icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gadis buta Milik CEO

Bab 5 pertama kalinya dalam waktu yang lama

Jumlah Kata:2022    |    Dirilis Pada: 08/12/2024

a keinginan untuk mempercayai Damar dan ketakutan akan kekecewaan. Damar tidak pernah lelah menunjukkan keseriusannya. Setiap hari, ia datang dengan senyuman, membawakan bunga-bu

esunyian yang terpendam, sebuah kekosongan y

saat kenangan lama datang menyerbu. Damar sering mendengar suara tangis Laras, tetapi ia tidak perna

i atap rumah. Suara itu selalu membawa kenangan akan malam ketika dunianya menjadi gelap, ketika sem

tu," kata Laras, suaranya berget

nya dengan penuh perhatian,

yang seharusnya sudah mati dan kini kau ingin bangkitkan kembali?" Laras b

tahu kau berhak meragukanku. Tapi aku ingin kau tahu satu hal, Laras. Aku tidak pernah berhenti mencintaimu, bahkan ketika aku pergi. Aku tidak pernah berhenti memi

kadang, ia ingin merasakan rasa itu, ingin mempercayai bahwa di dunia ini ada kesempatan ked

asih takut. Takut jika aku membuka hati

hu, dan aku tidak akan memaksamu. Tapi aku akan tetap ada di sini, Laras, sampai kau mera

alam sentuhan Damar, tetapi ia takut itu hanya sementara. "Kenapa ka

Laras. Aku mencoba untuk pergi, untuk melupakanmu, tetapi aku tidak bisa. Dan ak

g Damar dengan rasa campur aduk. Di satu sisi, ada rasa ingin percaya, tetapi di sisi lain, ada ketakutan yang mengakar.

adi, Damar. Tapi aku ingin mencoba

unyikan. Ia mengangkat tangan Laras dan mencium punggung tanga

tinya. Hari itu, ia memutuskan untuk berjalan di taman kecil di dekat rumahnya. Damar menemaninya, memberikan rasa aman yang membuatnya merasa

gan ekspresi yang penuh dengan rasa benci. Laras merasa ada yang aneh dan menoleh, t

Mereka bilang kau kembali untuk membuat Laras lebih menderita. Apaka

eduli apa yang orang katakan, Nadya. Yang aku peduli sekara

ai berdetak lebih cepat. Nadya, yang jelas-jelas men

dah cukup membuatnya menderita, Damar. Jang

, kali ini dengan keberanian yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. "Cukup, Nady

nan sebelum akhirnya berbalik dan pergi. Suasana menjadi tenang, seola

u mengusir gadis itu dengan suara yang penuh tekad. "Kau t

nya, menatap Damar dengan mata yang penuh dengan rasa percaya dan harapan. "Aku tidak tahu apa yang akan t

bahwa mereka benar-benar memulai perjalanan ini bersama. "Dan aku a

depan yang penuh ketidakpastian. Tetapi untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, Laras merasa ada harapan. Ada kemung

antangan, Laras tahu satu hal: mereka tidak lagi berj

kutan akan kekecewaan. Damar tidak pernah lelah menunjukkan keseriusannya. Setiap hari, ia datang dengan senyuman, membawakan bunga-bunga kecil, atau hanya duduk menemani Laras dalam keheningan. Mereka berbicara tentang ba

saat kenangan lama datang menyerbu. Damar sering mendengar suara tangis Laras, tetapi ia tidak perna

i atap rumah. Suara itu selalu membawa kenangan akan malam ketika dunianya menjadi gelap, ketika sem

tu," kata Laras, suaranya berget

nya dengan penuh perhatian,

yang seharusnya sudah mati dan kini kau ingin bangkitkan kembali?" Laras b

tahu kau berhak meragukanku. Tapi aku ingin kau tahu satu hal, Laras. Aku tidak pernah berhenti mencintaimu, bahkan ketika aku pergi. Aku tidak pernah berhenti memi

kadang, ia ingin merasakan rasa itu, ingin mempercayai bahwa di dunia ini ada kesempatan ked

asih takut. Takut jika aku membuka hati

hu, dan aku tidak akan memaksamu. Tapi aku akan tetap ada di sini, Laras, sampai kau mera

alam sentuhan Damar, tetapi ia takut itu hanya sementara. "Kenapa ka

Laras. Aku mencoba untuk pergi, untuk melupakanmu, tetapi aku tidak bisa. Dan ak

g Damar dengan rasa campur aduk. Di satu sisi, ada rasa ingin percaya, tetapi di sisi lain, ada ketakutan yang mengakar.

adi, Damar. Tapi aku ingin mencoba

unyikan. Ia mengangkat tangan Laras dan mencium punggung tanga

*

tinya. Hari itu, ia memutuskan untuk berjalan di taman kecil di dekat rumahnya. Damar menemaninya, memberikan rasa aman yang membuatnya merasa

gan ekspresi yang penuh dengan rasa benci. Laras merasa ada yang aneh dan menoleh, t

Mereka bilang kau kembali untuk membuat Laras lebih menderita. Apaka

eduli apa yang orang katakan, Nadya. Yang aku peduli sekara

ai berdetak lebih cepat. Nadya, yang jelas-jelas men

dah cukup membuatnya menderita, Damar. Jang

, kali ini dengan keberanian yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. "Cukup, Nady

nan sebelum akhirnya berbalik dan pergi. Suasana menjadi tenang, seola

u mengusir gadis itu dengan suara yang penuh tekad. "Kau t

nya, menatap Damar dengan mata yang penuh dengan rasa percaya dan harapan. "Aku tidak tahu apa yang akan t

bahwa mereka benar-benar memulai perjalanan ini bersama. "Dan aku a

depan yang penuh ketidakpastian. Tetapi untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, Laras merasa ada harapan. Ada kemung

g dan penuh tantangan, Laras tahu satu h

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gadis buta Milik CEO
Gadis buta Milik CEO
“Laras adalah gadis muda yang hidup dalam dunia sepi tanpa cahaya. Kehidupannya berubah drastis setelah sebuah insiden tragis yang merenggut penglihatannya. Dulunya seorang mahasiswi ceria yang dikenal dengan senyumnya, Laras kini terkurung dalam kesunyian, menjadi sasaran bullying para penggemar dari seorang CEO terkenal, Damar, yang dulu ia cintai dengan tulus. Namun, kasihnya tidak pernah kembali padanya. Usahanya untuk melupakan Damar malah membuatnya semakin terpuruk. Damar, seorang pria yang karismatik dan cerdas, memutuskan untuk melepaskan Laras demi kebaikannya, tapi malah menghancurkan segalanya. Cemburu seorang penggemar fanatik membuat Laras terjatuh dalam kegelapan, menderita seumur hidup. Kini, setelah bertahun-tahun berpisah, Damar kembali, hatinya penuh penyesalan. Dia harus menghadapinya untuk meminta maaf dan berharap Laras bisa melihat lebih dari sekadar kegelapan-dia ingin Laras melihat hatinya.”
1 Bab 1 mendapatkan kembali kepercayaan yang telah hilang2 Bab 2 Damar tidak akan pergi3 Bab 3 menjadi saksi awal perjalanan mereka4 Bab 4 perjalanan mereka masih panjang5 Bab 5 pertama kalinya dalam waktu yang lama6 Bab 6 kebangkitan dan cinta yang sejati7 Bab 7 menampakkan sosok yang tak asing8 Bab 8 awal dari pertarungan yang lebih besar9 Bab 9 ada dua hati yang bertekad untuk bertahan10 Bab 10 memperjuangkan cinta dan kebebasan11 Bab 11 Dalam keremangan malam12 Bab 12 semua orang yang telah memilih cinta13 Bab 13 Jejak cinta yang tertinggal di antara darah14 Bab 14 dunia di luar sana masih penuh dengan ancaman15 Bab 15 menghadapi ketakutan terdalam mereka16 Bab 16 Laras menatap Damar yang terbaring lemah17 Bab 17 Vino menunggu dengan senyuman18 Bab 18 menunjukkan tanda-tanda akan terang19 Bab 19 pertanda bahwa kegelapan yang mereka hadapi mulai mereda20 Bab 20 Ada kekuatan yang mengalir di udara,21 Bab 21 membawa serta bisikan harapan yang baru22 Bab 22 apapun yang akan terjadi23 Bab 23 Suara hujan di luar bertambah kencang24 Bab 24 di tengah kekacauan25 Bab 25 Tidak peduli apa yang akan datang26 Bab 26 menghadapi masa depan27 Bab 27 membawa harum bunga dan janji akan sebuah hari baru