icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DIBUANG MANTAN, DIKEJAR CEO SULTAN

Bab 4 Ayah Aruna

Jumlah Kata:1052    |    Dirilis Pada: 20/01/2024

berik

julurkan kepalanya dan kini ia bisa melihat seorang pria yang te

a bersedia menelan semua kekecewaan dan amarah atas

ayah. Sorot matanya yang redup mencerminkan kesedihan ya

ecela

dan kehilangan kemampuan bicaranya sert

ri koma nya berbulan-bulan, sekretaris sekaligus orang kepercayaan aya

obatnya..." Aruna duduk di tepian ranjang

kecil keluar dari bibir

ah minum dulu obatnya y

mengisi air ke dalam gelas yang kos

.." Aruna meletakkan gelas dan obat di atas nakas dulu sebelum ia mengangkat perlahan kep

harus tetap sehat untuk Ar

mpleks. Ada penyesalan dan ada kesedihan di sana. Namun

n bergerak-gerak pelan, namun tak mengeluarkan

n milik Aruna itu menata

au bilang maaf ya?" Seakan tahu apa yang hen

tadi malam. Aruna ada kerjaan tambahan jadi pulang telat dang langsung mengerjakan beberapa hal," imbuh

ayah sementara tapak tangan satunya mene

ng yang besar selama ini dari Ayah. Aruna butuh Ayah. Karena itu

a erangan lagi. Keningnya sedikit b

alaupun ada pertengkaran kakak adik itu sudah b

wah. Pekikan ibu tirinya sangatlah nyaring dan tanpa menahan diri. Karena itu dia

terd

lagi. Betapa dirinya merasa tak berdaya sebagai kepala keluarga, terutama lagi

enjadi pengganti ibu, semula ia pikir ak

segala keterpurukan yang ia alami, kehadiran Lisa da

ku di tempa

menitikkan air mata dalam ketidakberdayaan tetap menggores luka di hati Arun

makan siang. Nanti dua jam lagi Ayah makan obat yang satunya ya. Sekara

nya pada Aruna dan mema

h. "Ayah harus kuat dan sabar ya. Aruna juga kua

ai bawah rumah yang telah dihuni selama dua p

tai atas, karena dua kamar besar di lantai b

in dan Aruna pindah di kamar yang berada di lantai dua. Meskipun di bawah terdapat tiga

ap Erwin lalu tersenyum kecil.

punggung Aruna yang telah berjalan m

na menjejakkan kakinya di anak tang

h Aruna tujuh tahun lalu. Ia membawa ser

saja kerutan di wajah serta kantung mata t

Terutama lagi kepada Aruna yang memang seolah dijadikan pelampiasan kekesalan dan kekecewaannya terhadap

li kamu!"

sih obat buat papa du

ri, ruangan bawah harus sudah bersih! Kenapa hari ini ruang tengah

ejak jam empat tadi, Aruna sudah mulai membersihkan seisi ruma

egera belikan kosmetik saya yang sudah habis. Catatannya ada di atas meja itu," tun

membantah atau mendebat ibu tirinya itu. Ia pun men

nonton TV. Tidak sedikitpun dirinya tergerak untuk membantu sang kakak membersih

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DIBUANG MANTAN, DIKEJAR CEO SULTAN
DIBUANG MANTAN, DIKEJAR CEO SULTAN
“Tidak pernah ada dalam bayangan Aruna bahwa ia terpaksa menjadi pengasuh Maira, anak dari CEO di perusahaan tempatnya bekerja. Tapi ia harus melakukannya jika ingin segera keluar dari rumah yang kini dikuasai ibu tirinya dan membawa serta sang ayah yang lumpuh bersamanya. Tidak pernah ia sangka pula ternyata segala sesuatu setelah bekerja di kediaman CEO itu akan menuntunnya pada suatu hal yang membuatnya berada dalam pilihan berat. Membenci atau menerima. Ketika memilih menjauh dari Maira dan Sang CEO, mampukah Aruna bertahan dengan rasa rindu yang tumbuh subur tanpa bisa ia cegah? Mampukah ketulusan Maira --anak angkat CEO-- dan cinta serta kejujuran Brahmana --Sang CEO-- meluluhkan hati Aruna? "Memaafkanmu sama seperti mengabaikan ayahku. Harus kah ku relakan cinta ini?" -Aruna- "Lari kemana pun kau, akan kutemukan dan kubuat kau tak berdaya dalam kungkungan cintaku." -Brahmana-”