icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Because That Night

Because That Night

Penulis: Jessica Wuu
icon

Bab 1 Keputusan Gila

Jumlah Kata:1066    |    Dirilis Pada: 09/04/2024

u menggelegar dan diramaikan oleh tamu-tamu yang bergoyang. Sekelompok pria duduk di sofa menikm

rti Suzy," ujar seorang pria pada temann

ksud dengan bangganya, "butuh perjuangan b

is yang dibawa oleh Suzy

ati," komen kekasih Suzy, "tapi

tampan bertubuh tinggi tegap mengenak

tidak kelihatan, sepertinya kau sangat sibuk sejak

kebetulan aku tidak terlalu sibuk akhir-akhir

dud

nan seksi bergoyang di sana namun ada satu yang menarik perhatiannya. Seorang gadis cantik berambut hitam sebahu yang memili

erhipnotis akan kemolekan gadis itu hingga ia tak menyimak obrolan teman-temannya yang asik bercengkrama di sana. Tiba-tiba gadis itu dan tem

knya duduk di pangkuan kekasihnya. "Aku

bergabung mengobrol dengan para pria itu. Sementara gadis bermata bulat nan tajam duduk di tepi sofa sambil memegang gelas minumannya, ia tampak

apa Sean

balas g

ahu namamu?"

itu, "namaku Ariel

Sean. Gadis bernama Ariel itu me

g main di

a," kata A

ni, kau pasti orang sibuk," tebak Ariel. "Ya, memang kadang-

suara tawa yang menggelegar dari teman-teman merek

?" ajak Sean. Ariel hanya mengangguk se

nung dan menurutku kau lebih kalem

ak terlalu banyak b

da ses

... saat ini aku ingin mengotori

it tak paham.

, "tapi aku tidak tahu haru

Ariel. "Apa kau belum pern

geleng. "B

ya dengan beberapa wan

sudah berpengala

begitulah,"

u?" pinta Ariel, wajahnya tamp

tu dala

i diriku sekotor-kot

"ayolah, kau belum pernah melakukannya sebelumnya

l, wajahnya tampak sendu, "aku membenci hidupk

a habis lalu ia menoleh memandang Ar

atu syarat,

a i

alam ini, kita tidak

klah

kelap-kelip dari atas. Beberapa kali ia mendesah, jantungnya berdegub kencang. Ada rasa gelisah karena ini pertama kalinya ia akan melakukan hub

jasnya dan melemparnya di sofa dan sukses membuat Ariel tersentak. Ariel men

, jari-jarinya melepas kancing kemejanya satu p

tetap pada pendirianku dan

gungkung gadis itu dan bibirnya melumat bibir Ariel dengan penuh nafsu. Sementara Ariel merasa kaget ka

ketika Sean melepaskan ciumanny

Sean, napasnya terdengar agak memburu k

kita melakukannya dengan lembut?" pin

nnya, dan memajukan wajahnya ke wajah Ariel. Gadis itu meme

ka pun b

*

p. Tubuh polosnya yang sebagian tertutupi selimut tampak tengkurap di atas ranjang. Ia lantas membalikkan w

k ada di sana namun ia menemukan secarik kertas terlipat yang tergeletak di atas meja nakas. Se

arap kita tak pernah bertemu lag

ertemu. Namun, entah mengapa Sean menginginkan gadis bernama Ariel itu padahal ia telah ber

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Because That Night
Because That Night
“Khusus Dewasa, mohon bijak dalam membaca! Ariel Anata bertemu dengan pria tampan bernama Sean Rinadi di suatu kelab malam. Karena kebencian pada dirinya sendiri, Ariel memutuskan untuk melepaskan kesuciannya pada pria tersebut dengan perjanjian mereka tak akan bertemu setelah malam itu. Namun, siapa yang sangka bahwa kakak dari Ariel, bernama Vania Anata, merupakan gadis yang akan dijodohkan untuk Sean yang membuat Ariel bertemu kembali dengan Sean. Sean yang mendapatkan kesempatan pun berusaha untuk terus berurusan dengan Ariel dan terus mengejar cinta gadis itu. Sayangnya, Ariel malah memanfaatkan Sean karena kebenciannya pada keluarganya sendiri yang sering membandingkannya dengan Vania.”
1 Bab 1 Keputusan Gila2 Bab 2 Sebulan Berlalu3 Bab 3 Perjodohan4 Bab 4 Pertemuan Tak Disangka5 Bab 5 Penyesalan6 Bab 6 Di Cafe7 Bab 7 Nikmat 8 Bab 8 Cemburu9 Bab 9 Kecurigaan10 Bab 10 Semalam11 Bab 11 Apakah Semalam 12 Bab 12 Hentikan!13 Bab 13 Maaf14 Bab 14 Malam Yang Dinantikan15 Bab 15 Fake 16 Bab 16 Ide Buruk17 Bab 17 Kali Kedua18 Bab 18 Pertunangan19 Bab 19 Jadian20 Bab 20 Ciuman Dari Hati21 Bab 21 Mau jadi Pacarku 22 Bab 22 Tak Rela23 Bab 23 Ting Tong24 Bab 24 Kau Cemburu 25 Bab 25 Awas Saja Kalian26 Bab 26 Bekerja 27 Bab 27 Pria yang Tepat28 Bab 28 Hari Pertama Bekerja29 Bab 29 Ajakan Pulang Bersama30 Bab 30 Makan Siang Bersama31 Bab 31 Terciduk32 Bab 32 Pengakuan33 Bab 33 Mencintaimu34 Bab 34 Mari Kita Akhiri