icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pesona Ibu Angkat

Bab 4 ketahuan

Jumlah Kata:406    |    Dirilis Pada: 16/05/2024

u, kita ngobrol dengan teman kamu i

om..?'' t

alian ajak tante

ucap Anang yang

'' suara tante Lina yang baru saj

eh'' sahut Jaka ter

fe temennya Anang, mamah mau ikut

ikut, gimana sih papah ini

in deh, kelihatannya serius banget

sama temennya yang punya cafe itu'' balas Jaka, ''menurut papah

h juga setuju kok'' sahut

Nang?'' t

lu deh tan, apa itu gak terl

gak mau. Malah pilih kerja sama oran

ngeluarkan uang buat Anang. Aku gak mau merepotkan kalia

Jadi apapun yang kamu mau kami akan berusaha mengabulkannya, bahkan nanti semua yang om punya

a, ia merasa beruntung mempunyai orang tua a

an kenikmatan dari kamarnya tante Lina. Anang penasaran lalu ia mendekat menuju ke kamarnya tante

mendekat ke pintu kamar, tapi usahanya gagal ka

get aja sih'' ucap Anan

ngapain..?'

lan lewat, gak ngapain-nga

mau datang saja ke kamarku, aku akan membuat k

ius?'' tanya A

' balas Dewi lalu men

AMBU

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pesona Ibu Angkat
Pesona Ibu Angkat
“Dewi sama sekali tidak menjawab ucapan Anang, ia bangun lalu memunguti pakaiannya yang berserakan di lantai kemudian memakainya kembali, karena masih merasa sakit dan letih dia duduk di tepi ranjang sebentar. Anang juga berpakaian dan mengambil inisiatif untuk menggendong Dewi sampai ke kamarnya. Awalnya Dewi menolak tapi Anang bersikeras untuk membopongnya, lalu membawa ke kamar Dewi. Sebelum keluar dari kamarnya Dewi, Anang kembali minta maaf sambil mengecup kening wanita itu. lalu Anang bergegas keluar dari kamar tersebut dan kembali ke kamarnya. Malam semakin larut, hari mulai berganti pagi namun tidak ada sarapan yang tersaji di meja makan, karena Dewi tak kunjung keluar dari kamarnya. Sebenarnya tante Lina masih marah sama Dewi, dia sangat malas untuk menemui Dewi namun karena sarapan tidak ada ia terpaksa pergi ke kamarnya Dewi untuk menanyakan ada apa dengannya sampai tak membuat sarapan pagi.”