icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terjerat Obsesi Gila Duda Anak Dua

Bab 4 Menolak

Jumlah Kata:928    |    Dirilis Pada: 19/01/2024

y Rea

memutar mata jengah, seraya menyandarka

. Kek gak ada cewek lain aja diluaran sana. Kenapa? Situ kurang laku?"

i balikin! Pokoknya, lo

ya! Gini-gini yang ingin

tidak perduli. Karena aku sudah malas b

ih wanita-wanita itu aja? Kenapa haru

ta hanya m

at, menjentikan jari dengan ke

a saya menjadi pacar, bahkan menikah dengan Bapak? Semuanya karena Tita, ka

mengutamakan kebahagiaan anak saya?" jawabnya enten

coba Bapak pikir. Dalam rumah tangga itu, bukan hanya ada ibu dan an

al saja Bapak tidak menginginkan saya, akan bagaimana saya melanjutkan rumah tangga itu dengan Bapak? Bercerai diusia senja jelas itu bukan pilihan bijak. Tapi tetap bertahan pun rasanya .... Haaah ...." Aku membu

Yang jelas, aku berharap dia menge

elajar menci

a masih bersikukuh. Membuat aku kembali

et gelang yang dikasih nyawa. Gak a

nyak lagi. Makin susah deh, u

apak bisa melakukannya. Lakukan sa

lah. Sudah capek

, sambil menatapku dengan lekat. Wajahn

ti apa dari saya? Ka

ap

ta. Ya

Tita tiba-tiba sudah menerobos masuk. Diiku

Bella. Sama-sama

udah berusaha melarang

ngangkat tangan ke arah Mbak Laras, kemu

kesulitan mendengar dan mematuhi permi

, dan bertanya dengan nada lembut sekali. Membu

. Dia yang mesem sendiri. Situ sehat, Mbak?' Aku

ta kan pengen main

Kok,

i, kayaknya gak bisa nemenin Tita." Aku pun ik

mau beli batangan?

du

Aksa bertanya seraya menaut

s. Tita dengar, Tante suka batangan. Makanya Tita

us g

arti. Dan mengulum senyum dengan m

ikir ap

alah?" Aku pun mau tak mau memberi penjelasan dengan ga

i kok, Devia. Saya juga puny

uk

atuk di tempatnya. Syok dengan jaw

da duda gila itu. Mentang-mentang sudah pernah meni

ah paham, okeh!" Dia meralat ucapannya dengan segera

mengedip nakal padaku. Membuat aku ingi

duda s

pak bis

kini wajahnya sudah merona merah. Dengan senyum ma

ka dengan Pak Aksa. Tapi, wajar s

k aku jodohkan

Tante artis juga. Tita

kin aku alihkan agar tidak lagi mengincarku sebagai mama barunya

n. Aku yakin Pak Aksa pun akan ikut

a, Tita?" Mbak Lara

bak Laras dengan berani. "Kan, nanti Tante artis cemburu," lanj

sudah k

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terjerat Obsesi Gila Duda Anak Dua
Terjerat Obsesi Gila Duda Anak Dua
“Sebelumnya hidupku baik-baik saja. Aman, tentram, damai dan terkendali. Meskipun aku bekerja sebagai publik figur di dunia entertainment. Tetapi aku tidak pernah mencari sensasi agar viral, atau pun terkena gosip miring hingga menjadi headline di akun lambe-lambean. Hingga akhirnya aku bertemu dengan Thalita Eugenie Alexander. Seorang gadis cilik yang tiba-tiba menarikku ke meja kasir dan ingin membeliku. Lah, dia kira aku ciki atau permen kapas? Seenaknya saja mau dibeli. Namun, berawal dari kejadian itu, hidupku pun mulai kacau setelahnya. Kehadiran Tita dan ayahnya, Aksa Malvino Alexander, si duren sawit berbuntut dua. Perlahan membuat aku mendadak virall. Apalagi, dengan status si duda yang ternyata bukan orang biasa. Makin menjadi saja gosip yang menimpaku setiap harinya. Membuat aku muak, dan ingin sekali resign dari dunia entertainment yang kugeluti. Masalah lainnya adalah, si duda selain narsis parah, juga sangat pemaksa sekali. Aku harus ekstra keras memutar otak dalam menolak lamaran gilanya. "Saya heran, kok ada wanita bodoh seperti kamu?" Heh? Maksudnya? "Padahal ada berlian di depan mata. Bukannya diambil dan disimpan, malah di tolak. Waras kamu?" What the hell! "Saya juga heran sama Bapak. Sudah tahu ditolak, masih aja gigih maksa. Kayak gak ada cewek lain aja diluaran sana. Kenapa? Situ kurang laku, ya?" Nah, emang enak dibalikin? Lo jual, gue borong, Bang!”