icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Godaan Sang Mantan

Bab 2 Kenangan Masa Lalu

Jumlah Kata:1727    |    Dirilis Pada: 04/10/2024

*

a terus bergelut tentang Luke dan Vamela. Ketidaksengajaannya bertemu dengan

ti Marina semakin gelisah. 'Rasanya tidak mungkin mereka membahas pekerjaan dengan

Namun, untungnya Marina dapat bersikap profesional saat meeting dengan klien se

n restoran. Dia tidak menemukan keberadaan Luke dan

mangat lagi, dia memutuskan untuk melanjutkan sisa pekerjaannya dengan profesionalisme. Meski pikirannya melayang ke kecurigaan tentang Luke dan

*

mudian, di Addis

Tok

get di kursi kerjanya. Sebelum mengizinkan masu

intah kepada seseorang yang

Marina melihat sosok kakak keduan

nya Axel setelah duduk di salah sa

map pertama di atas tumpukan map lain di sampin

kita. Semuanya sudah terdokumentasi di sini, kamu ti

Setelah membaca dengan seksama, ia melipat berkas tersebut

enatap fokus pada adiknya. "Aku dan Clarissa berangkat nanti

apas pendek, "Ya,

kecewa," gumam Axel sambil bers

adiah terbaik untuk mereka berdua," ujar Marina, mem

semua. Mereka hanya ingin bibinya ikut mer

ikut, Xel" Marina bergumam pela

dan segera keluar dari ruang kerja Marina sambil memb

am bahwa pria itu pasti kesal dan kecewa padanya karena, lagi-lagi, dia menolak un

g tahun mereka di Wellington, kota asal kakak iparnya, Clarissa. Namun,

yang telah mematahkan hatinya dan menghancurkan harga dirinya. Pria itu ada

tamanya dengan Willem. Mereka saling mencintai hingga Mar

anpa alasan yang jelas, hanya karena kesa

ulang tahun keponakannya merupakan langkah untuk melindungi

bekas dalam hati Marina, membuatnya enggan untuk me

*

6 tahun ya

Tubuh polosnya diliputi oleh keringat, sementara di atasnya seorang

," bisik sang lelaki. Dia adalah Will

esmi berpacaran setelah sekian

kuat," rintih Marina sambil mencengkram

embenamkan wajah di leher Marina. "Kau merintih seperti itu me

ngan suara bergetar. Selaput darah keperawanannya belum berhasil ditembus oleh Willem sejak t

nakan satu tangan. Tangan yang bebas diarahkan ke dada Marina, me

erih pada area Miss V-nya, tubuhnya juga merinding o

Marina terlena oleh sentuhan lembutnya. Willem mendorong pinggulnya lalu menghentak kuat h

ncakar punggung mulus Willem dengan kuku panjangnya

ua matanya tertutup rapat, ekspresinya jelas

l mengumpat merasakan tekanan yan

berbisik di sisi telinga gadis itu, "Terima kasih," kemudian mengecup lembut te

udara Marina, Willem meremas dengan lembut na

mbil mencengkram pergelangan

ah barusan,"

k terbit. Willem segera menegakkan punggungnya, men

rina. Belum selesai ia berucap, tiba-tiba ia mendes

hh.

wajah Marina. Pinggulnya tetap bergoyang, seme

lemah. "Perih se

payudara Marina menyusup ke balik punggung mulus sang gadis. "Nanti sakit

ru napas segar dan wangi Will

nah melakukanny

"Pertama kali sama kamu

mu tahu kalau sakit

dari orang-oran

it percaya," ucapnya dengan suara pelan. Tubuh pol

denganmu aku pernah berbuat

alin hubungan dengan perempuan lai

anya tertarik padamu tapi... aku tidak

dia penasaran dengan jawaban lelaki itu, dia juga suka mendengar suara serak d

telah menjawab, menghentak pinggul agak kasar, mem

... pelan-pel

sangat nikmat. Nikmat sekali. Fvck!"

rnya dikulum oleh Willem. Lelaki itu

ik Willem di tengah ciuma

arkan kedua paha serta kakinya yang ditekuk. Pinggulnya terang

lem... akhhhh yes!" Tubuhnya

um Marina dari kulumannya. Ia merasakan batang keper

llem di sela-sela

"Hem... aahhh, aa

u l

lem menambah ritme gerakan pinggul lebih cepat dar

" bisik Marina sambil memandang pen

membalas dengan dada berdebar, "I l

ara, memenuhi kamar utama apartemen pribadi milik Willem. Mereka bercinta d

*

n kemarin, pasangan muda itu tidak pernah melakukannya lagi. Sebab setelah itu

meminta bantuannya. Di sisi lain, Willem tid

ti oleh suaminya, Axel, yang tidak lain adalah kakak kandung Marina

Willem murka terhadap pria itu. Dengan tindakan gegabah,

jutkan hubungan ini," kata Willem p

a Axel menyakiti Clarissa, makanya

aik. Lupakan aku, lupakan semua yang pernah terj

tega berkata seperti itu padaku setelah k

n aku,

dalah pria paling jahat yang pernah ak

tutt...

Marina setelah panggilan berakhir.

tangis pilu. Marina meremas dadanya, menep

" gadis itu sesenggukan. "Aku

ama lelaki itu. Harga dirinya diinjak habi

lelaki itu kini mencampakkan dirinya. Willem meninggalkan Mar

kenapa kamu melibatkan aku?" liri

ck bera

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Godaan Sang Mantan
Godaan Sang Mantan
“WARNING 21+‼️ (Mengandung adegan dewasa) "Ughh..." Marina melenguh sambil mencengkram pergelangan tangan Willem. "Sakit, Will." "Kamu mendesah barusan," bisik Willem. Marina menggigit bibirnya menahan senyum yang hendak terbit. Willem segera menegakkan punggungnya, menatap Marina dengan penuh cinta di bawah kendalinya. "Tapi sakit, jangan terlalu keras... ahhh," ucap Marina. Belum selesai ia berucap, tiba-tiba ia mendesah saat Willem menghentakkan pinggul dengan lembut. "Ahhh..." *** Seiring berjalannya waktu, Marina semakin yakin bahwa keputusannya untuk menghindari pertemuan dengan mantan kekasihnya, Willem Roberto, adalah langkah yang tepat. Luka yang dalam akibat keputusan Willem di masa lalu membuat Marina merasa hancur dan ditinggalkan begitu saja setelah ia menyerahkan segalanya kepadanya. Meski Marina berusaha sekuat tenaga untuk menjauhi Willem, takdir mempertemukan mereka kembali setelah tujuh tahun berpisah. Pertemuan ini tidak bisa dihindari, dan Marina pun merasa tergoda oleh pesona mantan kekasihnya. Walaupun hatinya masih terluka, Marina terbawa dalam nostalgia dan hangatnya kenangan masa lalu. Keduanya larut dalam kenangan manis dan berbagi momen intim di dalam kamar hotel. Willem terus menggoda Marina dengan daya tariknya yang memikat, membuat wanita itu sulit untuk menolaknya. Marina pun berada dalam kebimbangan, diantara kerinduan akan cinta yang dulu dan ketakutan akan luka yang mungkin kembali menghampirinya. Kisah cinta Marina dan Willem kembali terjalin, namun kali ini dipenuhi dengan ketidakpastian dan keragu-raguan. Marina harus segera memutuskan apakah ia akan terus terjebak dalam kenangan yang menyakitkan atau memilih untuk bangkit, memperbaiki diri, dan menempatkan kebahagiaannya di atas segalanya.”
1 Bab 1 Kepergok2 Bab 2 Kenangan Masa Lalu3 Bab 3 Keputusan4 Bab 4 Penyesalan Willem5 Bab 5 Bertemu Kembali Dengannya6 Bab 6 Bertemu di Bandara7 Bab 7 Momen Di Dalam Toilet8 Bab 8 Kesempatan Dalam Kesempitan9 Bab 9 Terjebak di Dalam Kamar Bersama Mantan10 Bab 10 Bercint4 Dengan Mantan11 Bab 11 Menyatu Kembali Dalam Kenikmatan12 Bab 12 Malam Panas Penuh Gairah13 Bab 13 Mengulang Penyatuan Hangat14 Bab 14 Lapar Setelah Bercinta15 Bab 15 Pernikahan Luke16 Bab 16 I Love You, Marina17 Bab 17 Kecurigaan Careen18 Bab 18 Menuju Pesta Bersama19 Bab 19 Biarkan Aku Saja Yang Berjuang20 Bab 20 Menginap Di Mansion Roberto21 Bab 21 Menahan Desàhań🔞22 Bab 22 Dewasa 21+🔞23 Bab 23 Pertengkaran Luke dan Vamela24 Bab 24 Pulang ke Los Angeles25 Bab 25 Kekesalan Marina26 Bab 26 Makan Malam Bersama27 Bab 27 Desahan Malam🔞28 Bab 28 Melanjutkan Yang Tertunda🔞29 Bab 29 Peringatan Dari Willem30 Bab 30 Foto Pernikahan 🔞31 Bab 31 Terbongkar32 Bab 32 Keseriusan Willem33 Bab 33 Permohonan Vamela34 Bab 34 Rencana Lamaran35 Bab 35 Marina Dicegat Oleh Luke36 Bab 36 Peringatan Untuk Luke37 Bab 37 Suasana Pantai Yang Tenang38 Bab 38 Wedding Day | Happy Ending