icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sekretaris Cantik Milik Tuan CEO

Bab 3 Dijual oleh Om Sam

Jumlah Kata:1084    |    Dirilis Pada: 03/11/2024

shb

wok berambut lurus yang terlihat gugup itu sambil meremas sebuah pulpen di tangannya. Matanya ya

melihat replikanya tergantung di sudut kamar. Namun, dialah Monalisa yang sesungguhnya. Dengan hidung mancung, rambut lurus sebahu dan kul

setengah baya yang langsung membuyarkan lamunan Jo. Jo pun mengangguk lalu berjalan ke a

jahil seorang cowok yang dengan sengaja menjulurkan kakinya. Tepat saat Jo aka

ali gadis yang sedari tadi menjadi pusat perhatian Jo. Gadis i

lah apa dia sama elo sampai loe jahili

etua Kelas," balas cowok yang di sebut Yoga itu. Nadira si cewek tad

nya jahil. Tapi, dia baik ko

ta dia tak hanya cantik, tapi juga baik hati. Gue rela kalau harus jatuh berkali-

agi sambil memberikan sebuah pulpen yang

ngalihkan pandangannya pada waja

*

terjadi sebelas tahun yang lalu. Tetap saja dia tak pernah bisa m

retarisku!" perintah Jo pad

rang sana. Tut. Sambungan terputus. Jo tersenyum pe

s dariku, Dira!" gumamnya l

guard Om Sam. Namun, Nadira yang sudah berapi-api. Berhasil lolos dari penjagaan dan segera lari menuju ruang kerja O

menjadi ladang cuanku. Hahaha." Nadira

dira. Lalu ia pun segera menempelkan telinganya di

arang kita manfaatkan anaknya untuk menghasilkan uang yang lebih banyak lagi. Hahah

gu! Bukankah

dira. Sehingga langsung menyusul kesini. "Ayo, cepat pergi dari sini! Aku sudah memperin

cinta dengan istri orang?" Nadira sengaja mempertegas kalima

raih lengan Nadira lalu menariknya pergi. Nadira seketika berontak dan ber

amu aku mau bicara!" teriak Nadira terus menerus. Akhi

i? Bukankah aku sudah memerintahka

au benar-bena

wanita keluar dari dalam ruangan. Benar seperti du

au tidak puas sudah membuat hidupku dan ibu menderita?" ujar Na

u. Kau pikir aku peduli dengan apa yang terjadi dengan ibumu?

. Sekarang apa yang kalian rencana? Ingin menjual tubuhku untuk mendapatkan uang lebih? Kalian berdua memang sudah gila harta!" Nadira ingin menyerang wanita itu tapi langsung ditahan oleh kedua bodyguard. Ia memberontak da

ar bagaimana menyenangkan seorang lelaki. Sebab, harga jual tubuhmu akan semakin bertambah. Jika kau bisa membuat pel

d itu segera melakukan

u tidak mau!" Nadira terus memberontak, ta

eku tadi?" tanya Karmila man

Sam. Ia meraih tengkuk wanita itu lalu menciumnya

! Aku tidak mau berada

ing baju wanita itu lalu meloloskannya begitu saja. Melihat gunung kembar milik Karmila yang masih terlihat ranum meskipun sudah tidak muda lagi. Ia segera melahapnya dengan rakus. Te

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sekretaris Cantik Milik Tuan CEO
Sekretaris Cantik Milik Tuan CEO
“"Kau adalah milikku, Nadira! Kau akan selalu menjadi milikku! Camkan itu!" Nadira Angelista dijual oleh Om Sam pada seorang CEO kaya untuk melunasi hutang-hutang ayahnya sekaligus membayar biaya rumah sakit ibunya. Dia pun segera mencari cara agar bisa lepas dari pengaruh Om Sam dengan mencari pekerjaan lain. Namun, ternyata dia bekerja pada perusahaan milik CEO yang sama yaitu Jovian Hadinata. Lelaki yang dulu pernah ia campakkan setelah menjalani pesta pertunangan dan sekarang datang untuk melakukan balas dendam. Bagaimanakah kisah cinta Nadira selanjutnya? Mungkin kebencian mereka akan berlangsung lama?”
1 Bab 1 Keadilan yang Hampir Punah2 Bab 2 Malam yang Menggairahkan3 Bab 3 Dijual oleh Om Sam4 Bab 4 Acara Tak Terduga5 Bab 5 Menjadi Sekretaris Pribadi Orang yang Tidak Diinginkan6 Bab 6 Hari Pertama Kerja Penuh Cobaan7 Bab 7 Keberuntungan Berpihak Padanya8 Bab 8 Pekerjaan yang Tiada Habisnya9 Bab 9 Pesta Penyambutan yang Meriah10 Bab 10 Kedatangan Pegawai Baru11 Bab 11 Perintah Gila Untuk Balas Dendam12 Bab 12 Menerima Tantangan Besar13 Bab 13 Kecantikan yang Membius Semua Mata14 Bab 14 Kegilaan Seorang Jovian Hadinata15 Bab 15 Hari Baru Hal Gila Baru16 Bab 16 Tak Berminat Ikut Kompetisi17 Bab 17 Si Pengacau Kompetisi18 Bab 18 Menjauh dari Hidup Jo19 Bab 19 Kenapa Kamu Pergi20 Bab 20 Sabotase di Ruang Rapat21 Bab 21 Harus Memperbaiki Segalanya22 Bab 22 Berusaha Sekuat Tenaga23 Bab 23 Menyusup ke Rumah Jordan24 Bab 24 Difitnah Lagi dan Lagi25 Bab 25 Kelanjutan Kerja Sama, Kecemburuan pun Membara26 Bab 26 Kecemburuan dalam Diam