icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dibuang Suami Diratukan Boss

Bab 4 Hari sidang pun tiba

Jumlah Kata:678    |    Dirilis Pada: 03/11/2024

lah sesuatu yang mudah, namun ia tahu bahwa ia perlu melangkah maju dan membebaskan dirinya dari ikatan yang hanya membawa kepahit

kata-kata. Saat ia memasuki ruang sidang, pandangannya langsung tertuju pada sosok Raka yang duduk bersama seorang wanita-Nadya, kini secara

, memberikan senyum mengejek yang membuat darah Alya mendidih. Namun, Alya tetap berusaha tenang. Ia tahu bahwa inilah k

njelaskan alasan gugatan cerai, termasuk pengabaian dan perlakuan yang tidak layak dari Raka. Semua yang telah Alya pend

akan bahwa Alya tak mampu memberikan keturunan sehingga menimbulkan ketidakpuasan dalam pernikahan. Nadya, yang duduk di s

aku sudah mencoba segala cara. Aku tak pernah membayangkan bahwa tak

. "Aku hanya ingin seorang penerus, Alya. Jika kau ta

melangkah maju, berdiri di samping Alya dan menatap Raka dengan pandangan penuh amarah. "Kau tak pantas berbicara se

uh kebencian. "Dan siapa kau, Adrian? Apa kau pi

siapa-siapa bagi kalian, tapi aku tahu bagaimana cara memperlaku

endengar semua argumen, hakim menyatakan bahwa bukti-bukti yang disajikan Alya cukup kuat unt

nya, tak mampu menerima kenyataan bahwa mereka kalah dalam p

hak finansial dan materi dari Alya akan dikompensasikan sesuai ketentuan yang ber

engan hati yang tenang, ia meninggalkan ruang sidang, meninggalkan masa lalu yang penuh luka dan

mpiri mereka. Nadya tersenyum sinis, lalu berbisik kepada Alya, "Kau pikir hidupmu a

ak hal, tapi aku telah mendapatkan kebebasan dan harga diriku kembali. Itu

ia yang pernah ia cintai kini hanyalah bayangan masa lalu yang tak lagi memiliki kekuatan atas hidupnya. Bersama Adrian, ia mela

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dibuang Suami Diratukan Boss
Dibuang Suami Diratukan Boss
“Dituduh tidak mampu memberikan keturunan, seorang wanita bernama Alya dikhianati oleh suami dan mertuanya. Setelah delapan tahun pernikahan tanpa kehadiran seorang anak, suami Alya memutuskan untuk "menjualnya" kepada seorang pria kaya dan berkuasa di kota itu, berharap bisa lepas dari tanggung jawab. Alya, yang merasa tidak punya pilihan, terpaksa menerima perlakuan tersebut. Namun, tak ada yang menyangka bahwa dari pertemuan malam itu, hidup Alya akan berubah selamanya. Sebulan kemudian, Alya mendapati dirinya hamil-dan bukan dari suaminya. Kini Alya dihadapkan pada dilema besar. Haruskah ia kembali pada suaminya yang telah menelantarkannya, atau merangkul masa depan bersama pria asing yang kini adalah ayah dari anak yang dikandungnya? Akankah Alya mendapat keadilan atas pengkhianatan yang ia alami, dan siapa yang akan bertanggung jawab atas anak yang ada dalam kandungannya?”