icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Godaan yang Terlalu Memikat

Bab 10 Kemarahan Josep

Jumlah Kata:1310    |    Dirilis Pada: 27/12/2023

menanti dengan mengenakan pakaian terbaik mereka, siap untuk melakukan acara dinner bersama sebaga

re," sapa kedua p

erutan kening di dahi oleh keduanya. "Apa kalian sudah ada perkem

alisnya, merasa aneh dengan pertanyaan suaminya. "K

an emosinya langsung meledak-ledak. "Apa maksudmu? Jadi seh

samanya makanya Bastien tidak datang kepada kami," sahut Anne beragumentasi, dia merasa langsung putus asa dan lelah kar

dasar dungu!" Suaranya naik beberapa oktaf dan itu membuat Anne harus menutup mat

a di hotel ini pada tengah malam. Kepalaku pening seja

kau yang membuat kepa

mengalami hal yang sama dengan kami," sambar Cornelia merasa tidak se

bertanya pada beberapa petugas hotel mengenai keberadaan Bastien dan semuanya nyaris tid

sambar Julia tiba-tiba. "Potongan gaunku ini sangat rendah dan aku juga tidak mengenakan pakaian

sempurna untuk merendahkan harga dirimu sendiri," sambung Cornelia mencibir adiknya dengan kri

n cucian," balas Julia sengit. "Aku berhak tampil cantik, kau tidak harus selalu

ia tidak boleh berkeliaran dengan pakaian sepe

ya badan yang bagus dan dada yang

bersiap. Aku tidak mau tahu, salah satu dari kalian harus berhasil menikah dengan Bastien sebelum tahun baru. Jika kalian tidak bisa menjebaknya disini, dia pasti akan dijerat perempuan lain. Kalau it

miku," ujar Anne s

a-apa? kau yang bertanggung jawab atas bocah itu karena dia

kali lagi menghabiskan uang yang tersisa unt

a pun aku berada itu bukan uru

jawab untuk urusan seperti ini. Kenapa kau melimpahkan semuany

rumah tangga itu artinya berbagi tanggung jawab sialan!" desaknya. "Lagipula meski aku terlihat bermalas

enautkan jemarinya. Matanya berbinar. "Itu bagus aku

sesuai kebutuhan. Investasi jangka panjang," dengus Josep. "Urus saja kedua putrimu agar ada pri

i menjual kami, Papa,

atapan tajam sang ayah. Malah Caroline memandang balik wajah ayahnya dengan pandangan yang sopan tapi menusuk. "Sebaiknya Papa tidak me

kan langsung bangkit. "Aku sangat lapar, kurasa kita bisa pergi duluan k

ia dan sayangku Anne," Wanita itu tiba-tiba masuk dan menyapa semua orang disana. Sengaja menjeda kalimat seolah ada kalimat lain yang perlu disampaikan. Mendengar Susan memanggil nama suami

nya. Sementara yang lainnya hanya diam membeku. Sesaat Anne melihat pandangan m

kau ke

kanmu dan Jhonny tadi berkelahi –atau lebih tepatnya terlibat cekcok sampai menimbulkan kehebohan dan aksinya tadi diabadika

get mendengar kabar itu. "

usan dengan nada tidak senang dan sesukanya me

na! Kau benar-benar tidak becus melakukan apa-apa ya? Mengurus keponakanmu sendiri saja kau tidak bisa. Bagaimana sekaran

mengenal pria bernama Jhonny," katanya. "Kenapa dia harus berkelahi demi aku seperti itu? K

h Ibu direktur hotel ini," kata Susan kesal sambil mendengus kasar. "Janda tid

ud oleh Susan, Josep semakin na

ak mengenal istri dari kepon

minya jelas tahu sesuatu. Ada yang

a bisa menahan senyumannya. Dia selalu puas melihat Anne berada dalam ketidakberdayaan dan dibenci oleh suaminya sendiri. Baginya Anne berhak menerima konsekuensi itu kar

dan keponakanmu itu tidak akan mau

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Godaan yang Terlalu Memikat
Godaan yang Terlalu Memikat
“Tak ada satu pun cara menjadi ibu yang sempurna. Namun ada banyak cara untuk menjadi ibu yang baik. Jika merayumu dapat mengembalikan putraku dan membuat mereka aman, maka aku akan melakukannya tidak peduli resiko seperti apa yang harus aku tanggung. Kamu harus tahu bahwa aku bukanlah seorang perempuan berhati emas yang pantas untuk kau cintai sepenuh hati. Aku hanyalah perempuan egois jika menyangkut kedua anakku. Lagipula bukankah sebelumnya kita memang tidak saling mengenal? Jadi ketika kita kembali asing itu bukanlah masalah. Malah, mungkin lebih baik begini. Melepasku adalah cara terbijak bagimu untuk mencintaiku. Bencilah aku karena aku sudah memperalatmu, dan lupakanlah aku. Kau seorang pemuda yang baik, karena itulah kau pantas bersama dengan gadis yang sama baiknya. Bukan janda beranak dua yang licik sepertiku.”