icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Godaan yang Terlalu Memikat

Bab 7 Dua Bersaudara Cornelia & Julia

Jumlah Kata:1310    |    Dirilis Pada: 27/12/2023

dua bersaudara dari pasangan Josep dan istri sahnya Anne. Sosoknya cerdas, dingin, angkuh serta paling disiplin dan kaku dibandingkan saudara bungsunya. Se

Cornelia justru mengambil alih tugasnya dan memb

an besar," keluh Cornelia yang ambil suara. Merasa sebal karena diantara semua orang yang menghuni kamar itu hanya dia yang telah siap siaga.

esadarannya meskipun sambil mengucek-ngucek mata. "Hei, Bastien tidak

dan lebih seperti tipe petualang. Rambutnya keriting, dengan kulit putih be

mu," kata Cornelia membalas p

n sambil mengibaskan rambutnya dan beranjak dari ranjang menuju ke wastafel untuk mencuci mukanya. "Lagi

nak-anak," serang Cornelia lagi. "

dengan itu dia berhasil membangunkan sang Mama yang be

ah umur," timpal Cornelia lagi dengan lebih tenang kali ini.

akan bisa mendapatkan dia," sahut Julia sekali lagi dengan berapi-api. "Kau kan sudah bertunangan dengan Michael. Kudengar dia sudah menyelesaikan pen

mau tersulut api amarah lagi. Dia tidak mengira bahwa adiknya akan bicara sembarangan tentang kehi

," kata Julia lagi. "Mendekatiny

kan kau menikah lebih dulu dari a

n aku tidak mau menikah!"

erdua tahu benar bahwa aku dan papa kalian sangat mengandalkan kalian agar kalian bisa menikahi pria yang mapan d

mas kawin kami di meja judi," Corneli

maka aku yang akan mendekatinya," kata Julia yang sudah selesai membasuh wa

ah jauh soal kepintaran tapi menang soal tubuh dan wajahnya karena dia cantik. "Aku hanya berharap dia tidak berkeliaran keluar dari hotel

ar tidak terpengaruh pada wanita lain. Dia sudah menanamkan statement bahwa pe

ikan. "Bagaimana jika Bastien justru jatuh cinta pada wantia yang lebih tua? Selera ayahnya pada w

n Mamanya. "Tapi setidaknya mereka berdua sudah tiada sekarang, dan kami tidak terpaksa untuk bertemu dengan Bastien

elarat dan sengsara bersamanya alih-alih mengurus hal yang sudah diturunkan padanya. Sampai akhir hidupnya Ayah benar-benar tidak bisa menjalani masa tua yang tenang. Aku

kakak sulung dan Mamanya tanpa dosa sambil memamerkan gaun yang dia maksud. Sebuah gaun berpotongan dada rendah dan

diknya perbuat. "Apa kau sudah gila? Pakaian itu terlalu minim! Bisa-bisanya kau menu

berkata kasar padaku

r mengenakan pakaian seperti itu," sahut

ustahil bagi seorang Julia mau dilihat orang dalam kondisi berantakan. Begitu di ruangan hanya tinggal ada dua orang saja, Anne langsung meremas tangan putri sulungnya. "Oh, apa jadinya ini? Andaikan kau belum bertunanga

a dari mulut Michael langsung. Menggantungku selama empat tahun bukan perkara mudah, Mama. Kalau saja dia memberikanku kepastian dengan mulutnya sendiri atau dia dikabarkan mati aku mungkin bisa berk

n. "Cornelia!" Dia menggelengkan kepala seraya mempr

g mengejek. "Oh, aku kan hanya berkata seanda

ya, dan itu membuat Anne terkadang khawatir. Kecintaann

*

hara memang selalu benar-benar berani dan dia selalu membuat semua orang tercengang akan seberapa besar nyalinya sekarang. Sebelum kemari, tentu saja dia sudah lebih dulu di ceramahi

a dirinya sendiri. "Sudah mulai kau lancarkan sa

ua tangannya menatap dua eksistensi yang kini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Godaan yang Terlalu Memikat
Godaan yang Terlalu Memikat
“Tak ada satu pun cara menjadi ibu yang sempurna. Namun ada banyak cara untuk menjadi ibu yang baik. Jika merayumu dapat mengembalikan putraku dan membuat mereka aman, maka aku akan melakukannya tidak peduli resiko seperti apa yang harus aku tanggung. Kamu harus tahu bahwa aku bukanlah seorang perempuan berhati emas yang pantas untuk kau cintai sepenuh hati. Aku hanyalah perempuan egois jika menyangkut kedua anakku. Lagipula bukankah sebelumnya kita memang tidak saling mengenal? Jadi ketika kita kembali asing itu bukanlah masalah. Malah, mungkin lebih baik begini. Melepasku adalah cara terbijak bagimu untuk mencintaiku. Bencilah aku karena aku sudah memperalatmu, dan lupakanlah aku. Kau seorang pemuda yang baik, karena itulah kau pantas bersama dengan gadis yang sama baiknya. Bukan janda beranak dua yang licik sepertiku.”