icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Gadis buta Milik CEO

Gadis buta Milik CEO

Penulis: Tri Antopo
icon

Bab 1 mendapatkan kembali kepercayaan yang telah hilang

Jumlah Kata:1845    |    Dirilis Pada: 08/12/2024

t. Ia tak bisa melihat, tetapi semua indra lainnya belajar untuk menggantikan apa yang hilang. Suara angin, bau tanah basah, dan denting lonceng dari masjid di kejauhan ad

ya dalam kegelapan, dan tidak ada yang bisa mengembalikan segala yang hilang. Laras tidak pernah tahu, bahwa ada begitu banyak rasa sakit d

mereka selalu berjalan dengan langkah pelan, hampir seakan takut mengganggunya. Tetapi suara ini, langkah yang bergegas, me

pintu terbuka, hati Laras berdetak lebih cepat. Itu suara yang tidak asing, suara yang selalu mengisi mimpinya d

dari bibir pria itu seperti doa ya

g sejuta penyesalan. Dia menatap Laras, seolah ingin berkata sesuatu, tetapi kata-kata itu terhenti di tenggor

nunjukkan rasa terkejut atau senang. Ia sudah berlatih untuk tidak memperliha

rlalu tanpa Laras berbicara adalah siksaan baginya. "Aku tahu aku tidak seharusnya datang

Hatinya seperti terbelah menjadi dua. Satu sisi ingin memeluknya, merasakan kehangatan dari tubuh pria yang dulu

ahu bagaimana harus memulai, bagaimana menata kata-kata agar Laras bisa mendengarnya dengan hati, bukan hanya telinga. "Aku tahu aku telah membuatmu me

tapi ini berbeda. Suara Damar mengandung penyesalan yang dalam, tidak hanya untuk dirinya tetapi

dulu," Laras mengucapkan kata-kata itu, suaranya pecah oleh emosi. Tangannya gemetar, tetapi ia me

ati Laras. "Aku tahu, Laras. Aku tidak meminta maaf hanya untuk membebaskan diriku. Aku ingin kau tahu, setiap

t. Bagaimana mungkin dia tahu betapa sulitnya menjalani hari-hari tanpa melihat? Tanpa tahu apakah

"Kenapa kau tidak datang saat aku membutuhkanmu? Kenapa kau hanya muncul setelah sem

ak ada kata-kata yang bisa menyembuhkan luka yang dalam ini. Tapi

hidupku, bagian yang tak pernah bisa aku lupakan. Aku tahu aku sudah terlalu lama menunggu untuk meng

. Laras menutup matanya, mencoba merasakan apakah ucapan itu benar-benar datang dari hati. Tetapi saat semuanya terasa h

anyakan. Apakah mungkin bagi seseorang yang pernah merasakan kehilangan begitu dalam untuk belajar mencinta

al yang lebih mendalam. Apakah ini sesuai dengan harapan Anda untuk awal cerita?Membuat bab sepanjang 6.000 kata adalah tugas yang sangat besar, namun saya bisa membantu mengem

-

gelapan yan

t. Ia tak bisa melihat, tetapi semua indra lainnya belajar untuk menggantikan apa yang hilang. Suara angin, bau tanah basah, dan denting lonceng dari masjid di kejauhan ad

ya dalam kegelapan, dan tidak ada yang bisa mengembalikan segala yang hilang. Laras tidak pernah tahu, bahwa ada begitu banyak rasa sakit d

mereka selalu berjalan dengan langkah pelan, hampir seakan takut mengganggunya. Tetapi suara ini, langkah yang bergegas, me

pintu terbuka, hati Laras berdetak lebih cepat. Itu suara yang tidak asing, suara yang selalu mengisi mimpinya d

dari bibir pria itu seperti doa ya

g sejuta penyesalan. Dia menatap Laras, seolah ingin berkata sesuatu, tetapi kata-kata itu terhenti di tenggor

nunjukkan rasa terkejut atau senang. Ia sudah berlatih untuk tidak memperliha

rlalu tanpa Laras berbicara adalah siksaan baginya. "Aku tahu aku tidak seharusnya datang

Hatinya seperti terbelah menjadi dua. Satu sisi ingin memeluknya, merasakan kehangatan dari tubuh pria yang dulu

ahu bagaimana harus memulai, bagaimana menata kata-kata agar Laras bisa mendengarnya dengan hati, bukan hanya telinga. "Aku tahu aku telah membuatmu me

tapi ini berbeda. Suara Damar mengandung penyesalan yang dalam, tidak hanya untuk dirinya tetapi

dulu," Laras mengucapkan kata-kata itu, suaranya pecah oleh emosi. Tangannya gemetar, tetapi ia me

ati Laras. "Aku tahu, Laras. Aku tidak meminta maaf hanya untuk membebaskan diriku. Aku ingin kau tahu, setiap

t. Bagaimana mungkin dia tahu betapa sulitnya menjalani hari-hari tanpa melihat? Tanpa tahu apakah

"Kenapa kau tidak datang saat aku membutuhkanmu? Kenapa kau hanya muncul setelah sem

ak ada kata-kata yang bisa menyembuhkan luka yang dalam ini. Tapi

hidupku, bagian yang tak pernah bisa aku lupakan. Aku tahu aku sudah terlalu lama menunggu untuk meng

. Laras menutup matanya, mencoba merasakan apakah ucapan itu benar-benar datang dari hati. Tetapi saat semuanya terasa h

anyakan. Apakah mungkin bagi seseorang yang pernah merasakan kehilangan begitu dalam untuk belajar mencinta

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gadis buta Milik CEO
Gadis buta Milik CEO
“Laras adalah gadis muda yang hidup dalam dunia sepi tanpa cahaya. Kehidupannya berubah drastis setelah sebuah insiden tragis yang merenggut penglihatannya. Dulunya seorang mahasiswi ceria yang dikenal dengan senyumnya, Laras kini terkurung dalam kesunyian, menjadi sasaran bullying para penggemar dari seorang CEO terkenal, Damar, yang dulu ia cintai dengan tulus. Namun, kasihnya tidak pernah kembali padanya. Usahanya untuk melupakan Damar malah membuatnya semakin terpuruk. Damar, seorang pria yang karismatik dan cerdas, memutuskan untuk melepaskan Laras demi kebaikannya, tapi malah menghancurkan segalanya. Cemburu seorang penggemar fanatik membuat Laras terjatuh dalam kegelapan, menderita seumur hidup. Kini, setelah bertahun-tahun berpisah, Damar kembali, hatinya penuh penyesalan. Dia harus menghadapinya untuk meminta maaf dan berharap Laras bisa melihat lebih dari sekadar kegelapan-dia ingin Laras melihat hatinya.”
1 Bab 1 mendapatkan kembali kepercayaan yang telah hilang2 Bab 2 Damar tidak akan pergi3 Bab 3 menjadi saksi awal perjalanan mereka4 Bab 4 perjalanan mereka masih panjang5 Bab 5 pertama kalinya dalam waktu yang lama6 Bab 6 kebangkitan dan cinta yang sejati7 Bab 7 menampakkan sosok yang tak asing8 Bab 8 awal dari pertarungan yang lebih besar9 Bab 9 ada dua hati yang bertekad untuk bertahan10 Bab 10 memperjuangkan cinta dan kebebasan11 Bab 11 Dalam keremangan malam12 Bab 12 semua orang yang telah memilih cinta13 Bab 13 Jejak cinta yang tertinggal di antara darah14 Bab 14 dunia di luar sana masih penuh dengan ancaman15 Bab 15 menghadapi ketakutan terdalam mereka16 Bab 16 Laras menatap Damar yang terbaring lemah17 Bab 17 Vino menunggu dengan senyuman18 Bab 18 menunjukkan tanda-tanda akan terang19 Bab 19 pertanda bahwa kegelapan yang mereka hadapi mulai mereda20 Bab 20 Ada kekuatan yang mengalir di udara,21 Bab 21 membawa serta bisikan harapan yang baru22 Bab 22 apapun yang akan terjadi23 Bab 23 Suara hujan di luar bertambah kencang24 Bab 24 di tengah kekacauan25 Bab 25 Tidak peduli apa yang akan datang26 Bab 26 menghadapi masa depan27 Bab 27 membawa harum bunga dan janji akan sebuah hari baru