icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

ANTARA BISNIS DAN CINTA

Bab 3 Kakakku Sayang, Kakakku Malang

Jumlah Kata:1102    |    Dirilis Pada: 24/02/2024

n tadi dia memakai Stiletto hitam di kantor. Dia ingin tampil sebaik mungkin karena ada kunjungan buyer da

arna hitam itu. Kalau saja tadi pagi dia memakai sepa

-tiba sudah duduk di sebelahnya. Di pangkuann

l memijat-mijat tumitnya. Diliriknya Arnold yang

essica balik berta

an bahunya, "Ngg

ld hanya makan es krim kalau sedang b

engar tuduhan Jessica. "Nggak! Da

Arnold. Rekening bank-nya juga kosong karena semua uangnya sudah ditransfer ke rekening ibu

eh ibunya. Dia tidak boleh keluar rumah kecuali diantar supir. Dan yang paling parah, ibunya melaran

a?" Pancing Jessica. "Kenapa

ubungi Felice. Dari kemarin handphone-nya n

a adalah kekasih kakaknya. Mereka sudah berpacaran selam

tahu semuanya?

cuma me

ri kamu

u dari siapa," Arnold mengedikkan bahu. "Terakhir kali d

sann

u nikah sama

ti Jessica merasa sedih kakaknya diperlakuka

emennya? Sudah bicar

engganti kunci apartemenn

ar saran

pa

asi. Atasi kecanduan judimu." Arnold terdiam. Dia

kamu berubah demi kebaikanmu sendiri. Seti

laupun Arnold banyak melakukan kesalahan dalam hidupnya, dia adalah pria yang berhati lembut. Secara

mengecewak

kakaknya. "Belum terlambat kala

*

oller, car seat, dan bouncer. Perusahaan ini dibesarkan oleh Felix Armantyo, aya

n bekerja berdampingan dengan ayahnya untuk mengembangkan perusahaan ini. Sa

coklat yang sangat serasi dengan setelan kerjanya yang berwarna beige. Tum

shua di ruangannya," kata Mila ketik

a dia mencariku pagi-pagi begi

sica masuk ke ruangan Jos

annya supaya Jessica duduk berhadapan dengannya.

g mendesain ini

er bayi yang dirancangnya beberapa bulan yang lal

pinya. Belum ada kompetitor kita yang memiliki kanopi bermotif sepert

h belum menemukan supplier kain yang bisa me

t heran kenapa desain sebagus ini be

k sesuatu. Sepertinya dia menghubungi seseorang melalui W

. Tolong minta Mila pesankan

ua alisnya, "Maaf, unt

ang bisa membantu kita untuk m

ikut?" tan

a d

i email. Saya nggak perlu ikut ke Ba

kan cuma untuk pesan kain. Kita perlu memba

Saya rasa relasi itu sudah terbang

t. "Coba jujur, kenapa nggak mau ikut ke Bandung? Bu

meradang. 'Aku? Aku takut padany

a Mila untuk mengirimkannya melalui WA," kata Jessica menahan diri. Kalau boleh jujur, dia

diri dari duduknya lalu berjalan menuju pi

-olah dia tidak rela Jessica

? Ada yang bisa saya bantu la

ngga dia bisa mencium wangi parfumnya yang lembut. Dilihatnya Jessica dari ata

af, cara jalannya kok

atikan caranya berjalan. "Kaki saya lecet. Kemarin te

engenakan sepatu itu. Berkat rok sepanjang lutut yang dikenakan Jessica, Joshua jadi bis

kan lagi?" tanya Jessica m

rjalanan dinas ke Bandung, tolong

sedikit tersipu. "Terima kasih atas perhatiannya,

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
ANTARA BISNIS DAN CINTA
ANTARA BISNIS DAN CINTA
“Jessica Marie Armantyo adalah gadis muda yang antusias terhadap perkembangan perusahaan keluarganya. Setelah ayahnya meninggal dunia, Jessica harus menjadi penerusnya. Sebenarnya dia memiliki seorang kakak lelaki, Arnold. Namun kakak lelakinya memiliki kecanduan judi sehingga membuatnya tidak layak untuk meneruskan peran ayahnya sebagai CEO. Permasalahan muncul ketika ternyata saham milik Arnold dijual kepada Joshua Danujaya untuk membayar hutang-hutangnya ketika berjudi di Makau Venesia. Tidak hanya membeli saham bagian Arnold, Joshua juga membeli saham yang dimiliki para direksi di PT Gembira Raya. Hal ini membuatnya menjadi pemilik saham terbesar di perusahaan itu. Joshua yang masih muda dan memiliki jiwa pebisnis yang tajam dapat dengan mudah menyesuaikan diri di perusahaan itu. Sayangnya Jessica masih beranggapan bahwa tidak seharusnya perusahaan itu dipimpin oleh orang lain selain keluarganya. Apalagi caranya mendapatkan saham di perusahaan itu dengan cara memanfaatkan kelemahan Arnold. Itulah yang membuat Jessica sulit menerima dan tidak percaya pada Joshua. Selain permasalahan keluarga yang cukup rumit, Jessica dipusingkan dengan hubungan cintanya. Kekasihnya, Alan, yang telah berpacaran dengannya selama sepuluh tahun belum juga melamarnya. Profesi Alan sebagai content creator di YouTube mengharuskannya sering bepergian ke Eropa sehingga membuat hubungannya dengan Jessica merenggang. Alan lebih mementingkan karirnya sebagai content creator dan memutuskan untuk menunda melamar Jessica. Mendengar keputusan Alan untuk menunda melamarnya, Jessica berang. Dia memutuskan hubungan mereka. Walaupun setiap hari dia menangisi kegagalan hubungannya dengan Alan, dia bersikukuh tidak mau berpacaran lagi dengan Alan. Kecuali Alan berubah pikiran dan segera melamarnya. Joshua di sisi lain berusaha membuat perusahaan itu berkembang lebih besar. Hampir setiap hari dia bekerja bersama Jessica. Sikap gadis itu yang selalu manaruh curiga kepadanya tidak menyurutkan minatnya untuk membesarkan perusahaan itu. Selain itu, kecantikan dan kepribadian Jessica menarik hatinya. Dia pun berusaha meluluhkan Jessica. Antara bisnis dan cinta, bagaimanakah Jessica akan meraih kebahagiannya?”
1 Bab 1 Siang yang Menggemparkan2 Bab 2 Si Serakah3 Bab 3 Kakakku Sayang, Kakakku Malang4 Bab 4 Bandung Lautan Kecurigaan5 Bab 5 Sudah Jatuh, Kehilangan Cinta6 Bab 6 Alan7 Bab 7 Nasehat Mama8 Bab 8 Terlalu Berharap9 Bab 9 Si Tuan Baik Hati10 Bab 10 Menutup Retakan Hati11 Bab 11 Luka hati terbuka lagi12 Bab 12 Sahabat di Kala Lara13 Bab 13 Sudah Jatuh Tertimpa Tangga14 Bab 14 Kawan atau Lawan15 Bab 15 Sekali Lagi Datang Tak Diundang16 Bab 16 Kabar Buruk dari Seberang17 Bab 17 Uluran Tangan yang Menguatkan18 Bab 18 Houston, Kami Datang19 Bab 19 Restu20 Bab 20 Saling Membutuhkan21 Bab 21 Dear, Arnold22 Bab 22 Selamat pagi, Sayang!23 Bab 23 Keraguan24 Bab 24 Pengakuan Sang Putra Mahkota25 Bab 25 Langkah Awal26 Bab 26 Kesepakatan27 Bab 27 Pertunjukan yang Menyebalkan 28 Bab 28 Meraih hati29 Bab 29 Tuan yang Dermawan30 Bab 30 Jamuan atau Pembantaian 31 Bab 31 Berusaha Menguak Tabir Rahasia32 Bab 32 Rekap Peristiwa 33 Bab 33 Mamamu dan Mamiku34 Bab 34 Pengakuan35 Bab 35 Mengolah Perasaan36 Bab 36 Tommy37 Bab 37 Pertanyaan yang Tidak Membutuhkan Jawaban38 Bab 38 Si Anak Sulung39 Bab 39 Gadis dengan wajah yang tersipu40 Bab 40 Wedding Expo