icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DICERAI KARENA MANDUL

Bab 4 [4]

Jumlah Kata:985    |    Dirilis Pada: 27/02/2024

as aku d

p udara seban

utuh tas aku. Sepatu aku aja belum

mempercepat langkahnya menaiki tangga me

ibur semester genap. Ia mengecek sekali lagi kesiapan anak majikannya. Semalam dirinya sudah mengingatkan dan membantu Sheryl untuk memasu

tanya Kala yang sudah m

tam ada

diri sepatunya?" Anna menghela napas frustrasi. Cu

ak sempat. Bekal aku juga belum. Ya

i. Tapi senyum tetap harus ia tampilkan karena masih terus beradaptasi dengan bocah tujuh tahun ini.

bagi dirinya bukan mengenai adaptasi di rumah dua lantai

angai seorang Sheryl. Ia sudah bisa menduga hal itu sejak awal bicara dengan sang nona muda. Sekali

arunya itu. Ada rasa tak enak hati ketika menoleh ke arah Kala yang j

ngat-ingat sepatu Non S

di sekolah tiga puluh menit sebelum bel. Mendapati pengasuh barunya menarik p

ya

etelah drama panjang di pagi hari,

dah Mbak taruh di tas

. Jepit kecil disemat Kala pada kedua sisi kepalanya. Juga sedikit merapikan

ngantar ke mana pun nona mudanya pergi. Sedikit banyak Kala sudah dibagitahu Anna terkait semua jadwal dan ju

ni tak banyak bicara. Ada batas yang dibangun sosok cantik ini pada orang di sekitarnya. Kebanyakan Sh

ya sebagai pengasuh Sheryl. Dugaan Kala, gadis ini bersekolah bukan di tempat biasa. Mengingat banyaknya fasilitas yang diberikan pada

suki gerbang sekolah setelah memastikan tas sekolahnya tersampir di punggung. Kala yang m

*

ya basah dengan bercak merah di bagian dada. Wajahnya masam dan tidak ingin diganggu. Saat Kala menegurnya, Sh

sti ia laku

g cukup lenggang siang ini. Seharian menunggu Sheryl di sekolah cukup membuat Kala jenuh sebenarnya. Karena belum m

gak mau

diri ke belakang. Mencari akal agar anak itu mau bicara padanya. Dirinya merasa ada yang tak beres dengan She

bernarasi sendiri, sesekali ia melirik dari sudut matany

nggak seperti sekolah Non Sheryl yang bagus itu." Kala kembali me

. Lebih ke rasa takut, sih." Kala membuat suara cukup dramatis di akhir kalimatnya. "Mbak takut waktu itu. Takut kalau bercerita

ya cukup berhasil. Buktinya, Sheryl menatap ke

Mbak s

penasaran. Matanya sekarang m

sama Mb

ati. Kala berhadapan dengan anak tujuh tahun y

untuk bercerita,

ar umpannya, tinggal menunggu respon dari

aku," kata Sheryl pelan, teramat pelan sampai K

rsenyum

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DICERAI KARENA MANDUL
DICERAI KARENA MANDUL
“Blurb : Ditinggal selingkuh. Mandul. Dijadikan seorang ibu rumah tangga biasa. Berujung perceraian dengan satu ton tuduhan yang membuatnya merasa kerdil. Apalagi yang kurang bagi Kala? Semuanya berkumpul jadi satu, merobek sisi kemanusiaannya perlahan. Membuatnya mempertanyakan satu hal pada Sang Pencipta, kenapa harus dirinya? Kendati demikian, ada setitik waras yang masih ia punya. Saat mata mereka mengudara, Kala sadar, dirinya sudah tertawan. Pada satu sosok polos yang kelahirannya tak diinginkan oleh sang ibu. Sosok kecil bernama Sheryl Amanta Versha. Pusarannya makin mengerucut, hingga mempertemukan pada secercah rasa yang ia tampik demikian keras. Berhasil kah, ia dengan jalan yang dipilih? *** PS : Biar kalian enggak bingung, judul ini aku ganti untuk menyesuaikan kebutuhan. Judul aslinya KALA MANTARI Jika ingin versi cetaknya bisa hubungi IG Aku ya. Cha.riyadi8888”
1 Bab 1 [Prolog & bab 1]2 Bab 2 [2]3 Bab 3 [3]4 Bab 4 [4]5 Bab 5 [5]6 Bab 6 [6]7 Bab 7 [7]8 Bab 8 [8]9 Bab 9 [9]10 Bab 10 [10]11 Bab 11 [11]12 Bab 12 [12]13 Bab 13 [13]14 Bab 14 [14]15 Bab 15 [15]16 Bab 16 [16]17 Bab 17 [17]18 Bab 18 [18]19 Bab 19 [19]20 Bab 20 [20]21 Bab 21 [21]22 Bab 22 [22]23 Bab 23 [23]24 Bab 24 [24]25 Bab 25 [25]26 Bab 26 [26]27 Bab 27 [27]28 Bab 28 [28]29 Bab 29 [29]30 Bab 30 [30]31 Bab 31 [31]32 Bab 32 [32]33 Bab 33 [33]34 Bab 34 [34]35 Bab 35 [35]36 Bab 36 [36]37 Bab 37 [37]38 Bab 38 [38]39 Bab 39 [39]40 Bab 40 [40]41 Bab 41 [41]42 Bab 42 [42]43 Bab 43 [43]44 Bab 44 [44]45 Bab 45 [45]46 Bab 46 [46]47 Bab 47 [47]48 Bab 48 [48]49 Bab 49 [49]50 Bab 50 [50]51 Bab 51 [51]52 Bab 52 [52]53 Bab 53 [53]54 Bab 54 [Epilog]55 Bab 55 [Ekstra. 1]56 Bab 56 [Ekstra. 2]57 Bab 57 [Ekstra. 3]58 Bab 58 [Ekstra. 4]59 Bab 59 [Ekstra. 5]60 Bab 60 [Ekstra. 6]61 Bab 61 [Ekstra. 7]62 Bab 62 [Ekstra. 8]63 Bab 63 [Ekstra. 9]64 Bab 64 [Ekstra. 10]