icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rahasia Pengantin Tersembunyi Tuan Muda

Bab 3 melawan semua rasa takut yang pernah menguasainya

Jumlah Kata:1793    |    Dirilis Pada: 08/12/2024

yang luas, hanya ditemani suara gemerisik angin yang menembus jendela. Hatinya terasa berat, seolah ada bebatuan yang mengikatnya. Sura

Adelia dengan mata yang penuh perasaan. Mereka berdua diam, terperangkap dalam keheningan yang penuh makna. Adelia ingin bertanya le

gkah lebih jauh, kau harus tahu bahwa jalan ini tidak akan mudah. Ada banyak

kata-kata yang tertulis di atasnya. "Aku tidak peduli, Darren. Aku harus menca

mereka. Tapi ada satu hal yang membuatnya tidak bisa menolak: rasa sakit yang terlihat di mata Adelia. Itu adalah rasa sakit yang sama yang ia

am yang sunyi. "Kita mulai dari sini. Tapi kau harus tahu, ada satu orang yang

suatu yang lebih besar dari yang bisa ia

anya. "Dia adalah seorang pengusaha besar, salah satu pesaing terberat ayahku. Tapi lebih dari itu, dia tahu ban

uga karena bagaimana ayahnya, Arsen Aditya, selalu berbicara tentang Kael dengan nada yang penuh kebencian. Jika Kael Voss terlibat, mak

tanya, suaranya bergetar. "Apa yang akan terjad

ita harus siap dengan risiko. Dan jika dia setuju, kita harus tahu bahwa tidak ada yang gratis dalam

uh dari tempat yang aman, dari hidup yang biasa. Sekarang, jalan di depan mereka dipenuhi dengan bayang-bayang berbahay

p," Adelia berkata, suaranya penuh tekad.

arapan, bahkan di tengah kegelapan. Ia mengangguk, dan untuk pertama kalinya, senyum kecil terlihat di bi

berdua, Adelia dan Darren, duduk di dalam mobil hitam yang disiapkan oleh pengawal keluarga. Adelia menatap jalanan, matanya mencari petunjuk di antara deretan

suaranya penuh keingintahuan. "Kenapa kau tidak hany

nya merasa sendirian, Adelia. Dan aku tahu apa yang kau rasakan, karena aku pernah merasakannya. Ada se

yang hampir jatuh, tapi ia menahannya. "Terima kasih, D

atu yang berbeda-sebuah harapan yang mungkin sudah lama hilang. "Jangan terima k

Tidak ada yang tahu apa yang ada di dalamnya, tetapi semua orang tahu siapa Kael Voss. Ia dikenal sebagai pria yang tidak pernah tersenyu

an di depan, ia akan terus berjalan. Karena ia tahu, untuk menemukan Helia, ia ha

yang luas, hanya ditemani suara gemerisik angin yang menembus jendela. Hatinya terasa berat, seolah ada bebatuan yang mengikatnya. Sura

Adelia dengan mata yang penuh perasaan. Mereka berdua diam, terperangkap dalam keheningan yang penuh makna. Adelia ingin bertanya le

gkah lebih jauh, kau harus tahu bahwa jalan ini tidak akan mudah. Ada banyak

kata-kata yang tertulis di atasnya. "Aku tidak peduli, Darren. Aku harus menca

mereka. Tapi ada satu hal yang membuatnya tidak bisa menolak: rasa sakit yang terlihat di mata Adelia. Itu adalah rasa sakit yang sama yang ia

am yang sunyi. "Kita mulai dari sini. Tapi kau harus tahu, ada satu orang yang

suatu yang lebih besar dari yang bisa ia

anya. "Dia adalah seorang pengusaha besar, salah satu pesaing terberat ayahku. Tapi lebih dari itu, dia tahu ban

uga karena bagaimana ayahnya, Arsen Aditya, selalu berbicara tentang Kael dengan nada yang penuh kebencian. Jika Kael Voss terlibat, mak

tanya, suaranya bergetar. "Apa yang akan terjad

ita harus siap dengan risiko. Dan jika dia setuju, kita harus tahu bahwa tidak ada yang gratis dalam

uh dari tempat yang aman, dari hidup yang biasa. Sekarang, jalan di depan mereka dipenuhi dengan bayang-bayang berbahay

p," Adelia berkata, suaranya penuh tekad.

arapan, bahkan di tengah kegelapan. Ia mengangguk, dan untuk pertama kalinya, senyum kecil terlihat di bi

*

berdua, Adelia dan Darren, duduk di dalam mobil hitam yang disiapkan oleh pengawal keluarga. Adelia menatap jalanan, matanya mencari petunjuk di antara deretan

suaranya penuh keingintahuan. "Kenapa kau tidak hany

nya merasa sendirian, Adelia. Dan aku tahu apa yang kau rasakan, karena aku pernah merasakannya. Ada se

yang hampir jatuh, tapi ia menahannya. "Terima kasih, D

atu yang berbeda-sebuah harapan yang mungkin sudah lama hilang. "Jangan terima k

Tidak ada yang tahu apa yang ada di dalamnya, tetapi semua orang tahu siapa Kael Voss. Ia dikenal sebagai pria yang tidak pernah tersenyu

gelap jalan di depan, ia akan terus berjalan. Karena ia tahu, untuk mene

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rahasia Pengantin Tersembunyi Tuan Muda
Rahasia Pengantin Tersembunyi Tuan Muda
“Adelia menggantikan kakaknya, Helia, yang menghilang tanpa jejak. Dalam sekejap, Adelia mendapati dirinya di altar, menikahi laki-laki yang hidupnya selama ini hanya dikenal sebagai rumor-Darren Aditya, putra ketiga dari keluarga Aditya, konglomerat terbesar di negeri ini. Darren, yang terkenal dengan sikap dinginnya, cacat fisik yang membuatnya selalu memakai penutup wajah, dan sifat yang rumit, dianggap sebagai pria yang tak bisa didekati. Ia digambarkan sebagai sosok yang keras, berbahaya, dan seringkali dihias dengan amarah yang tak terkendali. Namun, dibalik semua itu, siapa yang dapat membayangkan bahwa pria di hadapannya ini menyimpan sebuah rahasia besar? Ketika Adelia mencoba memahami Darren lebih jauh, di luar dugaan, ia menemukan sisi lain dari pria tersebut-sisi yang penuh luka, kerinduan, dan keinginan yang terpendam dalam kesunyian.”
1 Bab 1 merasakan kata-kata itu menggema di seluruh tubuhnya2 Bab 2 mengungkap kebenaran yang terpendam3 Bab 3 melawan semua rasa takut yang pernah menguasainya4 Bab 4 mengungkap semua rahasia5 Bab 5 Darren mengambil peta itu6 Bab 6 tidak peduli apa yang harus mereka hadapi7 Bab 7 Keyakinan bahwa tidak ada kekuatan yang bisa mengalahkan8 Bab 8 masa depan yang tidak boleh hilang di tengah kegelapan9 Bab 9 masih ada nyala api yang bisa membakar10 Bab 10 Bulan yang tertutup awan tebal11 Bab 11 sebuah perasaan yang belum pernah ia rasakan12 Bab 12 suara gemuruh datang dari hutan13 Bab 13 hampir melampaui batas kemampuannya.14 Bab 14 ada keyakinan bahwa bahkan dalam kehancuran15 Bab 15 Janji dalam Terang dan Gelap16 Bab 16 Cahaya di Ujung Terowongan17 Bab 17 di tengah bangunan baru yang mulai muncul18 Bab 18 siap untuk berjuang bersama19 Bab 19 Perang yang Menghidupkan Kembali Jiwa20 Bab 20 Kemenangan yang Menggugah Jiwa21 Bab 21 segenap hati dan jiwa mereka22 Bab 22 hanya melawan untuk hidup23 Bab 23 Api harapan yang membara di hati24 Bab 24 Jejak yang Meninggalkan Luka25 Bab 25 dikelilingi oleh orang-orang yang tidak hanya selamat26 Bab 26 Ketika malam semakin larut dan angin sepoi-sepoi27 Bab 27 mereka tidak akan pernah berhenti berjuang28 Bab 28 sudah memiliki satu hal yang paling penting29 Bab 29 Perjuangan Tanpa Henti30 Bab 30 Sorak-sorai memenuhi aula31 Bab 31 Awan Gelap di Ufuk Harapan