icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

KASIH YANG TAK DIINGINKAN

Bab 5 Tak Sengaja

Jumlah Kata:758    |    Dirilis Pada: 17/10/2024

p ke tempat yang ditunjuk Paman, hanya Bibi yang akhirnya

i sini. Mengingat setiap ucapannya

ingatan buruk ku, namun aku masih tak betah lama-lama di t

entar," ucapku terburu-buru, dan segera

pasti aku terus berjalan ke dalam restoran, hanya ingin menjauh dari mereka y

at, aku sudah tak tahan dan air mata itu akhirnya men

u

seseorang, masih tetap menunduk, ak

gaja." Aku membungkukkan badanku beber

aku menabrak seorang pria, aku coba mengangkat w

gak lihat-lihat, kamu sendiri kok bisa nggak menghindar?

Jalan tu pake mata!" Pria tingg

Pantesan kamu nabrak, matanya ada di bawah, sih." Aku tak gentar menatapnya

o itu." Seorang perempuan seumuran Bibi, namun lebih cantik dan anggun datang menegur

h ditabrak sama orang asing di sini." Suaranya mas

ak pada wanita anggun di depanku, yang seperti

sini sama siapa?" Suara Ibu itu sangat lembut dan nyaman di telinga.

orang asing. Ayo pergi, nanti Ayah marah lagi

Dari tadi bilangnya orang asing terus, makanya kenalan, biar

ndekat dan mengulurkan tanganny

u sambil menja

lagi kan? Nak Kasih, saya Kartika, Bundanya Zayn

isa?" tanyaku sembari mener

tika sambil tersenyum lem

ni Ayah nelpon." Zayn memberi

sai kok di sini ...." Suara Bu Kartika lebih pelan, namun

.. maaf jika anak saya bikin kamu kes

aaaa

i 'angkuh' itu bisa digoda Ibunya sendiri, dan hanya bisa cemberut, tapi tidak membantah. Mungkin

ak bercanda ya ... oh

ini a

butuh model baru, dan saya tertarik dengan kamu. Kalau kamu berminat, bisa

ik

alamat kantor seertinya. Tertulis di atasnya K-Colection. Mungkin itu nama perusahaannya. Entahlah, aku kurang menge

yariin tuh! Jadi orang kok nyusahin aja!" Su

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
KASIH YANG TAK DIINGINKAN
KASIH YANG TAK DIINGINKAN
“Tak ada anak yang bisa memilih terlahir dari orang tua yang seperti apa, tapi keputusan untuk memiliki anak serta membahagiakannya ada di tangan setiap orang tua. Sayangnya Kasih tidak bisa merasakan kebahagiaan itu sejak lahir. Ia dianggap 'kecelakaan', seharusnya tak ada, tapi mau tak mau harus tetap dibesarkan. Setiap nama biasanya mengandung doa dan harapan terbaik, sebenarnya di balik nama Kasih, terselip harapan sang Ibu agar pria yang menikahinya secara sirih itu akhirnya bisa merasakan kasih sayang yang lebih besar dari keluarganya. Kenyataannya, kehadiran Kasih justru menciptakan jarak yang makin jauh, bahkan membuat mereka berpisah.”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Seragam Bekas3 Bab 3 Tugas Kasih4 Bab 4 Makan di Restoran5 Bab 5 Tak Sengaja6 Bab 6 Belanja7 Bab 7 Melawan8 Bab 8 Perubahan Bibi9 Bab 9 Bibi Berubah, Ririn Berulah10 Bab 10 Ririn Cari Masalah11 Bab 11 Bibi Berubah Lagi12 Bab 12 Ririn Kalem Karena Pete13 Bab 13 Minggu yang Tenang14 Bab 14 Informasi dari Kak Risa15 Bab 15 Kunjungan Kak Ajeng16 Bab 16 Pemberian Bibi17 Bab 17 Menelpon Kak Ajeng18 Bab 18 Cerita Kak Ajeng19 Bab 19 Para Sahabat20 Bab 20 Fitnah Kak Risa21 Bab 21 Tamu Kak Risa22 Bab 22 Perdebatan23 Bab 23 Tugas Sekolah24 Bab 24 Diusir25 Bab 25 Rekening Beasiswa26 Bab 26 Pengakuan Ibu27 Bab 27 Pernikahan28 Bab 28 Pengakuan Aldo29 Bab 29 KC30 Bab 30 Pertemuan Kedua31 Bab 31 CEO Baru32 Bab 32 Proyek Baru33 Bab 33 Bertemu Duo Racun34 Bab 34 Kabar Dari Kak Ajeng35 Bab 35 Menjenguk Bibi36 Bab 36 Fakta yang Menyakitkan37 Bab 37 Keputusan Kasih38 Bab 38 Zayn Mencari Kasih39 Bab 39 Langkah Besar Zayn40 Bab 40 Membereskan Masalah41 Bab 41 Akhir Kisah