icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Wanita Simpanan Tuan Presdir

Bab 4 Chapter Empat

Jumlah Kata:1211    |    Dirilis Pada: 08/07/2024

pekerjaannya. Gadis itu langsung masuk ke dalam ruangan

n pelukan tunangannya. Meskipun hubungan mereka sekarang cukup serius. Namun, sebenarnya Kenan tak memiliki perasaan apapun pada Jovanya. Ini semua demi surat wasiat s

ajalah dulu," balas Kenan tanpa mengalih

apa harus bekerja sekeras itu sih? Para karya

erja. Aku sedang menyiapkan presentasi penting untuk klie

u saja tidak

u butuh waktu untuk s

ndatangimu lagi di rumah. Jadi, tunggu aku untuk makan mala

a di area dapur restoran. Meskipun ini jam makan siang, tapi tak banyak

Aku sampai bingung harus membayar kalian dengan

juga bingung kenapa para pelanggan kita

banyakan orang-orang sekarang mengunakan kendaraan. Kita tidak ada tempat untuk memarkirkan mobil mereka. Untuk parkiran motor saja terbatas. Jadi, kupikir itu yang m

lama ini. Oh, ya. Bagaimana dengan hasil interview kemarin? Apaka

sebenarnya malas datang ke rumah ayah. Karena pasti akan ketemu si Ibu Tiri jahat itu. Kemarin saja dia mendatangi

ik padamu dan ibumu. Dan dia juga dari keluarga yang kaya

ku tidak mau Randy merasa diperas oleh pacarnya yang kere ini," balas Lia dengan nada putus asa. "Bahkan, hari ini adalah hari ulang tahunnya. Tapi, aku tak memiliki

pasti akan menger

hun. Dia pasti memberikan hadiah spesial untukku," timpal Lia terlihat semakin bingung. Lia pun tampak tering

menatap sahabatnya dengan intens. Dadanya langsung berdebar kencang seketika.

ntik yang pernah dibelikan oleh Randy saat Lia diajak ke ulang tahun temannya beberapa bulan yan

n melakukan in

bisa meminta uangnya lagi jika aku membatalkannya. Mungkin ini memang satu-satun

an mu. Minumanlah dulu obat itu. Aku yakin Randy pasti sudah menunggumu di dalam sa

keluar." Lia menggeluarkan obat itu dari wadahnya. Lalu segera memasukkannya ke

hawatir. Dia pun belum pernah melakukan hubungan badan dengan seor

in obatnya be

tar sampa

iri. Pulanglah dengan hati-hati.

Baiklah aku pergi. Sampai jumpa besok pagi! Dan sel

ikan tangan. Kemudian setelah Tina tak lagi terlihat.

tang mobil Kenan yang langsung

ku sekarang! Aku tak ingin diganggu apala

asker. Tentu saja pasti dia akan dikerubungi oleh orang-orang jika mereka tau lelaki yang yang ser

g oleh Jimmy. Sementara Lia sedang bertanya pada reseps

ai tiga. Lalu jalan ke sisi kiri

Aku harus segera sampai di kamar Randy sekarang," gumam Tina. Dia menunggu lift kembali turun dengan wajah gelisah. Setelah lift sampai di lantai pertama. Dia segera memencet tomb

uangan. Hingga saat berada di depan kamar seratus enam belas. Senyum Lia melebar. "Akhirnya ketemu juga," gumamnya dengan kesadaran yang semakin menipis. Lia mas

dak berganti pakaian. Ia langsung melepaskan pelukannya sambil memuta

" pek

semuanya padamu," kata Lia ngelantur. Dia pun mengalungkan tangann

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Wanita Simpanan Tuan Presdir
Wanita Simpanan Tuan Presdir
“"Apa yang kau inginkan dariku?" "Apa yang kau berikan malam itu," jawab Kenan mantap. "Apa kau sudah gila? Kau pikir aku wanita murahan. Aku masih punya pacar dan aku tidak mau mengkhianatinya!" Lia membentak CEO tampan itu. "Lalu apa yang kau lakukan padaku malam itu?" **** Untuk membalaskan dendam kepada saudara tiri dan mendapatkan uang untuk membayar biaya rumah sakit ibunya. Camelia Wiguna bersedia menjadi wanita simpanan seorang Kenan Putra Abimana, Sang CEO tampan yang memiliki kerajaan bisnis terbesar di negeri ini sekaligus tunangan adik tirinya yang jahat. Kenan menderita penyakit aneh. Dimana dia tak bisa merasakan bergairah dengan seorang wanita. Hingga akhirnya dia merasakan itu pada saat tak sengaja melakukan one night stand bersama Lia. Kenan mau membayar berapapun yang diinginkan gadis itu. Asalkan Lia bersedia membantu Kenan sembuh dari penyakit anehnya sebelum acara pernikahan dengan gadis yang sudah dijodohkan orang tuanya terlaksana. Mungkinkah tidak ada perasaan yang tumbuh diantara mereka berdua? Lalu bagaimana cara mereka menghadapi pasangan masing-masing?”
1 Bab 1 Chapter Satu2 Bab 2 Chapter Dua3 Bab 3 Chapter Tiga4 Bab 4 Chapter Empat5 Bab 5 Chapter Lima6 Bab 6 Chapter Enam7 Bab 7 Chapter Tujuh8 Bab 8 Chapter Delapan9 Bab 9 Chapter Sembilan10 Bab 10 Chapter Sepuluh11 Bab 11 Chapter Sebelas12 Bab 12 Chapter Dua Belas13 Bab 13 Chapter Tiga Belas14 Bab 14 Chapter Empat Belas15 Bab 15 Chapter Lima Belas16 Bab 16 Chapter Enam Belas17 Bab 17 Chapter Tujuh Belas18 Bab 18 Chapter Delapan Belas19 Bab 19 Chapter Sembilan Belas20 Bab 20 Chapter Dua Puluh21 Bab 21 Chapter Dua Puluh Satu22 Bab 22 Chapter Dua Puluh Dua23 Bab 23 Chapter Dua Puluh Tiga24 Bab 24 Chapter Dua Puluh Empat25 Bab 25 Chapter Dua Puluh Lima26 Bab 26 Chapter Dua Puluh Enam27 Bab 27 Chapter Dua Puluh Tujuh28 Bab 28 Chapter Dua Puluh Delapan29 Bab 29 Chapter Dua Puluh Sembilan30 Bab 30 Chapter Tiga Puluh31 Bab 31 Chapter Tiga Puluh Satu32 Bab 32 Chapter Tiga Puluh Dua33 Bab 33 Chapter Tiga Puluh Tiga34 Bab 34 Chapter Tiga Puluh Empat35 Bab 35 Chapter Tiga Puluh Lima36 Bab 36 Chapter Tiga Puluh Enam37 Bab 37 Chapter Tiga Puluh Tujuh38 Bab 38 Chapter Tiga Puluh Delapan39 Bab 39 Chapter Tiga Puluh Sembilan40 Bab 40 Chapter Empat Puluh41 Bab 41 Chapter Empat Puluh Satu42 Bab 42 Chapter Empat Puluh Dua