icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PERNIKAHAN PENUH KEBENCIAN

Bab 4 ANCAMAN SI IBLIS

Jumlah Kata:1146    |    Dirilis Pada: 22/02/2024

kut disuruh m

di telinganya itu m

h kanannya. Entah mengapa sedari tadi dia tak menyadari keberadaan pria yang paling

ran sudah bunyi kok masih bergerombol disini! Ayo ma

ena melakukan kesalahan, lain dengan Adit yang sudah langganan

dua muridnya itu dan berkata, "Sekarang jelaskan ke ibu, kenapa bisa a

tadi waktu saya sampai bu,

ayak gitu? Masih anak sekolah lho masak sudah berani berbuat beg

bilang jangan, tapi tetep saja disebarin kayak gini! Tanya saja sama anaknya, bukti-buk

il foto kalian trus disebarin

ini, makanya dia inisiatif mau mengabadikan momen penting kami bu. Cuma saya nggak tau kalau fo

di telinga Rina. Dia terlalu sibuk dengan pikir

in?!" tanya Bu Rahma masih terli

ternya. Yang satunya suka dan bangga saat membuat masalah, yang sa

tanya Rina balik, bingung denga

nya Paul memang sengaja memotret kalian

k kaki Rina supaya cewek itu tidak men

aku permalukan lebih lagi!" an

i area sekolah. Tapi, waktu itu kami terbawa emosi, jadi akhirnya seperti ini. Kami janji pokoknya nggak a

ahnya dari mulut musuhnya itu. Rina tak pernah melihat seseorang ber

nya yang membuat bulu kuduknya berdiri tadi. Jelas baginya sekarang kalau Adit

ng sekolah selama satu semester kalian harus ikut membersihkan dan merapikan buku-buku di perpustakaan. Trus saya nggak mau liat nilai merah di rapot kalian berdua semester ini. Itu artinya Adit,

tu singkat bisa berubah!" protes Rina tiba-tiba karena merasa hukuman yang satu itu sangat ng

. Kamu kan pacarnya!" semprot

dengan nada serius, yang masih terden

ah itu langsung masuk ke kelas. Saya ng

mereka di mading. Nggak ada gunanya lagi protes dan membaha

m?" tanya Adit dengan

uhku diam! Daripada aku mati konyol di tanganmu

ek-robek foto-foto itu dengan kesa

pa?! Kita baru jadian kemarin, masak uda mau jauh-jauhan?" goda Ad

g nggak jelas ini! Maumu apa sih? Uang kah? ka

garang. Dia berjalan ke arah Ri

ilikinya. Sekali lagi aku dengar kamu pamer harta lagi di dep

Aku nggak ngerti!"

acaran. Apa susahnya si

yaaaa... hanya dua orang yang saling menyukailah yang bisa berpacaran. Emang kita sa

ng lagi. Kalau kita nggak jadian, apa kata orang nanti?! Aku bisa dicap

ggak suka sama kamu! Nggak suka! Bersamamu sebentar saja aku nggak nyaman, bagaimana a

ti terbiasa. Kamu nggak ingat pepatah Jawa 'tresno jalaran soko ku

protes, tapi Adit langsung menghentikanny

ketinggalan pelajaran kita. Ayo cepa

pi dia menyerah dan membiarkan saja Adit meng

mprotes makhluk aneh disampingnya, yan

uhnya itu. Tapi Rina memutuskan untuk saat ini, lebih baik dia menurut saja d

semakin semua ini cep

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PERNIKAHAN PENUH KEBENCIAN
PERNIKAHAN PENUH KEBENCIAN
“Apa yang akan terjadi jika cinta dan benci dari masa lalu menyapa kembali setelah sepuluh tahun berlalu? Rina Wibowo sungguh tak menyangka dia akan kembali bertemu dengan Aditya Harsono, pria yang pernah menjadi mantan pacarnya sekaligus mimpi buruk di masa lalunya. Untungnya, Adit tampak tak mengenali Rina akibat perubahan penampilan yang dialaminya. Merasa dia bisa mengelabuhi Adit dan mendapat penghasilan lebih, maka Rina menerima begitu saja tawaran pekerjaan sebagai guru privat anak perempuan pria itu. Bodohnya, Adit yang tak tahu identitas sebenarnya dari guru privat anaknya itu, jatuh cinta sekali lagi pada wanita itu dan ingin menikahinya. Hanya saja, tanpa sengaja suatu hari dia akhirnya mengetahui siapa Rina sebenarnya dan mengembalikan luka-luka serta kebencian yang selalu bersarang di hatinya buat wanita itu. Saatnya dia mengembalikan semua kehancuran yang pernah dialaminya pada calon istrinya itu. Maka sebuah rencana pembalasan pun disusun untuk seorang wanita yang pernah dan masih dicintainya. Dia akan berencana menikahi Rina dan membalaskan dendamnya dengan memperlakukan istrinya tersebut layaknya sampah. Hari demi hari haruslah sedemikian menyiksa sampai dia puas saat melihat penderitaan yang dialami istrinya. Namun... akankah pembalasan itu tetap layak untuk diteruskan saat Rina akhirnya memilih untuk menceraikan Adit dan meninggalkan pria itu selamanya? Akankah kebencian itu begitu besar hingga bisa meredam kerinduan yang melanda Adit saat dia mendapati Rina tiba-tiba saja pergi dan tak mau menemuinya lagi?”