bab 17 Bayangan Masa Lalu18 Bab 18 Pelarian yang Menyakitkan19 Bab 19 Penyembuhan yang Perlahan20 Bab 20 Menghadapi Ketakutan