icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Makmum Kedua Suamiku Sahabat Baik ku

Bab 3 Ijab Kabul Kedua Putra

Jumlah Kata:759    |    Dirilis Pada: 05/01/2024

Semua orang langsung turun dan masuk ke dalam. Terlihat semua o

a dan bersikap seperti apa. Sebab, hati-

yaksikan pernikahan Mas Putra

dari mobil dan berjalan masuk ke dalam. Kemudian, ia duduk

bab, rencana Allah lebih indah dari rencana yang kita ingink

g sudah dia anggap sebagai ibu kandung-nya sendiri

tik menggunakan kebaya berwarna putih menghampiri suami-nya. Wani

i pertama Bapak?" tanya

ai cadar itu," jawab Putra s

nyiapkan berkas-berkas yang diperlukan. Setelah itu, Ayah kandung Difa

Syahputra," ucap

p, dengan derai keringat yan

dul Syahputra dengan anak kandungku yang bernama Difa

a Salsabila dengan maska

yang terlihat sangat gugup, samp

saksi, Sah?" tan

yang ada di sana dengan

ang suami sudah menjadi milik wanita lain. Yang artin

dak ingin orang lain melihat dia menangis. Jujur, hati Aisyah

semua ini. Aku pasti bisa berb

reka masing-masing. Setelah itu, semuanya makan

capkan apa-apa. Sebab, dia menahan bulir-bulir bening ya

sama wanita lain. Aisyah bergegas pergi d

at sakit mengingat kembali suami yang sangat dia cintai menika

kalau mas Putra menikah lagi. Karena, semua ini mema

melihat ada panggilan masuk dari Putra. Namun, Aisyah tidak

n melaksanakan Shalat Duha. Setelah selesai Shalat, ia b

syah pun bersiap-siap melaksanakan Shalat Dzuhur setelah itu baru

ihat semua orang ada di teras. K

panggil Ma

ibu mertuanya. Sedangkan Putra hanya diam sa

cemas memikirkan kamu?" tanya Maryam

lat di masjid tadi. Maaf tidak member

dia tahu menantunya sangat terpukul atas pe

bisa berbicara padamu seben

a. Sebab, dia belum sempat berbicara dengan D

menuju kamar utama. Kemudian, du

n pernikahan kami. Sebab, kamu tahu apa permasalahan selama ini, 'ka

awanan Mbak yang terenggut itu

nganggukkan kepala. Kemudian, menan

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Makmum Kedua Suamiku Sahabat Baik ku
Makmum Kedua Suamiku Sahabat Baik ku
“Hatinya yang tulus, retak seribu bagaikan cermin usang tidak terpakai. Ketika perempuan muda itu mendengar dari bibir kekasih jiwanya. Meminta izin untuk menghalalkan sahabatnya sendiri menjadi madu di dalam biduk cintanya. Aisyah membulatkan tekad di atas sajadah sepertiga malam. Tidak akan mundur. Bahkan, mengizinkan imamnya untuk menikah lagi. Meski dia harus menelan pil pahit sepanjang waktu akan tingkah lelaki yang memberikan permata hati. Selama biduk perahu cintanya berlayar di samudera kehidupan. Sang imam tidak pernah menyayanginya, mencintainya. Bahkan, meneguk nikmatnya gula jiwa pun enggan diberikannya. Hanya diksi sembilu yang hampir sepanjang waktu diuntai untuk perempuan muda itu. Sampai kapan perempuan berparas keibuan itu akan bertahan? Mampukah Aisyah menggenggam keutuhan cintanya? Ataukah harus rela di madu bersama sang sahabat baiknya?”
1 Bab 1 Izin Mendua 2 Bab 2 Sama seperti burung 3 Bab 3 Ijab Kabul Kedua Putra 4 Bab 4 Izin merasakan gula jiwa 5 Bab 5 Ingin mencari tahu kebenaran tiga tahun silam 6 Bab 6 Ingin pindah rumah 7 Bab 7 Patuh kepada suami walaupun hatinya sakit 8 Bab 8 Aku adikmu 9 Bab 9 Ancam Putra 10 Bab 10 Ingin bercerai 11 Bab 11 Jangan katakan aib itu!12 Bab 12 Kalian akan bercerai 13 Bab 13 Gunawan 14 Bab 14 Kesalahannyaku15 Bab 15 Bayang-bayang dirimu 16 Bab 16 Bertahanlah Aisyah!17 Bab 17 Sadar 18 Bab 18 Kesalan Fatal 19 Bab 19 Sangat tulus 20 Bab 20 Keras kepala 21 Bab 21 Undangan pernikahan 22 Bab 22 Sepertinya itu 23 Bab 23 Berbohong 24 Bab 24 Gaun pengantin 25 Bab 25 Pembuktian 26 Bab 26 Sedih27 Bab 27 Sah 28 Bab 28 Tolong 29 Bab 29 Rossela 30 Bab 30 30 31 Bab 31 3132 Bab 32 3233 Bab 33 3334 Bab 34 3435 Bab 35 3536 Bab 36 3637 Bab 37 3738 Bab 38 3839 Bab 39 3940 Bab 40 4041 Bab 41 4142 Bab 42 4243 Bab 43 4344 Bab 44 4445 Bab 45 4546 Bab 46 46 47 Bab 47 4748 Bab 48 4849 Bab 49 Ahkirnya Tamat