icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

ANTARA BISNIS DAN CINTA

Bab 4 Bandung Lautan Kecurigaan

Jumlah Kata:1183    |    Dirilis Pada: 24/02/2024

arian tadi berkeliling pabrik tekstil milik teman Joshua. Dia seharusnya bisa menebak kalau teman J

oblong ketika pesawat telepon di kamarn

al

ss?" tanya suara

enyang, Pak,"

a juga sedang nggak di kantor. Masak

mau terlalu dekat dengan Joshua. Dan salah satu cara un

hanya memanggil nama. Bapak kan lebih

perlakukan saya seolah-olah saya berum

Joshua merajuk seperti anak kecil.

asan ba

ggil nama Bapak di kan

pula kamu bukan bawahan saya. Kita par

ngantuk. Kalau Bapak ada yang mau dibicarakan lagi,

aya sudah pesan makanan nih. Nggak akan habis kal

na kalau makanan-makanan itu diberi obat tidur?

Kok b

nampilkan kesan arogan dengan terus menolak ajakan Joshua. Bagaimanapun juga,

ghubungi Tara, sahabatnya. Dia harus mempunyai strategi

bnya, berarti aku lagi ada masalah. Tolong kamu telepon resepsionis

balasan dari Tara. [Masalah

n aku,] balas Jessica buru-buru. Pi

os oblong warna hitam dan celana pendek. Dia memakai san

h. Tangan kanannya menenten

n Joshua masuk. "Baunya enak. B

Gadis yang kalau berdiri tanpa high heels hanya setinggi bahunya itu tampak manis mengenakan kaos oversize yang dip

ata Jessica sambil membereskan laptop

lastik tadi. Dari bentuk bungkusannya, Jessica menebak

," ujar Jessica ketika Joshua membuka salah satu bungku

ba, saya jamin kamu pasti minta nambah," Joshua nyen

nya Jessica sambil meraba

roan begini pakai sendok

kan kepalanya samb

tanya Jo

a makan nasi lauk jeroan langsung pakai

n bilang-bilang dong. I

ambil berhadapan. Meja kerja yang kecil itu membuat mereka terp

uga skill

ll a

garpu. Rapi, gak belepotan."

it. "Perlu nggak dima

ngan enggan Jessica membersihkan tangannya dengan tisu. Dia segera turun dari kursin

ang ada di depan pintunya. Melihat seragam yang mer

Ibu Tara. Infonya Ibu sedang dalam b

gsung minta pegawai hotel untuk datang ke k

ada kesalahpahaman.

desak pegaw

yang tahu-tahu ada di be

a-apa," jawab

nya pada dua pegawai hotel yang masih berdiri

pria itu bertanya pada Jessica, "Ibu yakin tid

kembali bekerja. Sekali lagi terima kasih ya,

a Tuhan, sepuluh missed calls! Pantas saja Tara

n?" tanya Tara segera setelah t

aja ponselku silent mode. Aku ng

apa harus minta satpam hotel ke

pon lagi ya. Thanks, Ra," Jessica s

nding sambil bersedeka

l ke sini?" Tanyanya tanpa melepask

am saja," kilah Je

ica. Kini jarak di antara mereka hanya tinggal satu langkah ka

ya Jessica

t jahat sama kamu, Jess?"

ongkahan es besar yang jatuh di atas kepala Jes

n saya punya pik

nya sisa nasi bungkus miliknya yang sudah habis. Sambil mengikat plastik yang berisi s

kali ini dia tidak t

wajahnya. "Besok saya masih ada urusan di sini. Tapi nggak usa

?" Akhirnya Jessica bi

Joshua membuka pintu kamar Je

a Jessica, Joshua bahkan sedikit pun tidak melirikn

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
ANTARA BISNIS DAN CINTA
ANTARA BISNIS DAN CINTA
“Jessica Marie Armantyo adalah gadis muda yang antusias terhadap perkembangan perusahaan keluarganya. Setelah ayahnya meninggal dunia, Jessica harus menjadi penerusnya. Sebenarnya dia memiliki seorang kakak lelaki, Arnold. Namun kakak lelakinya memiliki kecanduan judi sehingga membuatnya tidak layak untuk meneruskan peran ayahnya sebagai CEO. Permasalahan muncul ketika ternyata saham milik Arnold dijual kepada Joshua Danujaya untuk membayar hutang-hutangnya ketika berjudi di Makau Venesia. Tidak hanya membeli saham bagian Arnold, Joshua juga membeli saham yang dimiliki para direksi di PT Gembira Raya. Hal ini membuatnya menjadi pemilik saham terbesar di perusahaan itu. Joshua yang masih muda dan memiliki jiwa pebisnis yang tajam dapat dengan mudah menyesuaikan diri di perusahaan itu. Sayangnya Jessica masih beranggapan bahwa tidak seharusnya perusahaan itu dipimpin oleh orang lain selain keluarganya. Apalagi caranya mendapatkan saham di perusahaan itu dengan cara memanfaatkan kelemahan Arnold. Itulah yang membuat Jessica sulit menerima dan tidak percaya pada Joshua. Selain permasalahan keluarga yang cukup rumit, Jessica dipusingkan dengan hubungan cintanya. Kekasihnya, Alan, yang telah berpacaran dengannya selama sepuluh tahun belum juga melamarnya. Profesi Alan sebagai content creator di YouTube mengharuskannya sering bepergian ke Eropa sehingga membuat hubungannya dengan Jessica merenggang. Alan lebih mementingkan karirnya sebagai content creator dan memutuskan untuk menunda melamar Jessica. Mendengar keputusan Alan untuk menunda melamarnya, Jessica berang. Dia memutuskan hubungan mereka. Walaupun setiap hari dia menangisi kegagalan hubungannya dengan Alan, dia bersikukuh tidak mau berpacaran lagi dengan Alan. Kecuali Alan berubah pikiran dan segera melamarnya. Joshua di sisi lain berusaha membuat perusahaan itu berkembang lebih besar. Hampir setiap hari dia bekerja bersama Jessica. Sikap gadis itu yang selalu manaruh curiga kepadanya tidak menyurutkan minatnya untuk membesarkan perusahaan itu. Selain itu, kecantikan dan kepribadian Jessica menarik hatinya. Dia pun berusaha meluluhkan Jessica. Antara bisnis dan cinta, bagaimanakah Jessica akan meraih kebahagiannya?”
1 Bab 1 Siang yang Menggemparkan2 Bab 2 Si Serakah3 Bab 3 Kakakku Sayang, Kakakku Malang4 Bab 4 Bandung Lautan Kecurigaan5 Bab 5 Sudah Jatuh, Kehilangan Cinta6 Bab 6 Alan7 Bab 7 Nasehat Mama8 Bab 8 Terlalu Berharap9 Bab 9 Si Tuan Baik Hati10 Bab 10 Menutup Retakan Hati11 Bab 11 Luka hati terbuka lagi12 Bab 12 Sahabat di Kala Lara13 Bab 13 Sudah Jatuh Tertimpa Tangga14 Bab 14 Kawan atau Lawan15 Bab 15 Sekali Lagi Datang Tak Diundang16 Bab 16 Kabar Buruk dari Seberang17 Bab 17 Uluran Tangan yang Menguatkan18 Bab 18 Houston, Kami Datang19 Bab 19 Restu20 Bab 20 Saling Membutuhkan21 Bab 21 Dear, Arnold22 Bab 22 Selamat pagi, Sayang!23 Bab 23 Keraguan24 Bab 24 Pengakuan Sang Putra Mahkota25 Bab 25 Langkah Awal26 Bab 26 Kesepakatan27 Bab 27 Pertunjukan yang Menyebalkan 28 Bab 28 Meraih hati29 Bab 29 Tuan yang Dermawan30 Bab 30 Jamuan atau Pembantaian 31 Bab 31 Berusaha Menguak Tabir Rahasia32 Bab 32 Rekap Peristiwa 33 Bab 33 Mamamu dan Mamiku34 Bab 34 Pengakuan35 Bab 35 Mengolah Perasaan36 Bab 36 Tommy37 Bab 37 Pertanyaan yang Tidak Membutuhkan Jawaban38 Bab 38 Si Anak Sulung39 Bab 39 Gadis dengan wajah yang tersipu40 Bab 40 Wedding Expo