icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Merebut Hati Suamiku

Bab 8 Pendekatan Palsu

Jumlah Kata:1253    |    Dirilis Pada: 18/12/2023

meninggalkanku sendirian di sini yang masih bingung menatapnya.

demi sedikit aku sudah ber

misterius,

ung menunju kamar. Pemandangan yang pertama kali aku

u. Kita sho

a,

u adalah wanita normal yang mendambakan sikap manis suaminy

gsung menyambutnya. Ini adalah pertama kali aku mencium t

karena perasaan bersalahnya pagi tadi? Apapun itu,

i hanya ada kami berdua lantaran Abah Umik sedang pergi. Semua makanan sudah te

pin ini se

Mau minta bantuan mbak nd

amu sudah repot-re

. Ini sudah menja

n kamu juga wajib taat apa kata suami. Jangan dekat-dekat p

ya,

shilla!" Suaranya ter

ni? Gus Aaraf dengan mudahnya protes saat aku dekat dengan pria lain,

tanyanya lagi yang sont

a maaf, besok-besok

, "bagus kalau kamu paham.

adalah melayani pria dengan sifat berubah-ubah di depanku ini. Tidak pedu

duk di sofa dengan memangku laptop, sedangkan langkahku menuju lemari guna m

tampak jemarinya sesekali menekan pelipis

pijit kepa

"nggak usah! Cuma p

pur. Tujuanku adalah membuatkan kopi untuknya, s

letakkan cangkir berisi kopi p

sebut. Kemudian tangannya mengembalikan cangkir ke

in kepalany

ya kamu

rasakan dulu, pasti s

saat, "ya sudah kalau begitu. Kepalak

la suamiku. Tebakanku adalah Gus Aaraf tengah memikirkan kata-kata Abah tad

epadanya. Aku ingin sekali mengatakan kalau pundakku siap dijadikan sandar

Gus, biar pikirannya tena

hanya me

oma terapi nggak, Gus? Mu

y! Kamu ini c

u merespon beda. Lagian salahku juga terlalu memancingnya. Beberapa menit kemudian

hkan diri di sana. Aku juga akan tidur, le

*

tujuh malam. Semua makanan sudah tersaji di meja makan, jug

masih lam

ay panggil saja, ya, biar k

sehingga aku lantas bangkit dan beranja

u tengah berbincang dengan seseorang di seberang telepon. Gel

a yang semakin membu

u semakin mengernyit bingung lantar

pilih jalan ini? Aku bisa membawamu ke depan A

e

enatap punggung suamiku saat ia menjauhkan ponselnya dari daun telinga. G

ng aku tida

dari ta

enyum, "saya disuruh Abah dan Umik untuk memanggil

ah apa yang Gus Aaraf bicarakan, tetapi aku paham dari kata

ng. Gus Aaraf sudah meleburkan semua harapanku, bahkan i

k." Aku mendudukkan dir

Nduk. Ayo kit

g patuh. Mengambilkan makanan dan minuman, bahk

kalian ada ac

yang masih mengatupkan bibir

bisa ikut Abah dan Umik ke rumah Paman

Ayrani akan menikah,

ng menjodohkannya. Tadi siang Abah dan Umik ke rumah Pamann

tas saja Gus Aaraf tampak berbeda. Ternyata i

menikah lalu Gus Aaraf m

atu dengan cinta pertamanya, m

nya palsu. Suamiku mencoba dekat lantaran cinta p

udah punya pilihan bagaimana?" Gus Aaraf membuk

ani menjodohkan. Lagian dia akan pertukaran pelajar, dia juga sudah ga

s seperti

ha melerai meskipun Abah

an, "Abah memang suka sekali membuat keputusan sepihak yang terkesan me

Mau ke

ing, Bah. Nanti Kay antarka

gitu, Nduk. Tapi k

, Um

ndengaranku menangkap Abah yan

Pasti pusing karena

ibuk meminta hati untuk tenang karena ta

n memikirkan cara untuk memp

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Merebut Hati Suamiku
Merebut Hati Suamiku
“"Maaf, Ning. Saya menikahimu karena perintah dari Abah dan Umik, bukan atas niat saya sendiri. Jadi, izinkan saya menata hati dulu agar bisa menerima takdir ini." -Aaraf Ibrahim- Perjodohan di dunia pesantren memang sudah tidak asing lagi, seperti yang dialami oleh Kayshilla Chandra dan Aaraf Ibrahim. Kedua insan yang sama-sama asing dan hanya bertemu saat hari akad itu harus berjuang mempertahankan rumah tangga yang mereka bina. Kesabaran Kayshilla terus teruji setiap hari, hingga ia tahu ada nama perempuan lain di hati suaminya. "Jika sainganku adalah perempuan lain? Apakah aku bisa merebut hati suamiku?" -Kayshilla Chandra-”
1 Bab 1 Fakta Pernikahan 2 Bab 2 Foto Perempuan 3 Bab 3 Ayrani4 Bab 4 Penolakan5 Bab 5 Bersaing dengan Perempuan Lain6 Bab 6 Tekad Kayshilla 7 Bab 7 Cemburu 8 Bab 8 Pendekatan Palsu9 Bab 9 Pertunangan Ayrani 10 Bab 10 Gus Aaraf Sakit11 Bab 11 Sisi Lain Gus Aaraf 12 Bab 12 Kekhawatiran Kayshilla 13 Bab 13 Hanya Sandiwara 14 Bab 14 Bertemu Adele15 Bab 15 Saran dari Adele16 Bab 16 POV AYRANI - Mas Mahesa 17 Bab 17 Pertemuan Pertama 18 Bab 18 Ungkapan Perasaan 19 Bab 19 Patah Hati20 Bab 20 Membuka Luka21 Bab 21 Senyuman Terakhir22 Bab 22 Saling Melepaskan23 Bab 23 POV AARAF - Keputusan Sulit24 Bab 24 Devano Menjenguk Kayshilla25 Bab 25 Bingung Judul26 Bab 26 Perubahan Aaraf27 Bab 27 Bimbang28 Bab 28 Tuduhan Aaraf29 Bab 29 Permintaan Aaraf30 Bab 30 Bingung Judul31 Bab 31 Perubahan Aaraf32 Bab 32 Mengikis Jarak33 Bab 33 Luka Penolakan34 Bab 34 Isi Hati Abah dan Putranya35 Bab 35 Iri pada Masa Lalu36 Bab 36 Bertemu Devano