icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menikah Karena Mata

Bab 3 Berdua di Ruang Dosen

Jumlah Kata:1031    |    Dirilis Pada: 16/09/2024

amu mau, mungkin saya bisa bantu?" Abimana menawarkan, mes

k, matanya menatap Abimana den

sikan langsung dengan Pak Hery," jawabn

tak bisa membiarkan percakapan berhenti di situ. Ada sesuatu yang membuatnya ingin m

beri perspektif yang berbeda," tambah Abimana, kali ini dengan nada y

ini adalah momen di mana wanita itu berjuang untuk memutuskan apakah ak

swari akhirnya. "Tap

m tipis. "Tentu,

i di seberang meja Abimana. Ia mengeluarkan c

eka. Bukan ketegangan yang buruk, tapi lebih seperti perasaan tak terucapkan yang men

asikan. Namun, pikiran Abimana terus kembali ke hal-hal lain-tatapan Maheswari, cara suaranya sed

ucap Maheswari saat Abiman

oba menangkap inti permasalahan yang dihadapi Maheswari. Suasana di ruang dosen terasa hening, hanya d

i hubungan antara teori dan praktik dalam tugas ini?" tan

ekonomi mikro pada studi kasus yang saya pilih. Saya mera

a bisa mulai dengan membedah bagian yang paling membingungkan terlebih dahu

. Abimana mengamati dengan seksama, mendengarkan penjelasan Maheswari tentang teori

alah dalam menerapkan teori ini pada konteks spesif

ebih fokus pada

ih jelas. Namun, Abimana tidak bisa mengabaikan fakta bahwa dia masi

anyaan lain, jangan ragu untuk bertanya," Abimana menawarkan ban

an dalam tatapannya. "Saya... rasa itu sudah c

untuk pergi. "Terima kasih, Pak Abimana

Semoga diskusinya dengan Pak He

.

h warna. Langit yang mulai gelap dihiasi semburat merah dan oran

i bus dan angkutan kota, yang terjebak dalam kemacetan.Di dalam bus, s

ra radio dari kendaraan yang lewat. Di luar jendela, lampu-lampu jalan mulai me

araan yang tidak bergerak. Itulah yang dilakukan oleh Maheswari, dengan tubuh yang lelah s

n betapa lezatnya masakan sang ibunda. Langkah kakinya semakin cepat

dengan semangat seakan rasa lelah

makan, ini sudah mau malam, keburu dingin,

enin aku makan ya bund, kak

nti bund

gan dan segera menuju kamar mandi untuk m

elah dari tubuhnya. Ketika ia keluar, aroma ma

ar ibunya sambil duduk d

enikmati setiap suapan makanan yang d

ak sekali, Bun

g, gimana kuliah hari ini? Ada ce

eritakan. "Ada, Bu. Tadi aku sempat diskusi dengan Pak Abimana. Di

sa berdiskusi lebih

"Iya, Bu. Aku akan lakukan jika ad

ra, baru pulang. Tara, yang terlihat kelelahan setelah seharia

k kakaknya. "Tidak apa-apa,

Rini pada suaminya. Sementara kedua anaknya lan

isi sama dua anak ini," ujar

n, kondisi rumah yang ceria dan hangat s

upun kehidupan cintanya kelak. Seiring dengan suasana malam yang semakin tenang di luar, keluarga keci

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Menikah Karena Mata
Menikah Karena Mata
“Di altar, ketika tirai penutup diangkat, Abimana melihat Maheswari berdiri di depan altar dengan mata yang membuatnya terhenyak. Mata yang sama dengan mata ibunya, mata yang telah membayangi setiap malamnya. "Apakah kamu tahu siapa aku?" tanya Abimana, suaranya bergetar Maheswari menatapnya dengan bingung. "Aku hanya tahu kita dijodohkan dan kamu adalah asisten dosen di kampusku. Kenapa?" Abimana tidak bisa menjelaskan perasaannya yang campur aduk. Saat malam pernikahan mereka dihadapkan pada rahasia yang lebih dalam-bahwa Maheswari adalah penerima donor mata dari ibunya-Abimana terjebak dalam konflik batin yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.”
1 Bab 1 Pertemuan Singkat2 Bab 2 Tatapan Itu3 Bab 3 Berdua di Ruang Dosen4 Bab 4 Jebakan dan Rahasia5 Bab 5 Dunia Sangat Sempit6 Bab 6 Maheswari Bimbang7 Bab 7 Perihal Rahasia8 Bab 8 Semakin Dekat9 Bab 9 Berbicara Perjodohan Lagi10 Bab 10 Pertemuan Keluarga11 Bab 11 Sentuhan Lembut12 Bab 12 Malam Bersama di Rumah Abimana13 Bab 13 Pelukan dan Penerimaan14 Bab 14 Hampir Ketahuan15 Bab 15 Dugaan Herman