icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PERNIKAHAN PENUH KEBENCIAN

Bab 3 SKANDAL DENGAN SI IBLIS

Jumlah Kata:1131    |    Dirilis Pada: 22/02/2024

uyung-huyung berjalan ke arah kamar mandi. Dengan

eroncongan, Rina keluar d

yang ada di sana s

u diajak makan malam di luar tapi non nggak bangun-b

o teman papa. Nggak enak makanannya. Enakan masak

ndang bumbu balado kesukaannya Non. Duduk a

seperti ini berkali-kali. Mempunyai kedua orang tua yang pedagang da

malam hari dan baru pulang subuh atau bahkan sampai pagi hari saat Rina baru saja berangkat sekolah. Kesempatan be

menjadi seorang yang jauh lebih sukses dari kedua orangtuanya membua

dan dia memakannya dengan lahap sambil

kir panjang Rina membuka apa isinya dan betapa kagetnya dia saat melihat beberapa foto yang dikirimkan N

mbil foto ginian?!" ketik Rina m

ga kaget dikirimin foto ciuman kalian berdua kayak gini. Maka

i! Kamu tau nomer HP Adit nggak, bi

ku yang kasih tau kamu ya,

i nomer ponsel Adit yang dikirimkan padanya. Tanpa mempedulikan makanannya yang belu

h Aditlah yang terdengar s

hluk yang pernah mempermalukannya

sih kurang puas memangnya? Brengsek! Hapus foto-foto siala

nku sih. Itu kan ulahnya si Paul. Tanya

ari mulut musuhnya itu. Saat seperti ini pun Adi

res. Foto-foto itu harus sudah lenyap. Ancamanku tadi bukan gertak sambal belaka. Jadi kalau kamu nggak

ikan masalah foto-foto terkutuk itu. Menurutnya, Adit pasti juga tak mau foto mereka sampai tersebar dan dilhat lebih banyak

dan melihat waktu masih menunjukkan jam delapan malam

guru privatnya dan melampiaskan stres dengan mengerjakan beberapa hal

elupakan masalahnya sejenak. Baru setelah waktu menunjukkan jam dua belas malam

yang!" tanya Sigit Wibowo, papa Rina yang baru pulang kerja pagi itu dan ti

i ma

anmu! Malu papa setiap ngajak kamu ke pesta pasti repot cari baju yang muat atau cocok dulu buat kamu. Ta

ganya. Anehnya, seberapa sering pun perkataan pedas itu terdengar oleh telinganya, hatinya masih saja tak ter

teman-temanku? Banyak kok dari mereka yang

gi sana ke sekolah. Lama-lama kamu disini, tambah bertengka

njak dari tempat duduk

dan sopir kok malah naik angkot terus!" te

an kemarin, dia merasa risih juga satu kendaraan dengan anak-anak lain

mahnya ke sekolah. Namun yang paling disukainya adalah dia tak perlu

nya Rina sudah melihat beberapa anak yang melihatnya dan berbisik-bisik. Namun tetap

ti ruang guru. Sesuatu yang terpampang di majalah dinding sekolah yang terle

dikirimkan Nissa tadi malam terp

satu persatu di majalah dinding yang berukuran sebesar papan tulis di kelasnya tersebut. Entah kegilaa

u mengerubungi majalah dinding ters

gnya dengan ekspresi marah. Bu Rahma melambaikan tangannya ke arah Rina

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PERNIKAHAN PENUH KEBENCIAN
PERNIKAHAN PENUH KEBENCIAN
“Apa yang akan terjadi jika cinta dan benci dari masa lalu menyapa kembali setelah sepuluh tahun berlalu? Rina Wibowo sungguh tak menyangka dia akan kembali bertemu dengan Aditya Harsono, pria yang pernah menjadi mantan pacarnya sekaligus mimpi buruk di masa lalunya. Untungnya, Adit tampak tak mengenali Rina akibat perubahan penampilan yang dialaminya. Merasa dia bisa mengelabuhi Adit dan mendapat penghasilan lebih, maka Rina menerima begitu saja tawaran pekerjaan sebagai guru privat anak perempuan pria itu. Bodohnya, Adit yang tak tahu identitas sebenarnya dari guru privat anaknya itu, jatuh cinta sekali lagi pada wanita itu dan ingin menikahinya. Hanya saja, tanpa sengaja suatu hari dia akhirnya mengetahui siapa Rina sebenarnya dan mengembalikan luka-luka serta kebencian yang selalu bersarang di hatinya buat wanita itu. Saatnya dia mengembalikan semua kehancuran yang pernah dialaminya pada calon istrinya itu. Maka sebuah rencana pembalasan pun disusun untuk seorang wanita yang pernah dan masih dicintainya. Dia akan berencana menikahi Rina dan membalaskan dendamnya dengan memperlakukan istrinya tersebut layaknya sampah. Hari demi hari haruslah sedemikian menyiksa sampai dia puas saat melihat penderitaan yang dialami istrinya. Namun... akankah pembalasan itu tetap layak untuk diteruskan saat Rina akhirnya memilih untuk menceraikan Adit dan meninggalkan pria itu selamanya? Akankah kebencian itu begitu besar hingga bisa meredam kerinduan yang melanda Adit saat dia mendapati Rina tiba-tiba saja pergi dan tak mau menemuinya lagi?”