icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

CEO in My Bed

Bab 3 Datang Mengantar Diri

Jumlah Kata:1088    |    Dirilis Pada: 07/02/2024

setiap kali langkah kaki panjan

dada, seraya matanya memindai tubuh wanita itu dari atas ke bawah. Hal itu m

bat lagi. Terserah dengan apa tanggapan Anda tentang diriku. Aku hanya i

mu sementara kau belum memberikan apa yang seharusnya kudapatkan." M

ar kembali, mengusik jantung Ath

Athalia dan menariknya hingga m

yang nyaris tak berjarak membuat At

gat di permukaan wajah Athalia. "Kau sudah menyepakati tawaranku untuk mendapatkan uang itu, bukan? Kau ingin aku membiaya

ebar menelisik ke dalam rambutnya, mengelusnya dengan geraka

ia tak urung mengan

asi. Dia tidak punya banyak waktu." suara

encoba mengelus leher jenjangnya. Terasa geli dan aneh bagi At

tidak sabar ingin segera mendesah di atas ranjangku," ejeknya

gitu polos. Wajah yang meski jarang terpoles oleh make-u

h kartu di dompet, lalu m

semua dilakukan secepatnya, maka datanglah malam ini. Mulai nant

ar. Meski hati kecilnya sangat menentang apa yang ia putuskan

ahesa. Tiba-tiba Athalia menelan ludahnya berat, benaknya me

skan maka kau tidak akan pernah bisa membatalkannya." matany

enghangatkan ranjangku," bisik Mahesa, mengelus leher jenjang Athalia

ar, tetapi sialnya Athali

tu di kulit pipinya mem

ngan pekerjaanku? Apa

ertawa p

i kantor? Aku membayarmu bukan hanya untuk dipajang di apartmenku. Tap

sedikit

aimana jika Mahesa meminta dirinya

tuk kau pahami, Athalia? Kau me

uknya, bukan tidak mungkin Mahesa akan memanggilnya sewaktu-waktu ke ruang

menge

pekerjaanmu seperti biasa." sebelah t

mbali di kursi kerjanya. Namun saat tangan Athalia hendak meng

hal

menatap dengan

a T

ab. Ia tampak berdeham sejen

enku nanti malam, paka

mata Athalia m

*

mana? Tidak biasanya kau

sedang mengoles lipstick di depan cermin, ketika t

Ibu sudah tidu

rkeringat sambil menghampiri Athalia yang sibuk den

uk tidur. Padahal hanya tinggal memejamkan mata. Hati Ibu seperti merasa tidak tenang. Rasanya resah

a berdiri. Matanya menatap nyalang pada ce

Sesuatu yang buruk akan menimpa diriku, Bu. Malam ini aku akan menyerahkan kehormatan

mah teman, akhirnya Dian mengizin

ka sebenarnya Athalia akan

nnya ragu-ragu memencet bel, sampai akhirnya daun pintu berayun terbuka dan sosok Mahesa

" katanya pada Athalia, bibirny

kerjamu yang baru," ledek Mahesa se

kakinya tetap melangkah masuk. Dan mata Mahesa memin

kembali di sofanya, tangannya mengangkat g

geleng. "Tidak. Terima Kasih," jawabnya sembari me

pat sementara matanya masih

us, nanti darahmu turun." Mahesa menge

ntatnya di sana. Namun seketika itu

ua saja di apartmen ini, membuat

kan diri darinya. Karena aku sudah menjatuhkan pilihan dengan menjadi teman tidurnya. Hanya sat

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
CEO in My Bed
CEO in My Bed
“"Athalia! Apa kau masih perawan?" tanya Mahesa. "Aku pastikan adikmu akan mendapatkan perawatan sampai sembuh. Tapi kau harus jadi teman tidurku selama satu bulan," lanjutnya membuat bola mata Athalia membeliak. Kelamnya masa lalu telah membentuk Mahesa menjadi seorang lelaki yang sangat tidak percaya dengan yang namanya cinta. Itu sebabnya ia kerap memandang rendah pada wanita. Tetapi Athalia hadir dengan membawa segala ketulusan yang ia punya. Akankah Athalia mampu membuat Mahesa percaya bahwa cinta itu nyata?”