icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Merebut Hati Suamiku

Bab 9 Pertunangan Ayrani

Jumlah Kata:1205    |    Dirilis Pada: 18/12/2023

a pakai baju c

at

lemari sontak terhenti m

ik dengan ponselnya. Pria tampan itu hanya mengangguk tanpa menjawa

n sarung untuk Gus Aaraf dengan warna senada. Setelah semuanya tertata rapi

Aku mengganti keset dan menaruh handuk untukny

i Gus Aaraf tidak ada pilihan lain selain merelakannya. Semo

rus memberikan bingkisan sebagai ucapan selamat. Entah itu selamat karena

terlihat tampan dan gagah dengan balutan kemeja yang aku pilihkan. Apa l

" tanyanya yang tak ay

ya,

k ke kamar mandi. Aroma maskulin langsung menyeruak memenuhi indr

, Gus, kalau aku sang

. Abah duduk di depan, aku dan Umik di belakang menjaga bingkisan kami. Tidak seberapa l

aruh baya, mungkin itu adalah Paman dan Bibi Ayrani. Kemudian aku dan G

gubuk saya. Terima kasih juga kepada Gus dan Ning." Pria

udah diundang ke sini, Zaki

, Pak Yai. Pasalnya pe

rik ke arah suamiku, dia terlihat sayu dengan pandangan kosong. Entah apa yang i

Paman Zaki langsung bangkit yang diikuti oleh para kerabatnya, t

Gus? Kok kayak

, Kay! Aku cuma kebele

sudah kamu ke

kuti pergerakannya, entah kenapa ada perasaan yang mengganjal. Gegas aku ju

ak orang, di sini kosong. Mungkin k

isa pikirkan

e

ngkah pelan dan mencoba mengintip siapa di sana, sepersekian detik kemudian aku hampir limbung saat melihat

at cantik dengan balutan gamis dan hijab berwarna putih. Wajahnya dipoles make up

an menik

bawa kam

a terasa air mataku menitik melihat su

man sama Bibi bisa m

au meneruskan ini, Ay! Kalau kita pergi, kita

Ning Kayshilla!

anita lain! Aku belum menyentuhnya sama sekali, Ay! Aku

p mulut. Netraku mulai kabur saat melihat Ayrani menunduk dengan kepala me

ta perg

a yang meremas jantungku. Aku ingin berteriak, memberitahu semua orang bahwa hatiku

Gus Aaraf. Pria yang terang-terangan menolak ku. Pria yang be

" tanya Umik saat melih

kalau Gus Aaraf akan

alau putranya tidak p

yang beberapa menit lalu menghantam kewarasanku. Na

ay duluan yang masuk kamar

ranya, kemudian beliau menatap lagi kepadaku, "Umik takut

r napas dengan menggumamkan kalimat toyyibah. Siapa ta

a Paman Zaki. Kemudian Ayrani turut keluar dengan dituntun Bibiny

ahu pria di sebelahku ini pasti tengah merana, a

ncar. Mahesa dan Ayrani sudah res

oga suamiku bisa sadar

ahesa ini Kang Santri yang mengabdi di pondok

Mbak Ayrani bahagia dengan pria pilihan Abah," jawabku dengan m

, Nd

k. Kang Mahesa cukup tampan dan parasnya berseri, dia

*

. Kelopak mataku beberapa kali mengerjap, rasanya sangat berat sekali. Perlahan-lahan a

pada pernikahan yang rumit. Setelah lelah dengan air mata yang

jadi sembab g

yan pusing, saat itu juga jantungku terhenyak karena

ahu bergetar. Aku tidak mendengar apa yang ia mi

kamu seperti ini?! Nama siapa yang kamu minta dalam doamu, Gu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Merebut Hati Suamiku
Merebut Hati Suamiku
“"Maaf, Ning. Saya menikahimu karena perintah dari Abah dan Umik, bukan atas niat saya sendiri. Jadi, izinkan saya menata hati dulu agar bisa menerima takdir ini." -Aaraf Ibrahim- Perjodohan di dunia pesantren memang sudah tidak asing lagi, seperti yang dialami oleh Kayshilla Chandra dan Aaraf Ibrahim. Kedua insan yang sama-sama asing dan hanya bertemu saat hari akad itu harus berjuang mempertahankan rumah tangga yang mereka bina. Kesabaran Kayshilla terus teruji setiap hari, hingga ia tahu ada nama perempuan lain di hati suaminya. "Jika sainganku adalah perempuan lain? Apakah aku bisa merebut hati suamiku?" -Kayshilla Chandra-”
1 Bab 1 Fakta Pernikahan 2 Bab 2 Foto Perempuan 3 Bab 3 Ayrani4 Bab 4 Penolakan5 Bab 5 Bersaing dengan Perempuan Lain6 Bab 6 Tekad Kayshilla 7 Bab 7 Cemburu 8 Bab 8 Pendekatan Palsu9 Bab 9 Pertunangan Ayrani 10 Bab 10 Gus Aaraf Sakit11 Bab 11 Sisi Lain Gus Aaraf 12 Bab 12 Kekhawatiran Kayshilla 13 Bab 13 Hanya Sandiwara 14 Bab 14 Bertemu Adele15 Bab 15 Saran dari Adele16 Bab 16 POV AYRANI - Mas Mahesa 17 Bab 17 Pertemuan Pertama 18 Bab 18 Ungkapan Perasaan 19 Bab 19 Patah Hati20 Bab 20 Membuka Luka21 Bab 21 Senyuman Terakhir22 Bab 22 Saling Melepaskan23 Bab 23 POV AARAF - Keputusan Sulit24 Bab 24 Devano Menjenguk Kayshilla25 Bab 25 Bingung Judul26 Bab 26 Perubahan Aaraf27 Bab 27 Bimbang28 Bab 28 Tuduhan Aaraf29 Bab 29 Permintaan Aaraf30 Bab 30 Bingung Judul31 Bab 31 Perubahan Aaraf32 Bab 32 Mengikis Jarak33 Bab 33 Luka Penolakan34 Bab 34 Isi Hati Abah dan Putranya35 Bab 35 Iri pada Masa Lalu36 Bab 36 Bertemu Devano