icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PERNIKAHAN PENUH KEBENCIAN

Bab 5 TERLALU POSESIF

Jumlah Kata:1108    |    Dirilis Pada: 22/02/2024

a-mana. Seakan-akan cowok itu sudah

Pria itu mengikutinya dan mengawasinya kemanapun dia

u-satunya tempat dimana R

rus melapor kemanapun dia mau pergi. Tak ada lagi waktu baginya untuk dih

nyentuhnya disana-sini tanpa bertanya dulu pada Rina. Adit bertindak seakan-akan Rina

n cuek dengan lingkungan sekitarnya, terutama keluarganya. Kedua orang tua yang jarang ada dirumah dan tak begi

g diharapkan papa mamanya. Mereka berkali-kali membandingkan Rina dengan anak-a

yang sama. Para karyawan yang terlihat sedikit gemuk atau tak memakai full make up akan dipecat langsung. Itu

t penampilan anak mereka yang lama-kelamaan jauh dari kata 'cantik'. Kebiasaan anak mereka yang lebih suka belajar daripada bergaul dengan or

u saja berada didekatnya. Ini membuat Rina 'tak bisa bernafas'. Orang yang suka me

elas atau sesekali terlihat bergerombol di lapangan basket dengan beberapa gengnya untuk merokok sehabis pulang seko

kan terjadi sekali dan setelah itu Adit akan meninggalkannnya sendirian. Toh menurut

gitu cowok itu menggandengny

kut-ikutan belajar disampingnya. Adit juga ikut-ikutan membawa makanannya ke dalam kelas supaya bisa makan bersama Rina. Te

adang bahkan mendorongnya kasar saat cowok itu mendekat, tap

mampir ke tempat duduk Rina dan mengajaknya mengobrol. Aneh sebenarnya karna sebelum ini,

tapi terlihat benar dia ingin menyenangkan Rina. Namun berhubung semua barang itu rata-rata harganya murah, Rina hanya melihatnya s

upaya Adit membencinya dan meninggalkannya sendirian. Namun usahanya itu gagal karena Ad

mbuat pacarnya itu tambah marah. Dengan sengaja

usaha merayu. Tapi saat melihat usahanya tak ada

enyuruhnya naik ke atas motor Adit. Rina tak bisa menolak karena melihat amarah Ad

a akan pergi. Karena ini pertama kalinya Rina naik motor dan ditambah lagi kecepatanny

Adit selama ini. Dia juga pernah bekerja paruh waktu di tempat itu dulu, sehi

u mau ngajak ke cafe, kenapa harus ke tempat y

i. Semua karyawan si

ak suka! Antar aku pulang, aku nggak nyaman di sini!" bentak Rina

yiratkan perintah aku-tak-mau-dibantah itu, membuat Rin

mau bicara kayak orang bisu, didekati malah menjauh. Emang aku penderita

ku ini nggak suka dengan KAMU! Mau kamu berusaha kayak apapun, aku

lihat tersinggung sedikitpun. "Trus

Nggak usah peringkat pertama, ranking tiga pun nggak apa-apa. Sayangnya... lihat saja dirimu! Masih untung kamu b

mester ini, kamu nggak boleh lagi ngomel-ngome

di juara satu? Apalagi den

kan nilaiku! Pokoknya...

rarti kita putus!" jawab Rina santai. Dia tau betul Ad

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PERNIKAHAN PENUH KEBENCIAN
PERNIKAHAN PENUH KEBENCIAN
“Apa yang akan terjadi jika cinta dan benci dari masa lalu menyapa kembali setelah sepuluh tahun berlalu? Rina Wibowo sungguh tak menyangka dia akan kembali bertemu dengan Aditya Harsono, pria yang pernah menjadi mantan pacarnya sekaligus mimpi buruk di masa lalunya. Untungnya, Adit tampak tak mengenali Rina akibat perubahan penampilan yang dialaminya. Merasa dia bisa mengelabuhi Adit dan mendapat penghasilan lebih, maka Rina menerima begitu saja tawaran pekerjaan sebagai guru privat anak perempuan pria itu. Bodohnya, Adit yang tak tahu identitas sebenarnya dari guru privat anaknya itu, jatuh cinta sekali lagi pada wanita itu dan ingin menikahinya. Hanya saja, tanpa sengaja suatu hari dia akhirnya mengetahui siapa Rina sebenarnya dan mengembalikan luka-luka serta kebencian yang selalu bersarang di hatinya buat wanita itu. Saatnya dia mengembalikan semua kehancuran yang pernah dialaminya pada calon istrinya itu. Maka sebuah rencana pembalasan pun disusun untuk seorang wanita yang pernah dan masih dicintainya. Dia akan berencana menikahi Rina dan membalaskan dendamnya dengan memperlakukan istrinya tersebut layaknya sampah. Hari demi hari haruslah sedemikian menyiksa sampai dia puas saat melihat penderitaan yang dialami istrinya. Namun... akankah pembalasan itu tetap layak untuk diteruskan saat Rina akhirnya memilih untuk menceraikan Adit dan meninggalkan pria itu selamanya? Akankah kebencian itu begitu besar hingga bisa meredam kerinduan yang melanda Adit saat dia mendapati Rina tiba-tiba saja pergi dan tak mau menemuinya lagi?”