icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Demi Papa

Demi Papa

Penulis: Sisi Ryri
icon

Bab 1 Pertemuan Kedua

Jumlah Kata:1015    |    Dirilis Pada: 20/01/2024

agi?" tanya Sandra den

k menyadari jika dia memang pria bodoh yang tak juga sad

rus kembali ke kamar Owen dan

m

meraih dagu Sandra yang hanya bisa m

pa. Tak boleh kembali ke m

ni yang terakhir. Ini

, sungguh ini janji yang sekian kali yang mem

ino yang tak rela Dion pulang dengan keadaan kalah tanpa bisa membayar dan kal

kenang Sandra pada kejadi

utrinya, dia menarik-narik rok hitam Sandra sepert

us tak berbusana d

ri pada papamu mati dit

natap tajam mata pria tua tukang judi itu. "Kau bi

ak pantas dia lakukan tapi bagiaman lagi, saat ber

n dan akhirnya kembali menelan kekalahan. Mata Sandra berk

i

uarga Moris dan itu artinya Sandra harus

n?" desis Dion dengan mata yang mel

, aku yang akan menembak kepalamu dengan timah panas," Sandra melangkah lesu membu

ik mobil mewah berwarna merah itu se

ai

a kemudian menutup pintu saat Sandr

saat ini ketakutannya akan ancaman Owen Grey si putra pemilik kasino sudah hilan

engan ketakutan, matanya sesekali melirik ke arah Owen yang me

pa alasan, kalau dia marah benda keras itu bisa saja melay

rbang besi besar terbuka di depan mobil dan tanpa menungg

dekati mobil lalu membukakan

au Owen membawa wanita berarti wanita ini akan segera jadi sant

n sambil menarik tanga

d

at hingga Sandra hampi

rdaya. Wanita ini terlalu penurut padahal dia masih punya kese

oma tak sedap sejengkalpun dari tubuhnya!" perintah Owen s

a keberanian untuk melawan pria bertubuh tinggi ini

perti pesanan Owen, dua pelayan wanita tadi hanya membiarkan Sandra

saja masuk ke dalam kamarny

tunduk dan kali ini dia

lalu memiringkan dagunya seraya meraih selembar kain

embiarkan saja Owen m

r

h wanita malang itu di atas ranjan

senangannya ini terganggu kemudian mulai mengika

r hutang judi ayahnya itu merintih kesakit

l

kemudian memandangi jengkal demi jengkal k

a dan mulai mengecupnya, awalnya pelan tapi lama-lama li

mutar lidahnya di sela paha Sandra yang h

h

dian memasukkan ujung telunjukny

dan kakinya terlalu kuat hingga dia hanya bisa merintih dan m

a dua tapi kini justru tiga. Tentu ini penyiksaan yang luar bi

tapi bukannya menghentikan gerakan jemarinya yang makin dalam memasuki lubang Sandra, Owen justru terkekeh sea

p Owen lalu mencari posisi untuk menerjang San

h

en

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka